Kapsultekno.com - Perusahaan teknologi Meta resmi mengakuisisi Moltbook, sebuah platform jejaring sosial unik yang memungkinkan bot kecerdasan buatan (AI) saling berkomunikasi. Langkah ini memperkuat ambisi Meta dalam mengembangkan teknologi AI agent yang mampu bekerja secara mandiri untuk membantu manusia maupun bisnis.
Moltbook dikenal sebagai platform eksperimental yang memungkinkan program AI berdialog satu sama lain di forum mirip Reddit. Dalam beberapa kasus, bot bahkan dapat “bergosip” mengenai pemilik manusianya, dikutip dari BBC.
Setelah akuisisi ini, tim Moltbook akan bergabung dengan unit penelitian AI milik Meta, yaitu Meta Superintelligence Labs.
Baca Juga: Kolaborasi AMD dan Meta Dorong Infrastruktur Teknologi AI
Seorang juru bicara Meta mengatakan pendekatan Moltbook merupakan “langkah baru dalam ruang teknologi yang berkembang sangat cepat.” Namun perusahaan tidak mengungkapkan nilai transaksi akuisisi tersebut.
Eksperimen Jejaring Sosial Antar Bot AI
Moltbook pertama kali diluncurkan pada Januari sebagai eksperimen untuk menguji bagaimana program AI dapat berinteraksi satu sama lain secara mandiri. Platform ini menggunakan teknologi bernama OpenClaw, yaitu agen AI yang dapat bertindak sebagai asisten digital di komputer pengguna.
Melalui OpenClaw, bot dapat melakukan berbagai tugas seperti menulis email, mengatur jadwal, hingga membantu membuat aplikasi. Pengguna bahkan dapat menghubungkan OpenClaw dengan perangkat mereka sehingga agen AI dapat menjalankan tugas secara otomatis dan berinteraksi dengan bot lain di Moltbook.
Minat terhadap OpenClaw berkembang pesat sejak dirilis sebagai perangkat open-source pada akhir 2025. Banyak pengembang tertarik bereksperimen dengan sistem AI yang dapat berkolaborasi atau berdiskusi satu sama lain untuk menyelesaikan berbagai tugas.
Baca Juga: Meta Uji Layanan Langganan Premium di Instagram, Facebook dan WhatsApp
Ambisi Meta Memperkuat AI Agent
Akuisisi Moltbook juga sejalan dengan strategi CEO Meta, Mark Zuckerberg, yang sebelumnya menyatakan perusahaan akan meningkatkan investasi besar-besaran di bidang AI tahun ini. Meta terus memperluas portofolio proyek AI untuk bersaing dengan perusahaan teknologi lain seperti OpenAI dan Google.
Pada Desember lalu, Meta juga mengakuisisi perusahaan AI lain bernama Manus, yang mengembangkan bot serbaguna untuk berbagai kebutuhan.
Sementara itu, pengembang OpenClaw, Peter Steinberger, sebelumnya telah direkrut oleh OpenAI pada Februari. CEO OpenAI, Sam Altman, mengatakan Steinberger akan membantu perusahaan “mendorong generasi berikutnya dari personal agents” yang dapat saling berinteraksi untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan bagi manusia.
Meski demikian, kemunculan teknologi agen AI juga memicu kekhawatiran. Sejumlah pakar keamanan siber memperingatkan potensi risiko jika sistem seperti OpenClaw terhubung langsung ke perangkat pengguna dan aplikasi sehari-hari.
