Space Available (975x90)
Space Available (350x50)
Saingi TSMC, Samsung Bikin Chip Generasi Baru dengan Teknologi Fotonik Silikon
Samsung mengembangkan chip fotonik silikon generasi baru untuk menyaingi TSMC, menargetkan performa tinggi, efisiensi, dan kebutuhan AI masa depan.

Kapsultekno.com - Perusahaan teknologi asal Korea Selatan, Samsung Electronics, dilaporkan tengah mempersiapkan terobosan besar di industri semikonduktor dengan chip generasi baru. Chip yang disebut-sebut “groundbreaking” atau revolusioner ini ditargetkan memasuki tahap produksi massal pada 2028.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Samsung untuk memperkuat posisinya di industri chip global, terutama di tengah meningkatnya permintaan terhadap semikonduktor untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI)dan komputasi masa depan.

Chip Generasi Baru Siap Diproduksi Massal 2028

Menurut laporan, Samsung tengah mengembangkan teknologi chip baru yang digadang-gadang akan membawa lompatan besar dalam performa dan efisiensi. Produksi massal chip ini ditargetkan dimulai pada 2028, seiring dengan kesiapan fasilitas manufaktur dan teknologi fabrikasi terbaru.

Baca Juga: Samsung Resmi Luncurkan Galaxy S26 Series dan Buds4 Pro di Indonesia

Pengembangan ini tidak lepas dari ambisi Samsung untuk mengejar dan bahkan melampaui pesaing utamanya seperti TSMC dalam teknologi fabrikasi chip canggih. Perusahaan juga terus berinvestasi besar dalam riset dan pengembangan guna memastikan kesiapan teknologi generasi berikutnya, dikutip dari SamMobile.

Didukung Investasi Besar dan Lonjakan Permintaan AI

Dorongan utama di balik pengembangan chip revolusioner ini adalah lonjakan permintaan chip berbasis AI yang semakin tinggi di berbagai sektor, mulai dari otomotif hingga pusat data.

Samsung sendiri telah menggelontorkan investasi besar untuk memperluas fasilitas produksi dan mempercepat inovasi semikonduktor. Bahkan, perusahaan disebut menyiapkan infrastruktur produksi generasi berikutnya agar mampu memenuhi kebutuhan pasar di akhir dekade ini.

blank

Selain itu, tren industri menunjukkan bahwa produksi chip canggih berbasis proses 2nm dan teknologi lanjutan lainnya akan menjadi kunci persaingan di masa depan, termasuk untuk aplikasi AI dan komputasi berperforma tinggi.

Baca Juga: Samsung Rilis Galaxy A57 5G dan A37 5G, Bawa Fitur AI Lebih Canggih

Dengan target produksi massal pada 2028, Samsung berpotensi menghadirkan teknologi chip yang tidak hanya meningkatkan performa perangkat, tetapi juga membuka peluang baru dalam pengembangan teknologi AI dan komputasi generasi berikutnya.

Gunakan Teknologi Fotonik Silikon (Silicon Photonics)

Fotonik silikon menggunakan cahaya, bukan listrik, untuk mengirim dan menerima data. Ini seharusnya memungkinkan kecepatan yang jauh lebih cepat dibandingkan dengan sirkuit tembaga yang saat ini digunakan untuk mengirim dan menerima data dalam semikonduktor.

Samsung dilaporkan sedang mengerjakan teknologi dan platform fotonik silikon dasar yang aman pada 2027. Teknologi ini kabarnya akan dijalankan dalam skala penuh bersamaan dengan semikonduktor AI yang diharapkan dimulai pada 2028. NVIDIA telah mendemonstrasikan produk serupa yang dibuat dengan TSMC tahun lalu.

Oleh karena itu, sangat penting bagi Samsung untuk bergerak cepat dalam hal ini karena mereka berupaya menutup kesenjangan teknologi dengan TSMC, yang tetap menjadi saingan terbesar mereka di segmen foundry semikonduktor.

Baca Juga: Samsung Galaxy S26 Series Bisa Kirim File ke iPhone via Quick Share

Samsung bermaksud untuk memperluas cakupan teknologi fotonik silikonnya lebih lanjut pada tahun 2029. Langkah selanjutnya akan melibatkan penggabungan fotonik silikon dalam chip kemasan yang mencakup GPU dan memori bandwidth tinggi untuk chip AI masa depan.

Upaya Samsung untuk mengamankan posisinya di segmen ini akan membuahkan hasil dalam jangka panjang, karena perusahaan semikonduktor besar memandangnya sebagai teknologi inti untuk perangkat keras AI generasi berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top