Space Available (975x90)
Space Available (350x50)
NASA Hilang Kontak dengan Wahana MAVEN yang Mengorbit Mars
NASA kehilangan kontak dengan wahana MAVEN di Mars setelah lebih dari sepuluh tahun orbit, penyelidikan tengah berlangsung.

Kapsultekno.com - Badan antariksa Amerika Serikat, NASA mengonfirmasi bahwa mereka telah kehilangan kontak dengan wahana antariksa MAVEN (Mars Atmosphere and Volatile EvolutioN).

MAVEN merupakan wahana yang telah mengorbit Mars selama lebih dari sebelas tahun dan menjadi bagian penting dari eksplorasi planet merah serta studi atmosfernya. Wahana tersebut tiba di orbit Mars pada September 2014 setelah diluncurkan pada November 2013.

Sejak misi luar angkasa itu dimulai, MAVEN rutin mengirim data ke Bumi mengenai bagaimana atmosfer bagian atas Mars berinteraksi dengan angin matahari. Namun pada 6 Desember 2025, ketika MAVEN mengorbit di belakang planet merah, sinyal dari pesawat tersebut tidak pernah kembali setelah muncul kembali dari balik Mars.

blank

Peneliti memastikan telemetry menunjukkan bahwa semua sistem bekerja normal. Tim operasi NASA kini tengah menyelidiki anomali tersebut dan berupaya menghubungi kembali wahana tersebut sambil menganalisis data yang tersisa.

Baca Juga: Megaquake Jepang, Ini Penjelasan Sains soal Pemicu Gempa Bumi dan Tsunami

MAVEN bukan hanya berperan dalam penelitian ilmiah tentang atmosfer dan evolusi iklim Mars, tetapi juga berfungsi sebagai stasiun relai komunikasi penting bagi rover di permukaan seperti Curiosity dan Perseverance.

Tanpa MAVEN, kemampuan untuk mentransfer data berkapasitas tinggi dari permukaan Mars ke Bumi dapat terpengaruh, meskipun jaringan komunikasi melalui wahana lain seperti Mars Reconnaissance Orbiter (MRO) dan Mars Odyssey masih tersedia, dikutip dari ScienceAlert.

Tantangan Eksplorasi Jangka Panjang

Selama lebih dari satu dekade, MAVEN memberikan wawasan kunci seputar bagaimana Mars kehilangan atmosfernya, menjelaskan proses yang menyebabkan planet itu berubah dari lingkungan yang lebih basah dan hangat menjadi dunia kering dan dingin.

Data yang dikumpulkan membantu ilmuwan memahami interaksi antara atmosfer Mars dan angin matahari, serta memberikan informasi penting bagi perencanaan misi masa depan.

Baca Juga: Calon Kepala NASA Jared Isaacman Fokus Misi Astronot Mendarat di Bulan

Kehilangan kontak ini menjadi pengingat tantangan besar dalam eksplorasi ruang angkasa jangka panjang, di mana wahana yang terus beroperasi jauh dari Bumi menghadapi degradasi komponen dan kondisi ekstrem yang dapat menyebabkan kegagalan tiba-tiba.

Meski penyebab pastinya belum diidentifikasi, NASA berkomitmen untuk terus mencari sinyal dan menyelidiki penyebab gangguan komunikasi ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top