Advertise here · www.kapsultekno.com
Advertise here · www.kapsultekno.com
Viral, NASA Rilis Foto Bumi “Mengintip” di Balik Permukaan Bulan
NASA merilis foto Artemis II, menampilkan gerhana Matahari, Earthset, dan detail permukaan Bulan menakjubkan.

Kapsultekno.com - Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, merilis serangkaian foto resmi dari misi Artemis II yang diambil langsung oleh kru saat melakukan flyby atau terbang di sekitar Bulan.

Gambar-gambar tersebut memperlihatkan pemandangan langka dari luar angkasa, termasuk gerhana Matahari total, permukaan Bulan hingga fenomena “Earthset” atau saat Bumi seakan "mengintip" di balik permukaan Bulan, dikutip dari NASA.

Foto-foto ini dikirimkan ke Bumi dari wahana Orion spacecraft dan menjadi salah satu dokumentasi visual paling detail dari perjalanan manusia ke sekitar Bulan sejak era Apollo. Misi ini sendiri merupakan penerbangan berawak pertama ke sekitar Bulan dalam lebih dari 50 tahun.

blank

Baca Juga: Misi NASA Artemis II, Apa Saja yang Dilakukan Astronaut Selama Perjalanan ke Bulan?

Gerhana Matahari Total dari Perspektif Luar Angkasa

Salah satu gambar paling spektakuler yang dibagikan menunjukkan gerhana Matahari total yang terlihat dari orbit Bulan. Dalam foto tersebut, Bulan sepenuhnya menutupi Matahari, menciptakan lingkaran cahaya korona yang jarang terlihat dengan jelas dari Bumi.

NASA menyebut fenomena ini berlangsung jauh lebih lama dibandingkan gerhana di Bumi. Dari sudut pandang kru, gerhana bisa berlangsung hampir 54 menit, memberikan kesempatan unik untuk mempelajari atmosfer luar Matahari secara lebih detail.

blank

Selain itu, dalam beberapa gambar juga terlihat planet Venus sebagai titik terang di dekat Matahari, menambah keindahan sekaligus nilai ilmiah dari dokumentasi tersebut.

Baca Juga: Astronaut Misi Artemis II Abadikan Planet Bumi dengan Kamera iPhone 17 Pro Max

“Earthset” dan Detail Permukaan Bulan yang Dramatis

Foto lain yang tak kalah menarik adalah fenomena “Earthset”, di mana Bumi tampak sebagai sabit biru yang perlahan menghilang di balik permukaan Bulan. Pemandangan ini merupakan kebalikan dari fenomena “Earthrise” yang terkenal pada era Apollo.

Selain itu, kru juga berhasil menangkap detail permukaan Bulan seperti Kawah Vavilov yang berada di tepi basin Hertzsprung. Dalam gambar tersebut terlihat kontras antara area halus di bagian dalam dengan medan yang lebih kasar di sekitarnya, diperjelas oleh bayangan panjang di batas siang dan malam Bulan.

blank

NASA menjelaskan bahwa sudut pencahayaan saat flyby memungkinkan detail geologis Bulan terlihat lebih jelas, termasuk struktur kawah, ejecta, dan pegunungan di sekitarnya.

Baca Juga: Astronaut Artemis II Abadikan Foto Bumi dari Luar Angkasa, Semakin Dekati Bulan

Misi Penting Menuju Eksplorasi Bulan Selanjutnya

Misi Artemis II diluncurkan pada 1 April 2026 dan bertujuan menguji sistem utama untuk penerbangan manusia ke luar orbit rendah Bumi. Selain menghasilkan foto spektakuler, misi ini juga menjadi langkah penting menuju pendaratan manusia di Bulan dalam program Artemis berikutnya.

Data visual dan ilmiah yang dikumpulkan akan membantu NASA mempersiapkan misi eksplorasi lebih jauh, termasuk rencana kembali ke permukaan Bulan dan misi ke Mars di masa depan.

NASA mengatur misi Artemis berikutnya pada 2027 (Artemis III), di mana astronaut akan diterbangkan kembali namun belum mendarat di Bulan. Artemis III akan difokuskan sebagai misi uji coba di orbit Bumi rendah (Low Earth Orbit), menguji docking antara kapsul Orion dan pendarat lunar (SpaceX/Blue Origin), menguji sistem pendukung kehidupan dan baju antariksa baru.

Artemis berikutnya lagi (Artemis IV) kemungkinan dilakukan sekitar 2028, di mana kali ini astronaut ditargetkan mendarat di Bulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top