Advertise here · www.kapsultekno.com
Advertise here · www.kapsultekno.com
Peristiwa Keamanan Siber 2025: Deepfake hingga Indonesia Sumber Serangan DDoS
Sepanjang 2025, Indonesia menghadapi berbagai ancaman keamanan siber, dari deepfake Presiden hingga Indonesia jadi sumber serangan DDoS dunia.

Kapsultekno.com - Tahun 2025 masih diwarnai dengan berbagai peristiwa terkait isu keamanan digital. Bahkan, peristiwa ini dapat terjadi setiap bulannya serta menjadi sorotan netizen maupun pakar keamanan siber.

Peristiwa terkait isu keamanan siber ini tidak hanya sebatas kabar viral semata, tetapi juga harus disikapi dengan perhatian penuh bahwa upaya kejahatan siber sangat mungkin terjadi kembali di masa yang akan datang.

Deretan kejadian ini menjadi pengingat dan menuntut kewaspadaan tinggi terhadap keamanan digital nasional serta perlindungan data pribadi bagi masyarakat Indonesia.

blank

Berikut ini sejumlah peristiwa yang berkenaan dengan isu keamanan digital di 2025, yang diungkap oleh Pratama Persadha, Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC.

Januari 2025

Muncul banyak video palsu Presiden Prabowo Subianto yang menawarkan bantuan dana dan penghapusan utang. Video tersebut dibuat dengan teknologi manipulasi digital atau deepfake, bertujuan menipu masyarakat agar berebut mendaftar bantuan fiktif.

Februari 2025

Google Finance sempat menampilkan kurs rupiah keliru, seolah menguat drastis ke Rp8.170 per dolar AS. Kesalahan ini dinilai berbahaya karena bisa memicu kebingungan dan harapan palsu di tengah masyarakat.

Maret 2025

Fake BTS atau BTS palsu merupakan modus penipuan yang menggunakan sinyal seolah-olah sebagai BTS operator resmi. Penipuan ini sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu dan kembali lagi yang menyasar nasabah perbankan Indonesia.

Baca Juga: 5 Isu Penting yang Meliputi Pesatnya Perkembangan Teknologi Kecerdasan Buatan

Masyarakat akan mendapatkan SMS palsu berisi One Time Password (OTP). Para pelaku akan mencegat SMS tersebut dan mengeditnya, kemudian mengirimkannya kembali ke masyarakat seolah berasal dari bank resmi.

April 2025

Media sosial diramaikan dengan unggahan yang menyebutkan bahwa koneksi ponsel ke wifi publik dengan IP address 172.16.42.x bisa membuat perangkat terkena "gendam digital" pineapple attack. Pakar keamanan siber, Pratama Dahlian Persadha membenarkan, pengguna internet berisiko terkena “gendam digital” apabila terhubung ke jaringan wifi publik dengan IP 172.16.42.x.

Menurutnya, istilah “gendam digital” merupakan metafora lokal yang merujuk pada upaya manipulatif dan merugikan secara digital di mana pengguna dapat kehilangan kendali atas perangkat atau datanya tanpa menyadarinya.

Mei 2025

Worldcoin dan WorldID sempat viral karena menawarkan uang hingga Rp800 ribu bagi masyarakat yang mau melakukan pemindaian atau scan iris mata. Worldcoin hadir dengan membawa teknologi verifikasi identitas manusia bernama WorldID.

Baca Juga: Laporan Opensignal Ungkap Peta Kekuatan Layanan Telkomsel, Indosat dan XL

Sistem ini menggunakan perangkat khusus bernama Orb untuk memindai wajah dan mata seseorang, lalu mengubahnya menjadi identitas digital dengan data biometrik.

Juni 2025

Kasus scamming online yang menimpa PT Taspen dengan modus pengiriman file APK kepada para pensiunan mencerminkan satu bentuk kejahatan siber yang semakin terstruktur dan berbahaya, terutama karena melibatkan unsur pemanfaatan data pribadi secara spesifik.

Aplikasi APK berbahaya yang dikirimkan kepada para korban didesain menyerupai aplikasi resmi dari PT Taspen, dan digunakan untuk menjebak pengguna agar secara tidak sadar memberikan izin akses ke berbagai elemen sensitif dalam perangkat Android mereka.

Begitu aplikasi diinstal, pelaku bisa mengakses SMS, data kontak, hingga kredensial perbankan, semuanya memungkinkan terjadinya pencurian uang secara langsung dari rekening korban.

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top