Space Available (975x90)
Space Available (350x50)
NASA Izinkan Astronaut Bawa Smartphone Terbaru untuk Misi Luar Angkasa
NASA izinkan astronot membawa smartphone terbaru di misi luar angkasa untuk tujuan dokumentasi serta berbagi foto dan video inspiratif langsung dari luar angkasa.

Kapsultekno.com- NASA membuat terobosan kebijakan teknologi yang mengizinkan astronaut membawa smartphone terbaru dalam misi luar angkasa mereka. Ini merupakan langkah yang sebelumnya tidak diizinkan dalam penerbangan antariksa Badan Antariksa Amerika Serikat tersebut.

Keputusan ini diumumkan oleh Administrator NASA, Jared Isaacman, melalui unggahan di platform X. Menurut Isaacman, langkah ini akan dimulai dalam misi Crew-12 menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dan akan berlanjut pada misi Artemis II yang akan mengelilingi Bulan.

NASA menyatakan bahwa kebijakan baru ini dibuat bukan semata untuk “ikut tren”, tetapi memiliki tujuan yang lebih luas. Dengan membawa smartphone, para astronaut akan dapat mengabadikan momen-momen spesial bagi keluarga mereka, berbagi foto dan video inspiratif langsung dari luar angkasa.

Baca Juga: Teknologi AI Claude Bantu NASA Rencanakan Rute Rover Perseverance di Mars

Selain itu, astronaut bisa mendokumentasikan pengalaman misi dengan cara yang lebih modern dan spontan dibandingkan kamera konvensional NASA sebelumnya.

Dalam unggahannya, Isaacman menyampaikan, “Kami memberikan kru kami peralatan untuk mengabadikan momen-momen spesial bagi keluarga mereka dan berbagi gambar serta video yang menginspirasi dengan dunia”.

Selama puluhan tahun, kamera yang dibawa dalam misi NASA umumnya adalah perangkat DSLR atau kamera aksi seperti GoPro yang teknologinya relatif sudah tua. Kebijakan ini menjadi harapan bagi para penggemar ruang angkasa dunia, karena teknologi terbaru diyakini mampu menangkap gambar dan konten video dengan kualitas lebih tinggi.

Tantangan dan Implikasi Teknologi Modern

Selain tujuan dokumentasi, kebijakan ini juga dipandang sebagai bagian dari upaya NASA untuk menguji perangkat keras modern dalam lingkungan ekstrem luar angkasa. Menurut pernyataan Isaacman, NASA mencoba menantang proses persetujuan teknologi yang selama ini berjalan lambat dan membuka ruang bagi penggunaan teknologi komersial baru.

Baca Juga: Miliarder Jared Isaacman Resmi Menjabat Kepala NASA, Dorong Ambisi AS Kuasai Bulan

Misi Artemis II dijadwalkan pada Maret mendatang setelah sempat mengalami penundaan pada bulan Februari karena masalah bahan bakar. Smartphone yang dibawa nantinya diharapkan dapat memberikan dokumentasi perjalanan yang belum pernah dilihat publik sebelumnya, termasuk potensi foto atau video dari orbit Bulan.

Kebijakan ini menjadi tonggak perubahan bagaimana teknologi personal seperti smartphone kini dipandang mampu mendukung eksplorasi ruang angkasa modern, bukan hanya sebagai alat komunikasi dan hiburan, tetapi juga sebagai perangkat dokumentasi penting dalam misi bersejarah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top