TERBARU
Memuat berita terbaru...
Meta Uji Layanan Langganan Premium di Instagram, Facebook dan WhatsApp
Meta akan menguji layanan langganan premium di tiga aplikasi utama dengan tambahan fitur eksklusif dan AI.

Kapsultekno.com- Meta Platforms Inc mengumumkan rencana untuk menguji layanan langganan premium pada tiga aplikasi utamanya, Instagram, Facebook, dan WhatsApp dalam beberapa bulan mendatang.

Dengan langkah ini, perusahaan ingin membuka sumber pendapatan baru sambil tetap menjaga pengalaman inti setiap aplikasi tetap gratis bagi pengguna umum.

Meta mengatakan layanan langganan ini akan menawarkan akses ke fitur eksklusif yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan kapabilitas kecerdasan buatan. Menurut laporan TechCrunch, perusahaan akan menguji berbagai paket fitur dan bundel, di mana masing-masing aplikasi mendapatkan set fitur premium yang berbeda.

Dalam keterangan resmi, Meta menyampaikan bahwa mereka juga akan memperluas pemanfaatan agen AI yang baru diakuisisi, Manus, sebagai bagian dari paket langganan tersebut.

Baca Juga: Meta Akuisisi Manus AI Senilai Rp33 Triliun untuk Perkuat Agen Kecerdasan Buatan

Menurut TechCrunch, Meta berencana untuk meningkatkan skala Manus, agen AI yang baru-baru ini diakuisisinya dengan nilai yang dilaporkan sebesar USD2 miliar sebagai bagian dari paket berlangganannya.

Selain itu, beberapa fitur berbasis AI seperti Vibes video generation akan menjadi bagian dari uji coba. Fitur ini memungkinkan pengguna membuat dan memodifikasi video pendek yang digerakkan oleh AI dengan opsi berlangganan untuk membuka lebih banyak kesempatan pembuatan video setiap bulannya.

Walaupun Meta belum memberikan daftar lengkap fitur berbayar untuk semua aplikasi, bocoran awal menunjukkan bahwa Instagram Premium mungkin mencakup alat-alat yang tidak tersedia di versi gratis.

Fitur yang sedang diuji antara lain, kemampuan membuat daftar audiens tanpa batas, melihat daftar pengikut yang tidak mengikuti balik akun Anda dan opsi untuk melihat Story tanpa pemberitahuan ke pemilik unggahan.

Detail fitur berbayar di WhatsApp dan Facebook sendiri masih belum sepenuhnya terang, namun Meta menyatakan akan terus mengembangkan penawaran sesuai dengan umpan balik pengguna selama masa uji coba.

Baca Juga: Ini Alasan Meta Pangkas 1.000 Lebih Karyawan di Divisi Metaverse

Meta menegaskan bahwa skema layanan premium ini akan berdiri terpisah dari layanan Meta Verified yang saat ini sudah ada, yang lebih ditujukan untuk kreator dan bisnis dengan berbagai keuntungan seperti lencana terverifikasi dan dukungan langsung.

Langganan baru ini dirancang lebih luas untuk memenuhi kebutuhan pengguna umum, kreator konten, dan pelaku usaha.

Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, dukung Kapsul Tekno agar kami dapat terus menghadirkan informasi teknologi yang relevan dan bermanfaat untuk pembaca. Klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *