Advertise here · www.kapsultekno.com
Advertise here · www.kapsultekno.com
Rumor HMD Global Batalkan Pengembangan Smartphone Modular Fusion 2
HMD Fusion 2 dirumorkan batal meluncur meski sebelumnya diprediksi membawa peningkatan besar pada konsep smartphone modular.

Kapsultekno.com - HMD Global, perusahaan pembuat ponsel asal Finlandia kabarnya membatalkan pengembangan HMD Fusion 2, penerus smartphone modular HMD Fusion yang sebelumnya sempat muncul dalam berbagai bocoran spesifikasi.

Informasi tersebut pertama kali dilaporkan GSMArena berdasarkan unggahan pembocor perangkat HMD, HMD_MEME, yang menyebut proyek tersebut telah dihentikan sebelum resmi diperkenalkan.

Apabila rumor ini benar, maka HMD kemungkinan akan mengakhiri upayanya untuk melanjutkan konsep smartphone modular yang diperkenalkan melalui HMD Fusion pada 2024. Hingga saat ini, HMD belum memberikan pernyataan resmi mengenai kabar pembatalan tersebut.

Sebelumnya, HMD Fusion 2 disebut-sebut akan membawa sejumlah peningkatan signifikan dibanding generasi pertama. Perangkat ini dikabarkan menggunakan layar OLED 6,58 inci beresolusi Full HD+ dengan refresh rate 120 Hz, menggantikan panel IPS HD+ 90 Hz yang digunakan pada HMD Fusion.

Di sektor performa, smartphone tersebut dirumorkan akan ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 6s Gen 4, lebih bertenaga dibanding Snapdragon 4 Gen 2 pada model sebelumnya. Sementara untuk fotografi, kamera utama 108 MP dipertahankan, tetapi kamera pendamping disebut akan ditingkatkan menjadi lensa ultrawide 8 MP menggantikan sensor depth 2 MP.

Tak hanya itu, HMD Fusion 2 juga diperkirakan membawa sertifikasi IP65 untuk ketahanan terhadap debu dan cipratan air, speaker stereo, NFC, Bluetooth 5.3, jack audio 3,5 mm, serta sistem Pogo Pin 2.0 yang mendukung aksesori modular generasi terbaru atau Smart Outfits. Fitur modular inilah yang menjadi identitas utama lini Fusion.

Konsep modular dinilai belum menarik pasar

HMD Fusion pertama hadir sebagai smartphone yang memungkinkan pengguna menambahkan aksesori modular melalui konektor pogo pin di bagian belakang. Aksesori tersebut meliputi ring light, game controller, casing khusus hingga perangkat tambahan lain yang dirancang untuk memperluas fungsi ponsel.

blank
HMD Fusion (Foto: HMD)

Konsep ini diharapkan mampu memperpanjang usia pakai perangkat sekaligus mengurangi limbah elektronik karena pengguna tidak harus mengganti seluruh smartphone ketika membutuhkan fungsi tambahan atau aksesori baru.

Namun, pasar smartphone modular memang bukan segmen yang mudah berkembang. Sebelumnya, berbagai proyek serupa seperti Google Project Ara juga gagal mencapai tahap komersial yang sukses.

Tingginya biaya produksi, keterbatasan ekosistem aksesori, serta minimnya minat konsumen menjadi tantangan utama bagi perangkat modular.

Jika laporan pembatalan HMD Fusion 2 terbukti benar, HMD tampaknya akan lebih memfokuskan strategi produknya pada smartphone konvensional. Meski demikian, perusahaan hingga kini belum mengonfirmasi apakah konsep modular benar-benar dihentikan atau hanya ditunda untuk pengembangan di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top