TERBARU
Memuat berita terbaru...
Latte Art Maker, Game Simulasi Bikin Latte Art Bisa Dimainkan Gratis via Browser
Latte Art Maker merupakan game browser gratis yang mengajak pemain membuat latte art secara virtual.

Kapsultekno.com – Game Latte Art Maker menawarkan pengalaman sederhana bagi pemain yang ingin mencoba membuat seni latte art secara virtual. Permainan yang dapat diakses melalui browser ini dikembangkan oleh CAEN Games, studio game indie asal Tokyo, Jepang, yang berada di bawah perusahaan CAEN Inc.

Studio game ini tidak hanya menciptakan Latte Art Maker, tetapi juga mengembangkan berbagai permainan dengan mekanisme unik, mulai dari game browser gratis hingga game untuk PC melalui platform Steam.

CAEN Games merupakan studio pengembangan game independen yang mulai menjalankan bisnis game pada Februari 2026. Situs resmi CAEN Games mencantumkan Shogo Omori sebagai pendiri sekaligus direktur studio. Ia juga menjabat sebagai pendiri dan CEO CAEN Inc.

CAEN Inc. sendiri didirikan pada 4 November 2021 di Tokyo, Jepang. Sebelum membuka lini bisnis game, perusahaan ini telah mengembangkan sejumlah produk digital, termasuk aplikasi jam Daitai Clock dan layanan tes kepribadian CATS Diagnosis.

Latte Art Maker tercantum dalam katalog game CAEN Games, mengajak pengguna menuangkan susu ke dalam espresso untuk menghasilkan pola latte art.

Konsepnya mengangkat aktivitas yang identik dengan barista, yakni memadukan espresso dan susu untuk membentuk pola di permukaan kopi. Dalam permainan ini, aktivitas tersebut dikemas sebagai pengalaman digital yang bisa dicoba langsung melalui browser, baik perangkat mobile maupun PC desktop.

Pengguna bisa mengakses link ini untuk mulai bermain. Walaupun tampil dalam bahasa Jepang, permainan dirancang untuk dapat dipahami secara mudah bagi siapapun. Dua hal yang mesti diperhatikan, ketinggian milk jug dan navigasi titik jatuh susu yang bisa diatur secara bebas.

Permainan menawarkan mekanisme fisika yang persis seperti praktek latte art sungguhan, di mana pola putih akan muncul ketika susu dituang dekat dengan milk jug. Sebaliknya, ketika susu dituang dari milk jug yang posisinya lebih tinggi dari cup, maka pola putih tidak akan keluar.

Pengguna juga perlu waspada dari susu yang dituang terlalu banyak sehingga melewati bibir cup. Di ujung permainan, akan terlihat semacam penilaian atau skor yang bisa dilihat oleh pengguna.

Latte art sendiri merupakan seni membuat gambar atau pola menggunakan susu yang dituangkan ke dalam espresso. Pola yang umum dijumpai antara lain bentuk hati, tulip, dan rosetta. Dalam praktiknya, hasil akhir dipengaruhi oleh teknik menuang, tekstur susu, serta kualitas busa yang digunakan.

Latte Art Maker merupakan permainan digital, bukan aplikasi simulasi pelatihan barista profesional. Informasi pada katalog pengembang lebih menekankan mekanisme menuangkan susu untuk menggambar latte art.

Koleksi Game Sederhana dengan Mekanisme Unik

Latte Art Maker bukan satu-satunya permainan dengan konsep aktivitas sehari-hari yang dikembangkan CAEN Games. Katalog resminya juga menampilkan beberapa game browser dengan pendekatan serupa.

Di antaranya terdapat permainan mengoleskan mentega pada pancake, mengukir labu untuk membuat dekorasi Halloween, membungkus mumi dengan perban, serta membuat bordir pada kain. Setiap permainan menawarkan aktivitas sederhana yang dikemas menjadi mekanisme permainan tersendiri.

Pendekatan tersebut memperlihatkan fokus CAEN Games pada ide permainan yang mudah dipahami, tetapi memiliki interaksi khas. Alih-alih selalu mengandalkan dunia permainan yang luas atau sistem kompleks, sejumlah judulnya berangkat dari kegiatan sederhana yang diubah menjadi pengalaman interaktif.

Untuk mencoba game Latte Art Maker via browser, klik link ini.

Bagikan artikel ini:
Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, dukung Kapsul Tekno agar kami dapat terus menghadirkan informasi teknologi yang relevan dan bermanfaat untuk pembaca. Klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *