Kapsultekno.com - WhatsApp saat ini menjadi salah satu aplikasi pesan instan yang paling banyak digunakan. Oleh karena banyak orang yang menggunakannya, ada kemungkinan risiko keamanan juga ikut meningkat sehingga menjadi penting, bahkan wajib untuk menerapkan pengaturan privasi secara optimal.
Diambil dari berbagai sumber, artikel ini akan membahas dua aspek utama untuk menjaga privasi di WhatsApp. Pertama, pengaturan dasar yang wajib dilakukan dan kedua, kebiasaan harian yang membantu mempertahankan privasi kamu.
Pengaturan Privasi yang Wajib Dilakukan
Untuk memulai, ada beberapa pengaturan yang sebaiknya kamu aktifkan agar akun WhatsApp kamu tidak mudah diakses orang lain atau data kamu tersebar secara tidak diinginkan.
1. Verifikasi Dua Langkah & Kunci Aplikasi
Aktifkan fitur verifikasi dua langkah (two-step verification) melalui menu Settings → Account → Verifikasi Dua Langkah. Ini akan membuat akun kamu memerlukan PIN tambahan saat nomor WhatsApp kamu di-registrasi ulang.
Selanjutnya, kunci aplikasi WhatsApp agar setiap orang yang membuka ponsel kamu tetap tidak bisa langsung mengakses chat. Fitur kunci sidik jari/Face ID bisa diaktifkan melalui Settings → Privacy → Kunci Aplikasi (sidik jari).
Baca Juga: Bagaimana Tren Pasar Smartphone di Indonesia pada 2025?

2. Kontrol Siapa yang Bisa Melihat Informasi
Di menu Settings → Privacy, kamu bisa memilih siapa yang boleh melihat “Terakhir dilihat”, foto profil, status, info akun, dan lokasi langsung kamu. Sebaiknya pilih “Kontak saya” atau “Tidak ada” untuk beberapa opsi agar privasi kamu lebih terlindungi.
3. Atur Siapa yang Bisa Menambahkan ke Grup
Terkadang kita tiba-tiba dimasukkan ke grup oleh orang tak dikenal. Untuk mencegah ini, buka Settings → Privacy → Groups, lalu pilih opsi “Kontak saya kecuali…” atau “Kontak saya” saja.
4. Aktifkan Fitur Pesan Otomatis Hilang
WhatsApp menyediakan pengaturan agar pesan otomatis terhapus setelah waktu tertentu (misalnya 24 jam, 7 hari, atau 90 hari). Ini membantu menjaga agar jejak obrolan tak terus-tertahan.
Untuk mengatur fitur ini, kamu bisa mengakses Settings → Privacy → Timer pesan default. Kemudian, atur pesan sementara yang disetel untuk waktu yang diinginkan. Jika tidak ingin mengaktifkan fitur tersebut, cukup biarkan status Timer pesan default dalam posisi mati.

Baca Juga: WhatsApp Diblokir dan Telegram Diperlambat, Rusia Dorong Aplikasi Pesan Nasional
5. Kebiasaan Harian untuk Jaga Privasi WhatsApp
Mengatur fitur saja mungkin tidak cukup, kebiasaan sehari-hari juga memainkan peran besar dalam menjaga privasi kamu di WhatsApp. Beberapa hal berikut ini patut kamu perhatikan untuk mengoptimalkan privasi WhatsApp:
6. Waspadai Penggunaan WiFi Publik & Perangkat Bersama
Saat kamu mengakses WhatsApp melalui WiFi publik (hotel, kafe, bandara), keamanan jaringan bisa lemah. Ada risiko keamanan yang memudahkan peretas memantau aktivitas internet termasuk pesan yang dikirim dan diterima melalui WhatsApp.
Selain itu, jika kamu meminjamkan ponsel ke orang lain, pastikan aplikasi kamu terkunci atau setidaknya keluar dari aplikasi yang sensitive.

Baca Juga: Jangan Salah Beli, Ini Cara Bedakan Charger Asli atau Palsu
7. Kelola Informasi yang Kamu Bagikan Dalam Obrolan
Pikirkan ulang sebelum membagikan informasi sensitif (nomor rekening, alamat lengkap, dokumen penting) dalam chat WhatsApp. Lebih aman jika memakai fitur seperti “View Once” agar foto atau video hanya bisa dilihat sekali oleh penerima.
8. Rutin Melakukan Privacy Check-Up
Setiap beberapa waktu sekali, periksa kembali pengaturan privasi kamu, misalnya memeriksa siapa yang bisa melihat info kamu, apakah verifikasi dua langkah aktif, dan apakah kamu masih yakin dengan kontak yang diberi akses untuk fitur seperti grup atau status.
Menerapkan beberapa poin penting dalam artikel ini memastikan pengaturan privasi WhatsApp kamu tetap terjaga dengan baik dan menghindari risiko kejahatan siber maupun kebocoran data di masa yang akan datang.
4 thoughts on “8 Tips Menjaga Privasi WhatsApp Cegah Kebocoran Data Pribadi”