Advertise here · www.kapsultekno.com
Advertise here · www.kapsultekno.com
Nvidia hingga Microsoft Bentuk Aliansi Keamanan AI, OpenAI dan Google Tak Bergabung
Nvidia memimpin Open Secure AI Alliance bersama Microsoft dan IBM untuk memperkuat keamanan AI berbasis open source.

Kapsultekno.com – Perusahaan teknologi Nvidia bersama Microsoft, IBM, Cisco, Adobe, SpaceX, Palantir, Linux Foundation dan puluhan perusahaan teknologi lainnya resmi membentuk Open Secure AI Alliance (OSAA). Aliansi ini bertujuan mengembangkan berbagai alat keamanan siber berbasis kecerdasan buatan (AI) yang bersifat open source untuk menghadapi ancaman dari model AI generasi terbaru. 

Menariknya, sejumlah perusahaan AI terkemuka seperti OpenAI, Google, dan Anthropic tidak termasuk dalam daftar anggota pendiri aliansi tersebut. Pembentukan Open Secure AI Alliance diumumkan di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap keamanan AI. 

“Tanggapan yang tepat bukanlah dengan menolak akses pihak pertahanan (defenders) ke sistem terbuka yang mumpuni. Melainkan dengan menggabungkan keterbukaan dengan pengamanan yang kuat, aturan yang jelas terhadap penyalahgunaan yang jahat, evaluasi yang ketat, dan perbaikan yang cepat,” tulis Nvidia dalam sebuah unggahan blog pada Senin, mengungkap inisiatif baru tersebut.

blank
CEO Nvidia Jensen Huang (Foto: Nvidia)

Jensen Huang, CEO Nvidia mengungkap bahwa ekosistem AI mutakhir perlu dibangun yang diperkuat oleh komunitas global. Ia pun menyebut insiden Hugging Face, di mana AI yang tertutup menghalangi forensik penting. "Model mutakhir yang terbuka membantu menahan intrusi tersebut," tulis Jensen Huang.

Seperti diketahui, dalam beberapa waktu terakhir, industri AI diwarnai insiden yang melibatkan model AI yang digunakan dalam pengujian keamanan siber. Model AI yang dimaksud ialah GPT-5.6 Sol, yang dipakai dalam evaluasi kemampuan keamanan siber dan satu lagi model AI pra-rilis yang diklaim lebih canggih.

Model AI buatan OpenAI itu berhasil menemukan cara mengeksploitasi celah (zero-day vulnerability) pada infrastruktur pengujian sehingga mampu mengakses sistem Hugging Face. Kasus ini menjadi catatan bagaimana model AI yang semakin canggih memiliki risiko terhadap keamanan siber.

Melalui aliansi ini, para anggota berkomitmen membangun dan membagikan berbagai teknologi keamanan AI secara terbuka, mulai dari model, dataset, framework evaluasi, hingga alat red-teaming yang dapat dimanfaatkan komunitas keamanan siber di seluruh dunia. 

Nvidia Dorong AI Terbuka untuk Keamanan Siber

Dalam pengumumannya, Nvidia menegaskan bahwa model AI terbuka dapat menjadi aset penting dalam meningkatkan pertahanan siber.

Perusahaan menyatakan bahwa tujuan Open Secure AI Alliance adalah membangun dan membagikan berbagai alat terbuka yang mendukung penggunaan AI secara bertanggung jawab sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap teknologi tersebut. 

Aliansi ini juga berpendapat bahwa model AI terbuka memungkinkan peneliti keamanan dan organisasi melakukan audit, pengujian, serta pengembangan sistem pertahanan dengan lebih cepat dibandingkan pendekatan yang sepenuhnya tertutup.

Tidak bergabungnya OpenAI, Google, dan Anthropic menjadi sorotan utama. Ketiga perusahaan selama ini lebih mengedepankan model AI yang bersifat tertutup dengan alasan keamanan, perlindungan hak kekayaan intelektual, dan pengendalian penyalahgunaan teknologi.

Sebaliknya, Nvidia bersama para pendukung AI terbuka menilai transparansi justru dapat mempercepat identifikasi kerentanan dan memperkuat sistem keamanan secara kolektif. Perbedaan pandangan ini tampaknya akan terus menjadi perdebatan seiring berkembangnya AI generatif dan AI agent yang semakin canggih. 

Kehadiran Open Secure AI Alliance juga muncul ketika model AI open-weight dari China seperti DeepSeek, Qwen dari Alibaba hingga GLM yang dikembangkan oleh Zhipu AI berkembang pesat dan menjadi pesaing baru di pasar global. 

Kondisi ini mendorong sebagian pelaku industri Amerika Serikat untuk mempercepat pengembangan ekosistem AI terbuka agar tetap kompetitif sekaligus meningkatkan kemampuan pertahanan siber nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top