Kapsultekno.com - Apple menyoroti kemampuan kamera iPhone melalui foto-foto luar angkasa yang diambil selama misi Artemis II milik NASA. Foto tersebut diambil langsung oleh astronaut menggunakan iPhone terbaru saat mengorbit Bulan.
Dalam misi Artemis II, para astronaut dilaporkan menggunakan iPhone 17 Pro Max untuk mengambil foto dan video pribadi selama perjalanan. Perangkat ini bahkan telah “fully qualified for extended use in orbit” atau dinyatakan layak digunakan dalam jangka panjang di orbit.
Beberapa foto yang dibagikan menunjukkan Komandan misi Reid Wiseman dan astronaut Christina Koch berpose dengan latar belakang Bumi dari dalam kapsul Orion. Data metadata mengungkapkan bahwa gambar tersebut diambil menggunakan kamera depan iPhone pada hari kedua misi.

Baca Juga: Astronaut Artemis II Abadikan Foto Bumi dari Luar Angkasa, Semakin Dekati Bulan
Selain iPhone, misi ini juga memanfaatkan kamera profesional seperti Nikon dan GoPro, namun kehadiran iPhone menjadi sorotan karena menunjukkan kemampuan perangkat konsumen di lingkungan ekstrem seperti luar angkasa.
Apple dan Tim Cook Angkat Momen Bersejarah
Setelah misi selesai dan kru kembali ke Bumi, CEO Tim Cook bersama eksekutif Apple lainnya menyoroti momen tersebut melalui media sosial. Apple memanfaatkan momentum ini sebagai bagian dari kampanye “Shot on iPhone” yang menampilkan kemampuan kamera dalam berbagai kondisi, termasuk luar angkasa.
Baca Juga: Astronaut Misi Artemis II Abadikan Planet Bumi dengan Kamera iPhone 17 Pro Max
"Kalian mengabadikan keajaiban luar angkasa dan planet kita dengan indah, membawa fotografi iPhone ke level yang lebih tinggi, dan kami bersyukur kalian membagikannya kepada dunia," tulis Cook.
"Karya kalian terus menginspirasi kita semua untuk berpikir berbeda. Selamat datang kembali," tambahnya.
Baca Juga: Viral, NASA Rilis Foto Bumi “Mengintip” di Balik Permukaan Bulan
Misi Artemis II sendiri menjadi tonggak penting karena merupakan misi berawak pertama manusia ke sekitar Bulan sejak 1972.
Dalam perjalanan tersebut, kru bahkan mencatat rekor jarak terjauh yang pernah ditempuh manusia dari Bumi, meski misi ini tidak melakukan pendaratan dan hanya melakukan flyby sebelum kembali ke Bumi.
Sekadar informasi, setelah suksesnya misi Artemis II yang membawa empat astronot mengelilingi Bulan pada April 2026, NASA kini bergerak cepat untuk mempersiapkan misi Artemis III yang direncanakan berlangsung di orbit Bumi, di mana kru akan menguji kemampuan rendezvous dan docking antara pesawat Orion dengan wahana pendarat komersial dari Blue Origin dan SpaceX.
Meskipun misi ini berlangsung di orbit Bumi, ini merupakan langkah penting sebelum pendaratan di kawasan Kutub Selatan Bulan dalam misi Artemis IV dan NASA menyebutnya sebagai salah satu misi paling kompleks yang pernah mereka lakukan. Artemis III dijadwalkan pada akhir 2027, sementara Artemis IV yang menjadi misi pendaratan pertama manusia di Bulan sejak era Apollo ditargetkan pada awal 2028.