Kapsultekno.com - Alibaba Cloud, perusahaan teknologi asal China memperkenalkan rangkaian inovasi terbaru berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk pasar global, mulai dari model AI generasi baru, pembaruan infrastruktur cloud, platform AI-native, hingga produk agen AI untuk kebutuhan enterprise.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam Konferensi Qwen internasional perdana yang digelar di Singapura pada 29 Mei 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Alibaba Cloud dalam memperkuat ekosistem agentic AI, yakni teknologi AI yang mampu bekerja secara lebih mandiri dalam menjalankan tugas kompleks dan berkolaborasi dengan sistem lain.
Dalam kesempatan yang sama, Alibaba Cloud juga mengumumkan kerja sama dengan sejumlah mitra ekosistem lokal guna memberikan pelatihan praktis AI generatif dan agentic AI kepada lebih dari 1.000 pelaku UMKM dan mahasiswa.
“Era agentic AI membawa perubahan besar dalam cara kita berinteraksi dengan teknologi,” jelas Dr. Feifei Li, Chief Technology Officer dan President of International Business Alibaba Cloud melalui keterangan resminya.
“Melalui ekosistem AI full-stack yang kami bangun, kami tidak hanya menghadirkan model AI yang canggih, tetapi juga produk AI-native dan infrastruktur cloud agentic yang membantu pelanggan global kami mengintegrasikan AI ke dalam berbagai aspek operasional mereka secara lebih mulus," jelasnya.
Qwen3.7-Max Jadi Model AI Andalan Baru
Alibaba Cloud memperkenalkan Qwen3.7-Max, large language model (LLM) terbaru yang kini tersedia melalui platform pengembangan AI Model Studio untuk wilayah Singapura.
Berdasarkan Intelligence Index terbaru dari Artificial Analysis, Qwen3.7-Max menempati peringkat kelima secara global dan menjadi model AI asal Tiongkok dengan peringkat tertinggi.
Model ini memperoleh skor 56,6 poin dan disebut mampu bersaing dengan model AI global seperti ChatGPT, Claude, dan Gemini.
Selain itu, Qwen3.7-Max juga diklaim unggul dibanding sejumlah model AI Tiongkok lainnya seperti Kimi-K2.6, DeepSeek-v4-Pro-Max, dan GLM5.1.
Hadirkan Agentic Cloud untuk Operasional AI Lebih Efisien
Untuk mendukung pengembangan agen AI, Alibaba Cloud meluncurkan portal Skills baru yang memungkinkan lebih dari 60 produk cloud miliknya diakses dalam format berbasis Skill dan kompatibel dengan Model Context Protocol (MCP).
Dengan sistem tersebut, agen AI dapat menjalankan fungsi cloud secara lebih natural, termasuk mengakses layanan database, big data, keamanan, hingga operasional dan pemeliharaan (O&M).
Alibaba Cloud juga memperbarui infrastruktur AI mereka dengan menghadirkan execution sandbox ringan, memori lintas tugas, alur kerja data yang lebih mulus, serta sistem O&M cerdas di berbagai lapisan teknologi cloud.
Qwen Cloud Permudah Pengembangan Aplikasi AI
Dalam acara yang sama, Alibaba Cloud turut memperkenalkan Qwen Cloud, platform cloud AI-native yang dirancang untuk mempermudah pengembang dan perusahaan membangun aplikasi serta agen AI.
Platform ini menyediakan tiga jalur akses utama, yakni fitur Skills untuk agen AI, Command Line Interface (CLI) untuk integrasi workflow, serta antarmuka situs web bagi pengguna umum.
Qwen Cloud mendukung berbagai model AI, termasuk model Qwen milik Alibaba, model open-source, dan model pihak ketiga yang dapat digunakan untuk pemrosesan teks, audio, gambar, video, hingga embedding.
Alibaba Cloud Luncurkan Toolkit Agen AI Enterprise
Alibaba Cloud juga meluncurkan JVS Agent Suite, toolkit agen AI berstandar enterprise yang ditujukan bagi perusahaan, developer, dan individu untuk membangun agen AI khusus.
Toolkit ini dibangun di atas framework OpenClaw dengan dukungan keamanan cloud-native. Salah satu produknya, JVS Claw Teams, mendukung operasional cloud selama 24 jam nonstop, distribusi skill organisasi secara terpusat, dan pengelolaan keamanan yang lebih terintegrasi.
Selain itu, Alibaba Cloud memperkenalkan JVS Mobile, platform otomatisasi berbasis mobile yang memungkinkan agen AI bekerja secara mandiri, berkolaborasi dengan agen lain, serta menjalankan tugas kompleks di berbagai aplikasi.
Resmi Bergabung dengan PyTorch Foundation
Alibaba Cloud juga mengumumkan status barunya sebagai anggota Platinum di PyTorch Foundation. Keanggotaan ini ditujukan untuk mendukung pengembangan infrastruktur AI generasi berikutnya sekaligus memperkuat ekosistem AI open-source global.
Tak hanya itu, perusahaan juga meluncurkan hackathon global bagi developer dan startup untuk membangun agen AI production-grade menggunakan model Alibaba di Qwen Cloud.
Alibaba Cloud juga turut menggandeng Picsart dalam kompetisi film pendek berbasis AI menggunakan model video AI milik Alibaba bernama HappyHorse.
