TERBARU
Memuat berita terbaru...
Meta Akan Batasi Waktu Remaja Main Instagram dan Facebook Maksimal 2 Jam per Hari
Meta menerapkan batas dua jam penggunaan Instagram dan Facebook bagi remaja sebagai bagian dari kesepakatan perlindungan anak.

Kapsultekno.com - Meta akan memberlakukan batas penggunaan harian selama dua jam untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun di Instagram dan Facebook. Kebijakan ini menjadi bagian dari kesepakatan dengan sejumlah jaksa agung negara bagian Amerika Serikat (AS) terkait perlindungan anak dan remaja di media sosial.

Batas tersebut berlaku secara kumulatif untuk kedua aplikasi, sehingga waktu yang digunakan di Instagram akan turut mengurangi jatah penggunaan Facebook.

Batas dua jam tersebut ditetapkan sebagai pengaturan bawaan dan hanya dapat dinonaktifkan dengan izin orang tua, khususnya untuk wilayah Amerika Serikat. Meta juga akan menerapkan sejumlah pembatasan tambahan untuk membantu mengurangi penggunaan media sosial secara berlebihan.

Upaya tersebut salah satunya adalah Night Mode, yang memblokir akses ke sejumlah fungsi utama Instagram dan Facebook mulai tengah malam hingga pukul 06.00.

Selain membatasi durasi, Meta memperkenalkan School Mode yang secara otomatis membisukan sebagian besar notifikasi antara pukul 08.00 hingga 15.00 (waktu AS). Pesan langsung serta pemberitahuan terkait keamanan akun tetap dapat diterima sehingga komunikasi penting tidak sepenuhnya terputus.

Remaja juga akan menerima pengingat setiap 15 menit penggunaan layar secara terus-menerus. Peringatan tambahan muncul ketika total pemakaian harian mencapai 60 dan 90 menit. Meta mengatakan mekanisme tersebut dirancang untuk mendorong pengguna lebih sadar terhadap waktu yang mereka habiskan di platform.

Menurut macrumors, Meta akan membayar sekitar USD18 miliar kepada berbagai negara bagian untuk mendanai inisiatif keselamatan remaja secara daring; jumlah ini jauh lebih kecil dibandingkan laba bersih perusahaan tahun 2025 sebesar USD60,5 miliar. Pembayaran tersebut akan dicicil selama periode 10 tahun, dan Meta menahan pembayaran sebesar USD5,3 miliar kecuali jika TikTok dan YouTubemenerapkan langkah-langkah serupa.

Meta Minta TikTok dan YouTube Ikut Menerapkan Pembatasan

Langkah ini merupakan bagian dari kesepakatan Meta dengan 52 jaksa agung dari berbagai negara bagian, wilayah, dan Distrik Columbia di Amerika Serikat. Kesepakatan tersebut juga mencakup peningkatan kontrol orang tua dan perlindungan bagi pengguna remaja. Sebagian besar ketentuan dijadwalkan berlaku selama 10 tahun.

"Hari ini, kami mengumumkan kesepakatan dengan kelompok bipartisan yang terdiri dari 52 jaksa agung dari berbagai negara bagian, wilayah, dan District of Columbia di Amerika Serikat, sebagai kelanjutan dari upaya jangka panjang kami untuk memberdayakan orang tua dan mendukung remaja," kata Meta dalam penjelasan resmi perusahaan.

Meta sekaligus meminta platform lain, terutama TikTok dan YouTube, menerapkan standar serupa. Perusahaan beralasan pembatasan hanya akan efektif jika diterapkan secara luas, karena remaja dapat berpindah ke platform lain ketika penggunaan di satu aplikasi dibatasi. Meta bahkan telah menerbitkan surat terbuka yang mendesak TikTok dan YouTube untuk menerapkan langkah-langkah yang sama.

"Memastikan remaja mendapatkan pengalaman yang aman dan produktif di platform kami merupakan prioritas mutlak bagi Meta. Kami ingin menghadirkan pengalaman terbaik bagi orang tua maupun remaja, itulah sebabnya kami bermitra dengan para jaksa agung negara bagian untuk menetapkan standar industri yang baru," tutur Meta.

Kebijakan baru ini melanjutkan serangkaian upaya Meta memperketat perlindungan pengguna muda. Sebelumnya, perusahaan telah memperluas pengaturan konten 13+ ke Instagram, Facebook, dan Messenger secara global, serta mengembangkan teknologi berbasis AI untuk membantu mendeteksi pengguna yang kemungkinan masih remaja.

Dengan perubahan tersebut, pengalaman remaja di ekosistem Meta akan semakin banyak bergantung pada pengaturan bawaan dan pengawasan orang tua. Meskipun demikian, efektivitas pembatasan tetap akan bergantung pada kemampuan Meta memastikan usia pengguna serta mencegah remaja mengakali batasan dengan cara membuat akun yang lain.

Bagikan artikel ini:
Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, dukung Kapsul Tekno agar kami dapat terus menghadirkan informasi teknologi yang relevan dan bermanfaat untuk pembaca. Klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *