☕ Support Us
Advertise here · www.kapsultekno.com
CEO Jack Dorsey Ungkap PHK 40% Karyawan Block Karena Teknologi AI
Block PHK 4.000 orang, CEO sebut AI ubah cara kerja dan efisiensi perusahaan. Jack Dorsey (Foto: Andrew Mager/CC BY-SA 2.0/Wikimedia Commons)

Kapsultekno.com - Perusahaan teknologi finansial Block, yang dikenal melalui layanan seperti Square dan Cash App, mengumumkan pemutusan hubungan kerja besar-besaran pada Kamis (26/2/2026).

Sekitar 4.000 orang dari total lebih 10.000 karyawan akan kehilangan pekerjaannya, atau hampir 40% dari total tenaga kerja perusahaan, dikutip dari Sfchronicle.

Co-founder sekaligus CEO Jack Dorsey menegaskan dalam memo internal, yang dibagikan di platform X bahwa keputusan ini bukan akibat kondisi keuangan yang buruk.

Dalam pernyataannya, Dorsey yang juga dikenal sebagai pendiri Twitter menulis bahwa “kecerdasan buatan (intelligence tools) telah mengubah apa artinya membangun dan menjalankan sebuah perusahaan” sehingga struktur organisasi dapat dipadatkan.

Baca Juga: Tanggapan Netizen Usai Grok AI Bisa Diakses Kembali di Indonesia

Langkah tersebut dilakukan bersamaan dengan laporan keuangan kuartal keempat 2025, yang menunjukkan laba kotor meningkat 24% dibanding tahun sebelumnya dan Block tetap mencatat pertumbuhan pendapatan yang kuat.

Strategi AI dan Dampaknya pada Perusahaan

Dalam pernyataannya kepada para pemegang saham dan karyawan, Dorsey menyatakan bahwa perusahaan ingin menjadi lebih “smaller, faster, intelligence-native”. Meski bukan karena tekanan finansial, keputusan untuk melakukan PHK besar sekaligus dipilih daripada pemutusan secara bertahap, untuk menghindari ketidakpastian berkepanjangan bagi staf.

Analis pasar mencatat reaksi positif dari investor setelah diumumkannya PHK ini, saham Block melonjak lebih dari 20% di perdagangan setelah jam (after-hours) sebagai respons atas efisiensi biaya yang diprediksi oleh pasar.

Baca Juga: WhatsApp Diblokir dan Telegram Diperlambat, Rusia Dorong Aplikasi Pesan Nasional

Sementara itu, langkah Block juga mencerminkan tren yang lebih luas di industri teknologi, di mana sejumlah perusahaan mulai menghubungkan pengurangan pekerjaan dengan penerapan alat otomatisasi dan AI, meskipun kritik tetap ada terkait dampak jangka panjang terhadap tenaga kerja.

Block, Inc adalah perusahaan teknologi dan layanan keuangan asal Amerika Serikat yang didirikan oleh Jack Dorsey pada tahun 2009 sebelumnya dikenal dengan nama Square, Inc. Perusahaan ini merupakan pemimpin pasar di AS untuk sistem point-of-sale, melayani 57 juta pengguna dan 4 juta pedagang, dengan total transaksi pembayaran mencapai 241 miliar dolar AS per tahun.

Block memiliki sejumlah merek fintech ternama seperti Square (sistem pembayaran untuk merchant), Cash App (aplikasi pembayaran digital untuk konsumen), dan Afterpay (layanan beli sekarang bayar nanti), serta layanan streaming musik Tidal.

Tidak berhenti di situ, Block juga aktif di industri kripto, termasuk mengembangkan perangkat keras penambangan Bitcoin melalui divisi Proto Global, dengan produk terbarunya bernama Proto Rig yang dirancang lebih efisien dibandingkan mesin penambang konvensional milik Bitmain.

Bagikan artikel ini:
Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, dukung Kapsul Tekno agar kami dapat terus menghadirkan informasi teknologi yang relevan dan bermanfaat untuk pembaca. Klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *