Kapsultekno.com - OPPO, produsen ponsel asal China mengonfirmasi kehadiran smartphone terbarunya, OPPO A7 Pro Max. Perangkat ini akan menjadi ponsel pertama perusahaan dengan baterai berkapasitas 10.000 mAh.
Melalui teaser resmi yang dibagikan di China, OPPO menyebut perangkat ini sebagai smartphone dengan baterai terbesar yang pernah dibuat perusahaan. Konfirmasi tersebut sekaligus mengakhiri berbagai rumor yang beredar dalam beberapa pekan terakhir.
Sebelumnya, sejumlah pembocor informasi telah mengungkap bahwa OPPO tengah menyiapkan smartphone kelas menengah dengan baterai dua kali lebih besar dibanding ponsel pada umumnya, namun tetap mempertahankan desain yang relatif tipis.
Meski kapasitas baterainya sangat besar, OPPO diperkirakan tetap mengusung teknologi Silicon-Carbon Battery generasi terbaru. Teknologi ini memiliki kepadatan energi lebih tinggi dibanding baterai lithium-ion konvensional sehingga memungkinkan kapasitas besar tanpa membuat dimensi perangkat menjadi terlalu tebal.
Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi baterai silikon-karbon mulai banyak diadopsi produsen smartphone asal China untuk meningkatkan daya tahan baterai tanpa mengorbankan desain, seperti diberitakan Gizchina.
Dalam materi teaser resminya, OPPO hanya memastikan bahwa A7 Pro Max akan dibekali baterai 10.000 mAh, menjadikannya kapasitas terbesar yang pernah digunakan pada smartphone OPPO.
Menurut laporan Techgenyz, baterai OPPO A7 Pro Max memiliki kapasitas minimum sekitar 9.700 mAh dan kapasitas tipikal 10.000 mAh dalam konfigurasi sel tunggal (single-cell). Pendekatan ini diklaim lebih efisien dalam pemanfaatan ruang dibandingkan desain baterai ganda yang umum dipakai pada smartphone modern.
Kapasitas sebesar ini berpotensi membuat pengguna mampu menggunakan perangkat selama dua hingga tiga hari dalam penggunaan normal, meski daya tahan sebenarnya baru dapat diketahui setelah perangkat resmi diluncurkan dan diuji.
Bocoran Spesifikasi OPPO A7 Pro Max Beredar
Selain baterai raksasa, sejumlah spesifikasi OPPO A7 Pro Max juga telah beredar dari berbagai sumber industri, meskipun hingga kini belum seluruhnya dikonfirmasi secara resmi oleh OPPO.
Berdasarkan bocoran yang beredar, smartphone ini diperkirakan membawa layar OLED datar 6,78 inci beresolusi 1,5K, refresh rate 120 Hz, chipset Qualcomm Snapdragon 4 Gen 5, RAM hingga 12 GB, penyimpanan internal hingga 512 GB, kamera utama 50 MP, kamera depan 50 MP serta pengisian cepat SuperVOOC 80W.
Selain itu, perangkat yang disebut-sebut memiliki ketebalan sekitar 8,47 mm dengan bobot sekitar 226 gram ini juga mendukung sensor sidik jari di dalam layar (in-display fingerprint).
Dalam beberapa tahun terakhir, persaingan produsen smartphone mulai bergeser dari sekadar peningkatan performa chipset menuju efisiensi daya. OPPO menjadi salah satu vendor yang dinilai cukup agresif mengembangkan teknologi baterai silikon-karbon.
Sebelumnya, sejumlah model OPPO dan OnePlustelah menggunakan baterai berkapasitas 6.000–7.000 mAh tanpa peningkatan dimensi yang signifikan. Kehadiran OPPO A7 Pro Max dengan baterai 10.000 mAh menunjukkan bahwa teknologi tersebut kini mulai diterapkan pada kapasitas yang jauh lebih besar.
Langkah ini juga mengikuti tren industri smartphone China yang mulai berlomba menghadirkan perangkat dengan daya tahan lebih lama sebagai nilai jual utama, seiring meningkatnya kebutuhan pengguna terhadap aplikasi berbasis AI, gaming, dan perekaman video beresolusi tinggi.
OPPO belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi maupun harga OPPO A7 Pro Max. Perusahaan juga belum mengungkap pasar mana yang akan menjadi tujuan pertama perangkat tersebut.
