Advertise here · www.kapsultekno.com
Advertise here · www.kapsultekno.com
Elon Musk Bantah SpaceX Kembangkan Smartphone Starlink
Elon Musk bantah Starlink menciptakan smartphone.

Kapsultekno.com - Elon Musk, CEO dari perusahaan antariksa SpaceX secara tegas membantah rumor bahwa Starlink sedang mengembangkan sebuah ponsel yang terhubung langsung ke konstelasi satelitnya.

Musk mengomentari spekulasi tersebut melalui platform media sosial X, menanggapi laporan berita yang beredar belakangan ini, dikutip dari TechRadar.

Pernyataan itu muncul setelah beberapa laporan sebelumnya menyebut bahwa SpaceX bisa memperluas bisnis Starlink ke perangkat keras seluler. Menurut Musk, klaim tersebut tidak benar. “Kami tidak mengembangkan telepon,” jelasnya singkat dan tegas.

Baca Juga: Otoritas Prancis Geruduk Kantor X di Paris, Elon Musk Dipanggil untuk Pemeriksaan

Musk sendiri pernah membuka diskusi tentang kemungkinan sebuah perangkat yang terkait dengan Starlink, namun ia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada proyek ponsel yang resmi sedang dikembangkan. Komentar itu sekaligus meredam ekspektasi publik terhadap produk ponsel satelit yang sempat ramai diperbincangkan.

Meskipun Musk membantah pengembangan ponsel konvensional, ia tidak sepenuhnya menutup pintu terhadap ide perangkat baru yang sangat berbeda dari smartphone seperti iPhone atau ponsel Android pada umumnya.

Musk pernah menyinggung bahwa jika suatu hari Starlink membuat perangkat keras sendiri, itu akan menjadi sesuatu yang bukan sekadar fungsi ponsel standar, seperti diberitakan The Tech Portal.

SpaceX memang sedang meneliti berbagai produk baru untuk memperluas bisnis Starlink, termasuk perangkat mobile yang terhubung langsung ke satelit. Namun proyek tersebut masih sebatas eksplorasi dan belum ada pengumuman resmi mengenai spesifikasi, jadwal peluncuran, maupun produksi massal.

Saat ini fokus utama Starlink bukan membuat smartphone, melainkan menghadirkan layanan Direct-to-Cell atau koneksi satelit langsung ke ponsel yang sudah ada. Teknologi ini memungkinkan smartphone LTE biasa terhubung ke satelit tanpa memerlukan perangkat tambahan khusus.

blank

Starlink sendiri merupakan layanan internet satelit yang dikembangkan oleh SpaceX untuk menyediakan akses internet berkecepatan tinggi di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil yang sulit dijangkau jaringan fiber optik maupun BTS seluler. Layanan ini menggunakan ribuan satelit orbit rendah bumi (Low Earth Orbit/LEO) yang beroperasi pada ketinggian sekitar 550 kilometer dari permukaan bumi.

Hingga 2026, konstelasi Starlink telah berkembang menjadi jaringan satelit terbesar di dunia dengan sekitar 9.500 satelit yang telah ditempatkan di orbit. Jumlah tersebut terus bertambah melalui peluncuran rutin menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top