Space Available (975x90)
Space Available (350x50)
Komdigi Minta Operator Seluler Bangun Sistem Anti Scam Berbasis AI
Pemerintah akan meminta operator membangun sistem anti scam dengan memanfaatkan teknologi, termasuk teknologi Kecerdasan Artifisial (Artifical Intelligence/AI) untuk mendeteksi dan melakukan pencegahan secara otomatis.

Kapsultekno.com -Dalam rangka memerangi tindakan kejahatan siber atau scam, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) meminta operator seluler untuk membangun sistem anti scam.

“Saat ini, isu yang paling sering muncul adalah mengenai scam call atau panggilan penipuan. Penipuan ini terjadi melalui telepon, SMS, messenger service, surat elektronik, dan berbagai saluran lain. Pertanyaannya, bagaimana kita dapat mencegah hal ini?” ungkap Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komdigi Edwin Hidayat Abdullah dalam Ngopi Bareng di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Jumat (14/11/2025), dikutip dari website resmi Komdigi.

Edwin Hidayat menegaskan saat ini pelaku memanfaatkan teknik penyamaran nomor yang semakin canggih. Oleh karena itu, pemerintah akan meminta operator membangun sistem anti scam dengan memanfaatkan teknologi, termasuk teknologi Kecerdasan Artifisial (Artifical Intelligence/AI) untuk mendeteksi dan melakukan pencegahan secara otomatis.

blank

Baca Juga: Panduan Menjaga Privasi WhatsApp Cegah Kebocoran Data Pribadi

Menurutnya, sistem ini bertujuan untuk menghentikan panggilan palsu yang mengatasnamakan lembaga resmi atau perseorangan sebelum sampai ke pengguna.

Pemerintah Minta Operator Seluler Bangun Teknologi Anti Scam

“Operator harus melindungi pelanggan mereka. Mereka diminta membangun infrastruktur dan teknologi anti scam agar panggilan penipuan, termasuk yang menggunakan nomor masking, tidak lagi menjangkau pengguna,” tandasnya.

Kementerian Komdigi akan meninjau ulang proses masking dan memetakan alur teknis yang memungkinkan manipulasi identitas nomor. Tidak luput juga memberikan perhatian pada jalur panggilan internasional dan penggunaan Session Initiation Protocol (SIP) Trunk yang sering dipakai untuk menampilkan nomor lokal palsu (masking).

“Kami meninjau kembali bagaimana proses masking dapat terjadi dan langkah apa saja yang bisa dilakukan agar hal tersebut tidak terulang atau minimal ruang terjadinya sangat kecil,” tegasnya.

Laman: 1 2

5 thoughts on “Komdigi Minta Operator Seluler Bangun Sistem Anti Scam Berbasis AI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top