Kapsultekno.com- Samsung Electronics dan SK Telecom resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mempercepat pengembangan teknologi jaringan 6G. Melalui kolaborasi strategis ini, kedua perusahaan berfokus pada pengembangan AI-RAN.
AI-RAN merupakan teknologi Radio Access Network yang mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam proses operasional jaringan. Kerja sama ini menandai langkah penting dalam mempersiapkan masa depan komunikasi super cepat dan cerdas.
Dikutip dari Samsung Newsroom, dalam kemitraan ini, Samsung dan SK Telecom akan mengembangkan tiga fitur utama AI-RAN, yakni estimasi saluran berbasis kecerdasan buatan, transmisi distributed MIMO dan AI scheduling.

Baca Juga: XL Home, Biznet hingga Indosat HiFi: Siapa Unggul dalam Broadband Indonesia 2025?
Estimasi saluran berbasis AI berfungsi memprediksi kondisi jaringan dan meningkatkan akurasi transmisi sinyal di lingkungan menantang, sementara distributed MIMO memungkinkan beberapa base station bekerja bersama sehingga menghasilkan koneksi yang lebih cepat dan stabil.
Selain itu, AI scheduling digunakan untuk mengalokasikan sumber daya jaringan secara efisien, terutama pada kondisi trafik tinggi. Samsung akan memimpin riset teknis melalui Samsung Research, sedangkan SK Telecom menyediakan data dan lingkungan pengujian berskala nasional.
Mempercepat Komersialisasi 6G Lewat Uji Coba Nyata
Samsung menegaskan bahwa kerja sama ini membuka peluang pengujian AI-RAN di jaringan operasional sejak dini sebagai langkah penting sebelum teknologi 6G diterapkan secara komersial.
“Melalui kolaborasi yang berfokus pada lapangan dengan SKT, kami akan dapat memverifikasi efektivitas teknologi nirkabel berbasis AI dalam pengaturan dunia nyata dan mengamankan teknologi AI-RAN utama sejak dini,” ujar JinGuk Jeong, Wakil Presiden Eksekutif dan Kepala Pusat Penelitian Komunikasi Lanjutan (ACRC), Samsung Research di Samsung Electronics.
“Kami berharap kolaborasi berkelanjutan antara perusahaan kami akan membantu membuka jalan bagi peluncuran 6G," tambahnya.
Baca Juga: Seminar Etika AI di Politeknik Tempo Bahas Fenomena AI Slop
Uji coba ini diharapkan mempercepat proses adopsi teknologi 6G, yang dirancang untuk menghadirkan komunikasi ultra-cepat, latensi sangat rendah, serta kemampuan penanganan perangkat yang sangat masif.
SK Telecom menilai bahwa integrasi AI ke dalam jaringan adalah fondasi untuk menjaga daya saing global di era 6G, sekaligus memicu lahirnya teknologi jaringan baru yang lebih adaptif dan efisien.
Komitmen Memimpin Ekosistem 6G Global
Pimpinan dari kedua perusahaan menyampaikan optimisme mereka terhadap dampak kolaborasi ini. Samsung menilai AI-RAN sebagai pilar utama untuk membangun teknologi jaringan generasi mendatang. SK Telecom menambahkan bahwa konvergensi antara AI dan teknologi nirkabel akan menjadi faktor krusial dalam menentukan kepemimpinan global di sektor telekomunikasi.
Melalui riset bersama dan demonstrasi nyata yang disiapkan, keduanya berharap dapat memimpin pengembangan ekosistem 6G secara global sekaligus memperkuat posisi Korea Selatan sebagai pionir teknologi jaringan masa depan.
5 thoughts on “Kolaborasi Samsung dan SK Telecom Integrasikan AI untuk Jaringan 6G”