Kapsultekno.com - Amazon semakin mendekati peluncuran layanan internet satelit terbarunya, Amazon Leo, yang digadang-gadang menjadi pesaing serius Starlink milik SpaceX. Meski sempat mengalami penundaan, proyek ini menunjukkan perkembangan signifikan dengan dukungan pelanggan besar dari berbagai sektor industri.
Amazon Leo merupakan jaringan satelit orbit rendah (LEO) yang dirancang untuk menghadirkan koneksi internet cepat dan stabil ke seluruh dunia, terutama wilayah yang belum terjangkau jaringan konvensional.

Baca Juga: Dorong Pertumbuhan Internet, SpaceX Bangun Pabrik Starlink Baru di Texas
Menariknya, meskipun belum resmi beroperasi secara luas, Amazon Leo telah mendapatkan sejumlah pelanggan besar dari berbagai sektor. Perusahaan seperti maskapai penerbangan, operator telekomunikasi, hingga institusi pemerintah dilaporkan telah menjalin kerja sama awal.
Langkah ini menunjukkan bahwa Amazon tidak hanya menargetkan konsumen individu, tetapi juga segmen enterprise dan industri. Bahkan, layanan ini disebut akan terintegrasi dengan Amazon Web Services (AWS), sehingga memungkinkan transfer data yang lebih cepat dan efisien untuk kebutuhan bisnis.
Kehadiran pelanggan besar sejak awal menjadi sinyal kuat bahwa Amazon Leo berpotensi langsung bersaing dengan Starlink, yang saat ini telah memiliki jutaan pengguna global.
Siap Bersaing dengan Starlink di Pasar Global
Amazon Leo sebelumnya dikenal sebagai Project Kuiper dan ditargetkan memiliki lebih dari 3.200 satelit di orbit rendah untuk mendukung jaringan globalnya.
Baca Juga: Banyak PHK Diklaim Karena Teknologi AI, Sam Altman: Itu Tidak Benar
Teknologi ini memungkinkan koneksi internet dengan latensi rendah dan kecepatan tinggi, mirip dengan yang ditawarkan Starlink. Bahkan, Amazon mengklaim layanannya dapat mencapai kecepatan hingga ratusan Mbps, dengan potensi lebih tinggi di masa depan.
Meski begitu, Amazon masih tertinggal dari Starlink dalam hal jumlah satelit dan cakupan layanan. Namun, dengan dukungan infrastruktur cloud AWS serta strategi menggandeng pelanggan besar sejak awal, Amazon Leo diyakini mampu menjadi pesaing kuat di industri internet satelit global.