Kapsultekno.com - WhatsApp resmi memperkenalkan fitur baru bernama “Incognito Chat” untuk interaksi dengan Meta AI. Fitur ini dirancang untuk memberikan pengalaman percakapan AI yang diklaim sepenuhnya privat.
Meta menyebut perusahaan tidak dapat membaca isi percakapan pengguna. Pengumuman tersebut disampaikan Meta pada 13 Mei 2026 dan fitur ini mulai digulirkan bertahap di WhatsApp serta aplikasi Meta AI dalam beberapa bulan mendatang.
Meta menjelaskan bahwa Incognito Chat dibangun menggunakan teknologi “Private Processing”, yakni sistem pemrosesan data aman yang sebelumnya diperkenalkan untuk layanan WhatsApp.
Dengan teknologi tersebut, pesan pengguna diproses di lingkungan terenkripsi sehingga percakapan tidak disimpan secara permanen dan otomatis hilang setelah sesi selesai.

Baca Juga: Meta Kena Denda Rp5,9 Triliun Terkait Risiko Keamanan Anak di Platform
Dalam pengumuman resminya, Meta menyatakan, “Obrolan Incognito dengan Meta AI benar-benar bersifat pribadi, artinya tidak seorang pun bahkan Meta sekalipun dapat membaca percakapan Anda".
Kutipan tersebut menegaskan posisi Meta yang ingin membedakan layanannya dari chatbot AI lain seperti OpenAI ChatGPT, Google Gemini, maupun Claude milik Anthropic yang masih menyimpan percakapan sementara untuk kebutuhan keamanan atau sistem.
Menurut laporan Reuters, fitur ini hadir karena semakin banyak pengguna membagikan informasi sensitif kepada chatbot AI, mulai dari persoalan kesehatan, finansial, hingga pekerjaan.
Baca Juga: Saingi OpenAI dan Google, Meta Luncurkan Model AI Terbaru “Muse Spark”
Kepala WhatsApp, Will Cathcart, menegaskan pengguna tidak seharusnya mengorbankan privasi hanya untuk menggunakan layanan AI, dikutip dari Reuters. Meski menawarkan privasi tinggi, Meta tetap menerapkan sejumlah pembatasan pada Incognito Chat.
Untuk tahap awal, fitur hanya mendukung percakapan berbasis teks tanpa unggahan gambar maupun pembuatan gambar AI. Meta juga menambahkan sistem pengamanan agar AI tidak memberikan respons berbahaya atau melanggar kebijakan platform.
Baca Juga: Ini Alasan Meta Naikkan Harga Headset VR Quest 3 dan Quest 3S
Peluncuran fitur ini juga muncul di tengah meningkatnya perhatian terhadap keamanan data digital. WhatsApp sendiri saat ini memiliki lebih dari 3 miliar pengguna aktif bulanan secara global, menjadikannya aplikasi pesan instan terbesar di dunia.
Selain Incognito Chat, Meta juga mengonfirmasi tengah menyiapkan fitur “Side Chat” yang memungkinkan pengguna meminta bantuan AI secara privat di tengah percakapan WhatsApp tanpa mengganggu obrolan utama. Fitur tersebut juga akan menggunakan sistem Private Processing untuk menjaga kerahasiaan isi percakapan.
Baca Juga: Mirip TikTok, Meta Siapkan Fitur Link Affiliate di Instagram dan Facebook