TERBARU
Memuat berita terbaru...
Meta Kembangkan Muse AI untuk Smart Glasses dengan Fitur Navigasi
Meta dilaporkan menguji Muse sebagai asisten utama smart glasses dengan kemampuan AI yang lebih mandiri dan terintegrasi.

Kapsultekno.com - Meta dilaporkan sedang menguji Muse, agen AI personal barunya untuk digunakan sebagai asisten, termasuk membantu navigasi melalui perangkat smart glasses. Informasi ini muncul melalui temuan reverse engineer Jane Manchun Wong yang memperlihatkan opsi untuk menjadikan Muse sebagai asisten bawaan pada kacamata pintar Meta.

Dalam pengujian tersebut, Muse disebut menggunakan nama internal “Impacc”. Sebuah tampilan pengaturan yang ditemukan menunjukkan opsi bertuliskan “Enable Impacc as your glasses assistant?”. Pengguna juga disebut tetap dapat kembali menggunakan Meta AI apabila tidak ingin memakai Muse.

Meski masih berada dalam tahap beta, temuan tersebut mengindikasikan bahwa Meta sedang mengembangkan Muse agar tidak sekadar menjadi chatbot, tetapi mampu menjadi asisten yang menjalankan berbagai tugas secara lebih mandiri.

Bisa Hadirkan Navigasi hingga Integrasi Strava

Menariknya, tampilan pengujian tersebut juga mencantumkan sejumlah fitur yang belum tersedia dalam versi beta. Beberapa di antaranya adalah Live AI, navigasi, identifikasi lagu melalui Shazam, integrasi Strava, dan Health Connect.

Jika direalisasikan, kemampuan tersebut dapat memperluas fungsi smart glasses Meta. Pengguna berpotensi meminta kacamata memberikan petunjuk arah secara langsung, mengenali lagu yang sedang diputar, atau menghubungkan aktivitas olahraga dengan aplikasi kebugaran.

Fitur semacam ini juga membuat interaksi dengan AI menjadi lebih praktis karena pengguna tidak harus selalu mengambil smartphone. Informasi dapat diminta melalui perintah suara saat perangkat dikenakan.

Muse Dirancang untuk Menjalankan Tugas

Meta memperkenalkan Muse pada 8 September 2026 sebagai agen AI personal yang tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga dapat menjalankan pekerjaan atas nama pengguna. Muse menggunakan model Muse Spark dan sistem Muse Secure VM, lingkungan komputer virtual khusus yang dirancang untuk menjalankan agen sekaligus menyimpan data pengguna.

Menurut Meta, Muse dapat melakukan berbagai tugas seperti mengirim email, memesan perjalanan, mengisi formulir, membuat rencana, hingga melakukan pembelian. Sistem juga meminta persetujuan pengguna sebelum menjalankan tindakan sensitif, seperti mengirim email atau melakukan transaksi.

Meta sendiri menyebut Muse akan hadir di AI glasses, meskipun perusahaan belum memberikan jadwal peluncuran khusus untuk integrasi tersebut.

Meta Pay untuk Muse Juga Sedang Disiapkan

Selain integrasi ke smart glasses, Meta juga dilaporkan mengembangkan Meta Pay for Muse, yang berpotensi menjadi dompet digital bawaan untuk agen AI tersebut. Temuan ini muncul bersamaan dengan pengujian Muse pada perangkat kacamata pintar.

Saat ini, Meta telah menyediakan pembayaran melalui Link dari Stripe, sementara dukungan Shop Pay dan 1Password juga disebut akan hadir. Dengan pengembangan tersebut, Muse berpotensi menangani lebih banyak aktivitas digital langsung dari perangkat yang digunakan pengguna.

Bagikan artikel ini:
Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, dukung Kapsul Tekno agar kami dapat terus menghadirkan informasi teknologi yang relevan dan bermanfaat untuk pembaca. Klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *