Advertise here · www.kapsultekno.com
Advertise here · www.kapsultekno.com
AMD Dukung Misi Antariksa dan Eksplorasi Bulan Lewat Teknologi AI
AMD mendukung misi antariksa dengan teknologi AI, komputasi adaptif, dan solusi pemrosesan data real-time untuk eksplorasi Bulan berkelanjutan.

Kapsultekno.com - Perusahaan semikonduktor AMD menegaskan perannya dalam mendukung era baru eksplorasi luar angkasa melalui teknologi komputasi berperforma tinggi dan kecerdasan buatan (AI).

Seiring meningkatnya kompleksitas misi antariksa, kebutuhan akan sistem komputasi otonom menjadi semakin krusial, terutama dalam mendukung program eksplorasi jangka panjang seperti Artemis dan misi observasi Bumi.

AMD menyatakan telah memiliki pengalaman lebih dari dua dekade dalam mendukung berbagai misi luar angkasa, mulai dari rover Mars hingga satelit. Teknologinya memungkinkan pengolahan data dalam jumlah besar secara langsung di wahana (edge), sehingga menghasilkan informasi yang dapat ditindaklanjuti dengan latensi lebih rendah dan ketahanan tinggi di lingkungan ekstrem.

blank

Baca Juga: Kolaborasi AMD dan Meta Dorong Infrastruktur Teknologi AI

Teknologi Andal untuk Misi Antariksa Modern

Dalam menghadapi tantangan eksplorasi luar angkasa, AMD menghadirkan portofolio lengkap yang mencakup CPU, GPU, FPGA, serta SoC adaptif. Teknologi ini memungkinkan implementasi komputasi yang fleksibel sesuai kebutuhan misi, sekaligus meningkatkan keandalan sistem.

Penggunaan teknologi AMD juga telah diadopsi oleh sejumlah mitra industri. Blue Origin, misalnya, menggunakan AMD Versal AI Edge Gen 2 adaptive SoC untuk pengembangan komputer penerbangan yang tengah diuji untuk mendukung lander Mark 2 dalam misi pendaratan astronot ke Bulan paling cepat pada 2028.

Sementara itu, NEC mengembangkan konstelasi satelit komunikasi optik pertama di Jepang dengan teknologi AMD. Sistem ini akan mendemonstrasikan routing jaringan berkecepatan tinggi di luar angkasa serta meningkatkan konektivitas di Bumi melalui pemrosesan sinyal canggih antar satelit.

Baca Juga: AMD Umumkan Strategi Besar AI untuk PC, Grafis dan Gaming di CES 2026

Komputasi di Bulan dan Tantangan Latensi

Peralihan NASA menuju kehadiran berkelanjutan di Bulan menghadirkan tantangan baru, khususnya terkait latensi dan keterbatasan bandwidth komunikasi dengan Bumi. Untuk menjawab tantangan ini, AMD menghadirkan SoC adaptif tahan radiasi yang mampu melakukan pemrosesan data secara langsung di orbit maupun permukaan Bulan.

Pendekatan ini memungkinkan analisis data sensor secara real-time dengan ketergantungan yang lebih kecil terhadap transmisi ke Bumi. Kemampuan tersebut menjadi kunci dalam mendukung operasi otonom di lingkungan luar angkasa yang memiliki keterbatasan komunikasi.

Sistem Fleksibel dan Berbasis AI untuk Masa Depan

AMD juga menyoroti pentingnya sistem yang dapat dikonfigurasi ulang untuk mendukung misi yang terus berkembang. Dengan teknologi FPGA, operator dapat memperbarui algoritma, menerapkan model AI baru, hingga mengoptimalkan kinerja sistem bahkan setelah peluncuran.

Hal ini menjadi sangat relevan dalam misi intensif data seperti NISAR, kolaborasi NASA dan ISRO, yang menghasilkan data radar dalam jumlah besar. Teknologi AMD memungkinkan pemrosesan langsung di wahana, termasuk penyaringan dan kompresi data, sehingga hanya informasi penting yang dikirim ke Bumi.

Selain itu, teknologi AMD juga telah digunakan dalam misi penting seperti rover Mars Perseverance dan OSIRIS-REx. Perangkat keras ini dirancang untuk bertahan dalam kondisi ekstrem, dengan ketahanan terhadap radiasi, dukungan desain toleran kesalahan, serta siklus hidup panjang yang sesuai dengan misi multi-dekade.

Melalui inovasi ini, AMD menegaskan komitmennya dalam mendukung kepemimpinan Amerika Serikat di sektor antariksa, sekaligus mendorong kemajuan eksplorasi ruang angkasa yang lebih cerdas, adaptif, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top