Kapsultekno.com – OpenAI resmi meluncurkan keluarga model kecerdasan buatan (AI) terbaru, GPT-5.6, yang terdiri dari tiga varian, yakni Sol, Terra, dan Luna. Peluncuran ini menjadi langkah OpenAI dalam memperkuat persaingan di industri AI generatif melawan Anthropic dan Google.
GPT-5.6 hadir dengan peningkatan kemampuan di berbagai bidang, mulai dari pemrograman, sains, keamanan siber, hingga pekerjaan profesional sehari-hari. OpenAI menyebut model terbaru ini dirancang untuk memberikan kombinasi terbaik antara kecerdasan, kecepatan, dan efisiensi biaya.
Dalam pengumumannya, OpenAI menjelaskan bahwa GPT-5.6 terdiri dari tiga model utama, antara lain GPT-5.6 Sol, model flagship dengan kemampuan penalaran paling canggih untuk tugas kompleks dan pekerjaan berbasis agen (agentic workloads).
Sedangkan GPT-5.6 Terra, model seimbang untuk pekerjaan sehari-hari dengan performa setara GPT-5.5 tetapi biaya operasional dua kali lebih murah dan GPT-5.6 Luna, model tercepat dan diklaim paling hemat biaya yang ditujukan untuk penggunaan berskala besar.

"Kami meluncurkan keluarga model GPT-5.6 untuk ketersediaan umum mengikuti pratinjau terbatas kami, flagship baru kami, Sol, bersama Terra, model seimbang untuk pekerjaan sehari-hari, dan Luna, mode hemat biaya kami," kata OpenAI.
GPT-5.6 Bawa Peningkatan Kemampuan dan Efisiensi
GPT-5.6 Sol disebut mampu memberikan hasil lebih baik dalam bidang coding, riset, keamanan siber, dan sains dibanding generasi sebelumnya maupun beberapa model pesaing. OpenAI mengklaim model ini dapat menyelesaikan pekerjaan dengan token yang lebih sedikit sehingga lebih efisien secara biaya.
Selain itu, GPT-5.6 menghadirkan peningkatan pada kemampuan desain antarmuka dan penggunaan komputer (computer use). Model ini mampu meninjau, memperbaiki, dan menyempurnakan hasil kerja sebelum diberikan kepada pengguna.
“GPT-5.6 memberikan perubahan langkah dalam penilaian desain. Dengan hanya arah tingkat tinggi, GPT-5.6 menciptakan antarmuka yang berselera tinggi, ergonomis, dan fungsional," jelas OpenAI.
Harga API Lebih Kompetitif
OpenAI juga mengumumkan skema harga baru untuk pengembang. GPT-5.6 Sol dibanderol USD5 per satu juta token input dan USD30 per satu juta token output. GPT-5.6 Terra USD2,50 per satu juta token input dan USD15 per satu juta token output.
GPT-5.6 Luna dengan biaya USD1 per satu juta token input dan USD6 per satu juta token output.

Perusahaan juga memperkenalkan sistem prompt caching yang lebih efisien dengan masa cache minimum 30 menit untuk menekan biaya penggunaan API.
Fokus pada Keamanan Siber
OpenAI menegaskan bahwa GPT-5.6 Sol dibangun dengan sistem pengamanan paling kuat yang pernah mereka buat. Perusahaan menambahkan perlindungan terhadap permintaan siber berisiko tinggi dan berbagai bentuk penyalahgunaan model AI.
Bersamaan dengan peluncuran GPT-5.6, OpenAI juga memperkenalkan ChatGPT Work, sebuah agen AI baru yang menggabungkan kemampuan ChatGPT dan Codex. Fitur ini memungkinkan pengguna membuat dokumen, spreadsheet, aplikasi web, hingga mengakses layanan seperti Slack, Gmail, dan Google Drive langsung dari ChatGPT.
CEO OpenAI, Sam Altman, menyebut GPT-5.6 sebagai model AI paling canggih yang pernah dikembangkan perusahaan. Peluncuran model baru ini juga menandai ambisi OpenAI untuk memperluas penggunaan AI di lingkungan kerja profesional dan korporasi.
Saat ini GPT-5.6 mulai tersedia secara bertahap bagi pengguna ChatGPT Pro, Enterprise, dan Edu, kemudian akan diperluas ke pengguna Plus dan Business dalam beberapa hari mendatang.
Sekadar informasi, ChatGPT pertama kali diperkenalkan oleh OpenAI pada 30 November 2022 sebagai chatbot berbasis kecerdasan buatan yang mampu menjawab pertanyaan, membuat tulisan, menerjemahkan bahasa, hingga membantu pemrograman. Dalam waktu hanya dua bulan setelah peluncurannya, ChatGPT berhasil mencetak sejarah sebagai salah satu aplikasi konsumen dengan pertumbuhan tercepat di dunia, mencapai sekitar 100 juta pengguna aktif bulanan.
Sejak saat itu, OpenAI terus mengembangkan teknologi di balik ChatGPT melalui berbagai model, mulai dari GPT-3.5, GPT-4, GPT-4o, hingga keluarga model terbaru GPT-5.6.
Hingga pertengahan 2026, OpenAI mengungkapkan bahwa ChatGPT telah mencapai 900 juta pengguna aktif mingguan (weekly active users) dan memiliki lebih dari 50 juta pelanggan berbayar di seluruh dunia.