Kapsultekno.com- Maraknya kejahatan digital yang bisa menyasar siapa saja, termasuk pemilik rekening bank, membuat kita harus waspada terkait berbagai metode atau trik sang peretas atau hacker.
Para peretas atau aktor jahat yang berusaha mencuri data pribadi atau mengambilalih akun ini bisa jadi mengatur waktu serangan dan juga mencari titik lemah pengguna agar aksinya bisa berjalan lebih mulus.
Pakar keamanan siber, Alfons Tanujaya mengungkap kepada Kapsultekno.com terkait 7 langkah aman menggunakan internet banking.
1. Hati-Hati Transaksi Besar Saat Weekend
Kejahatan digital umumnya dilakukan saat weekend dan kantor bank tutup. Jadi kalau melakukan pembayaran usahakan hari kerja dan besoknya tidak libur atau hari besar.

2. Jangan Percaya dengan Hasil Google Search
Karena terbukti banyak hasil Google Search dan iklan Google yang mengarahkan ke situs phishing. "Pihak Google kelihatannya tidak terlalu peduli dengan hal itu yang penting mereka dapat uang dari iklan," kata Alfons.
Baca Juga: Ancaman Siber 2026: Skema AI, Deepfake hingga Gelombang Kejahatan Digital
3. Pakai Antivirus
Gunakan antivirus dan pastikan tidak ada malware yang bisa mengalihkan akses internet banking.
4. "Security is a Process"
"Kalau saya perhatikan VPNbca yang tadinya bisa berbagi koneksi antar akun sekarang diperketat dan setiap akun atau token memiliki koneksi VPN-nya tersendiri," ujar Alfons.
"Ini fenomena menarik dan menunjukkan kalau pameo security is a process itu benar. Perlindungan yang hari ini aman TIDAK MENJAMIN aman besok atau bulan depan, selalu waspada dan jangan pernah over confidence dengan security," terangnya.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Laptop Bisnis Terbaik dengan Teknologi AI di 2026
5. Cek Kebenaran Situs yang Sah
Jika ingin mengakses internet banking, pastikan situs yang Anda akses sesuai dengan alamat Internet banking yang resmi, dan bukan situs phishing.

6. Waspada Pihak yang Mengaku CS Bank
Jangan mudah percaya kalau Anda dihubungi oleh siapapun yang mengaku Customer Service (CS) bank atau kepala cabang bank sekalipun. "Apalagi minta OTP apply 1 atau apply. Jangankan kepala cabang, Donald Trump sekalipun yang minta JANGAN Anda berikan. Itu AI," jelas Alfons.
7. Alamat Internet Banking Harus Valid
"Simpan alamat internet banking di favorites dan pastikan tidak ada add-on yang tidak Anda kenal terinstal pada peramban yang Anda gunakan untuk internet banking," tutupnya.