Kapsultekno.com - Menjadi YouTuber atau kreator konten di YouTube bisa dimulai dari hal-hal yang disukai atau sekadar hobi, misalnya jalan-jalan atau travelling. Akan tetapi, tidak selalu apa yang digemari menjadi alasan kuat untuk mau terjun di dunia kreator YouTube.
Ada kalanya dorongan untuk menciptakan konten demi konten dalam format foto maupun video dan mengunggahnya di platform YouTube serta media sosial ialah karena ingin mengabadikan momen berharga bersama anak-anak dan keluarga.
Salah satu kreator, pengelola channel YouTube @doyanmain, Taufan Daru Wibowo justru tergerak untuk ngonten karena ingin merekam kebersamaan dengan anak-anak selagi mereka masih kecil.

"Sebenarnya enggak ada niat jadi YouTuber, awalnya karena sedih foto-foto anak-anak waktu kecil kehapus karena hape rusak. Jadi kita buat rekam digital lewat platform medsos dengan harapan enggak akan terhapus," ujar Taufan kepada Kapsultekno.com melalui pesan singkat.
Baca Juga: Modal Smartphone Jadi Content Creator? Bisa Kok! Perhatikan 7 Tips Ini
Ia bercerita dari awalnya iseng bikin video kegiatan jalan-jalan di YouTube, ternyata meraih atensi yang besar dari penonton melalui komentar. Ia pun jadi bersemangat untuk menekuni dunia kreator dengan konten jalan-jalan dengan mobil campervan mengunjungi beragam tempat-tempat wisata nusantara.
"Untuk nama tidak ada nama yang filosofis di balik nama doyanmain, itu spontanitas saja ketemunya. Cari kata yang gampang diingat dan berharap orang ingat dengan nama kami," kata Taufan.
Kini, channel YouTube Doyanmain telah meraih lebih dari 7.700 subscribers dan menghasilkan 137 lebih video. Ia pun tidak menyangka bisa mencapai pada titik ini mengingat dahulu awalnya butuh keberanian untuk tampil di depan video.
"Awalnya malu juga karena saya sendiri awalnya enggak nyaman dan malu banget ngomong depan kamera. Tapi, lama kelamaan terbiasa dan nyaman. Jadi kami teruskan kegiatan ngonten kami sekaligus berbagi info mengenai tempat-tempat wisata," terangnya.

Selain ngonten di YouTube, Taufan pun mengelola media sosial Doyanmain di Instagram dan TikTok untuk video dengan durasi yang lebih pendek. Kesibukannya mengurus beberapa akun ini tetap dijalaninya secara konsisten, meski ia masih bekerja di salah satu stasiun TV swasta nasional di Jakarta.
Baca Juga: 5 Channel YouTube dengan Subscriber Tertinggi di Dunia, Nomor 3 Disukai Anak-Anak
"Untuk waktu, sebenarnya ini masalah utama kami, karena saya masih bekerja dan waktunya enggak normal layaknya kerja kantoran. Weekend saya masih harus sering kerja. Tapi kadang saya minta libur di hari-hari tertentu untuk ngonten," jelasnya, yang tetap semangat meluangkan waktu untuk ngonten walau berstatus pekerja.
Ia pun mengaku dalam memproduksi video tidak bekerja sendiri, melainkan dibantu sang istri dan anak-anak untuk mengambil video. "Editing, voice over, thumbnail (YouTube) saya kerjakan sendiri," tambahnya.
Modifikasi Gran Max Jadi Campervan Modal Rp1 Jutaan
Dalam menunjang perjalanan atau road trip ke tempat wisata di Tanah Air, Taufan yang kini berusia 36 tahun bercerita bahwa kendaraan yang digunakan ialah Gran Max yang dulunya dipakai untuk mendukung bisnis buah-buahan.
"Awalnya kami punya bisnis buah dan kami ada mobil barang Gran Max untuk antar dan belanja buah, tapi bisnis turun jadi mobil terpaksa enggak terpakai, niatnya mau dijual, tapi saya punya ide untuk dibuat campervan meski dengan biaya seadanya," kata Taufan.
Bermodalkan biaya sekitar Rp1 jutaan, tukang kayu dipekerjakan guna "menyulap" kayu bekas rak dagang buah menjadi dipan di bagian interior mobil. Diukur secara custom berikut kasur busa, sprei serta bantal, jadilah campervan (mobil kemping) yang nyaman untuk istirahat serta mendukung perjalanan jarak jauh.

Baca Juga: Jumlah Kreator YouTube Meningkat Signifikan, Capai Hampir 70 Juta Orang
"Untuk tujuan kami sudah menentukan kemana kita akan pergi, hanya kadang di tengah jalan ketemu tempat bagus jadi kami mampir. Enggak ada persiapan yang lama, kalau ada uangnya sekaligus waktu libur baik saya dan anak-anak langsung kami gass," kata Taufan.
Ia berharap channel YouTube Doyanmain bisa bermanfaat untuk masyarakat sebagai rujukan tempat-tempat wisata yang seru dan ramah kantong.
"Harapan utama saya channel ini bisa menjadi kenangan di masa depan kami, kami ingin cucu kami bisa menyaksikan keseruan orangtua mereka ketika kecil bersama kami berpetualang ke tempat-tempat seru," tutupnya.