Space Available (975x90)
Space Available (350x50)
FPT Metrodata Indonesia dan HP Perkuat Keamanan Siber Indonesia Lewat SecBox
FMI, MII, dan HP menghadirkan SecBox untuk memperkuat monitoring keamanan siber organisasi di Indonesia.

Kapsultekno.com - PT FPT Metrodata Indonesia (FMI) bersama HP Inc resmi meluncurkan SecBox, solusi monitoring keamanan siber terintegrasi. Platform ini ditujukan untuk membantu organisasi dan pelaku usaha di Indonesia memperkuat perlindungan digital secara lebih sederhana dan efisien.

Solusi tersebut hadir di tengah meningkatnya ancaman serangan siber serta kebutuhan perusahaan terhadap sistem keamanan yang lebih proaktif dan terpusat.

Dalam menghadirkan SecBox, FMI menggandeng PT Mitra Integrasi Informatika (MII) sebagai integrator teknologi dan solution enabler. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari strategi ekosistem Metrodata untuk menghadirkan solusi keamanan digital yang lebih komprehensif melalui sinergi antar unit bisnis dan mitra teknologi strategis.

SecBox mengintegrasikan berbagai kapabilitas keamanan siber dalam satu platform terpusat, mulai dari Endpoint Detection and Response (EDR), SIEM/XDR, threat monitoring, log analytics, hingga layanan Security Operations Center (SOC) monitoring 24x7.

blank

Baca Juga: BYD Perkenalkan M6 DM, MPV Plug-in Hybrid dengan Konsumsi Bensin 65 Km per Liter

Solusi ini dirancang untuk membantu perusahaan menyederhanakan pengelolaan keamanan yang sebelumnya tersebar di banyak sistem dan dashboard, sekaligus mempercepat proses deteksi, investigasi, serta respons terhadap ancaman siber.

Peluncuran SecBox dilakukan di tengah tingginya ancaman keamanan digital di Indonesia. Berdasarkan data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), tercatat lebih dari 1,52 miliar insiden siber terjadi di Indonesia sepanjang Januari hingga pertengahan April 2026.

Kondisi tersebut mendorong kebutuhan organisasi terhadap solusi keamanan yang mampu memberikan visibilitas menyeluruh dan monitoring berkelanjutan guna menjaga operasional bisnis tetap aman.

Baca Juga: Uni Eropa Wajibkan Smartphone Lebih Mudah Diperbaiki, Baterai Bisa Diganti Sendiri

“Transformasi digital harus diimbangi dengan kesiapan keamanan siber yang memadai. Namun banyak organisasi masih menghadapi tantangan dari sisi biaya, sumber daya, dan kompleksitas implementasi keamanan. Melalui SecBox, kami tidak sekadar meluncurkan produk, kami membangun kepercayaan bahwa setiap organisasi di Indonesia dari skala apapun, berhak atas keamanan digital yang tangguh. Ini adalah komitmen jangka panjang kami,” ujar Edwin Putraoetama Octosa, Presiden Direktur PT FPT Metrodata Indonesia.

HP turut menghadirkan dukungan melalui HP Wolf Security yang menyediakan perlindungan endpoint berbasis pendekatan menyeluruh dari lapisan hardware, software, hingga services. Teknologi ini dirancang untuk membantu perusahaan mengurangi alert keamanan dan mempercepat proses remediasi, sekaligus meningkatkan ketahanan siber di lingkungan kerja modern.

“Keamanan siber kini menjadi prioritas penting bagi organisasi di berbagai skala, terutama seiring munculnya ancaman berbasis AI yang membuat serangan semakin cepat dan sulit dideteksi. Bagi usaha kecil dan menengah, satu insiden saja dapat menimbulkan dampak finansial yang serius. Namun, banyak bisnis tidak memiliki tim atau tools khusus untuk mengelola keamanan siber secara mandiri,” kata Juliana Cen, Presiden Direktur HP Indonesia.

blank

Ia menambahkan, melalui kolaborasi dengan FMI dan MII, HP menghadirkan solusi perlindungan endpoint yang lebih kuat, mudah diakses, dan lebih sederhana untuk dikelola oleh pemilik usaha di Indonesia. "Dengan begitu, perusahaan bisa lebih resilien menghadapi ancaman siber, menjaga produktivitas, dan melanjutkan transformasi digital dengan lebih percaya diri," katanya.

Presiden Direktur PT Metrodata Electronics Tbk, Susanto Djaja menilai keamanan siber kini menjadi bagian penting dari strategi bisnis perusahaan di tengah berkembangnya ancaman digital. Menurutnya, kolaborasi FMI, MII dan HP diharapkan mampu menghadirkan solusi keamanan yang scalable dan relevan untuk berbagai sektor industri di Indonesia.

Baca Juga: Alibaba Cloud Dorong Transformasi Digital Berbasis AI Bersama PosIND

Selain mendukung keamanan operasional perusahaan, SecBox juga diklaim dapat membantu organisasi memenuhi kepatuhan terhadap Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) melalui sistem monitoring dan pengelolaan keamanan yang lebih terpusat.

Dengan arsitektur yang fleksibel, solusi ini memungkinkan implementasi lebih cepat sesuai kebutuhan dan tingkat kematangan keamanan masing-masing organisasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top