Kapsultekno.com- Persaingan smartphone kelas menengah premium semakin ketat dengan hadirnya Infinix GT 50 Pro dan POCO X8 Pro. Keduanya menawarkan performa tinggi dengan harga kompetitif, namun membawa pendekatan berbeda.
Jika Infinix fokus ke pengalaman gaming, sementara POCO menitikberatkan pada performa dan keseimbangan penggunaan harian. Berikut ini perbandingan yang patut di-highlight dari dua smartphone terbaru yang menyasar kalangan gamer atau mereka yang mencari ponsel flagship killer.
Layar Infinix GT 50 Pro Lebih Halus, POCO X8 Pro Menang di Kualitas Visual
Baik Infinix GT 50 Pro dan Poco X8 Pro sama-sama mengusung layar AMOLED, tetapi ada sedikit perbedaan dari sisi ukuran layar, kemampuan refresh rate, kecerahan puncak hingga kualitas visual.
Buat yang lebih mengutamakan refresh rate layar yang sangat halus, Infinix GT 50 Pro sudah dibekali 144Hz dibanding Poco X8 Pro dengan 120Hz. Hanya saja, kualitas warna dan visual pada smartphone Poco tersebut dinilai lebih unggul berkat Dolby Vision dan HDR10+, yang tidak dimiliki pada GT 50 Pro.

Baca Juga: Sasar Generasi Muda, Samsung Tingkatkan Fitur AI pada Galaxy A57 5G dan A37 5G
Poco X8 Pro yang memiliki layar 6,59 inci atau sedikit lebih kecil dibandingkan Infinix GT 50 Pro (6,78 inci) juga punya kekuatan layar yang lebih prima berkat Mohs level 5 (tahan terhadap goresan) walaupun GT 50 Pro menutupi kekurangannya dengan kecerahan layar yang lebih unggul 4500 nits ketimbang pesaingnya (3500 nits).
Performa Poco X8 Pro Sedikit Terdepan Dibanding Infinix GT 50 Pro
Meskipun bukan dari keluarga chipset Qualcomm, Mediatek Dimensity 8500 Ultra (4 nm) pada Poco X8 Pro jelas memiliki keunggulan dibandingkan Infinix GT 50 Pro dengan prosesor Mediatek Dimensity 8400 Ultimate (4 nm).
Dengan demikian, bisa dipastikan performa gaming pada Poco X8 Pro di atas rivalnya untuk memainkan game berat seperti Genshin Impact dan Call of Duty: Warzone Mobile, serta kemampuan FPS yang lebih stabil dalam "melahap" game-game Android tersebut.

Meskipun demikian, GT 50 Pro punya value "real gaming" berkat fitur fitur trigger fisik dan fitur pendingin yang terlihat lebih agresif (liquid cooling). Selain itu, konfigurasi RAM 12GB memungkinkan GT 50 Pro menjalankan berbagai aplikasi atau tugas multitasking yang lebih baik ketimbang RAM 8GB pada Poco X8 Pro.
Baca Juga: Vivo V70 FE Jadi Smartphone Andalan Temani Liburan Weekend dengan Kamera 200MP
Kapasitas Baterai Serupa, Tapi Kecepatan Pengisian Berbeda
POCO X8 Pro tampil dengan baterai 6.500mAh, serupa dengan pesaingnya Infinix GT 50 Pro. Akan tetapi, Poco X8 Pro memiliki fitur pengisian daya lebih cepat, yakni 100W HyperCharge dan fitur reverse charging 27W, lebih unggul ketimbang lawannya dengan kemampuan charging kabel 45W dan reverse charging 10W.
Walaupun Poco X8 Pro lebih unggul dalam hal kemampuan fast charging, Infinix GT 50 Pro dipastikan memiliki Bypass Charging 2 yang memungkinkan performa game lebih stabil dan suhu perangkat lebih dingin.
Sekadar informasi, Bypass Charging memungkinkan daya dari charger langsung dipakai untuk menjalankan smartphone, bukan mengisi baterai. Fungsinya ialah agar mengurangi panas saat bermain game, menjaga performa tetap stabil dan bahkan memperpanjang umur baterai karena baterai tidak terus diisi saat dipakai.
Usung Kamera Utama 50MP dengan Bukaan Lensa Berbeda
Di atas kertas, baik POCO X8 Pro dan Infinix GT 50 Pro sama-sama mengusung dual kamera 50MP dan 8MP (bagian belakang). Hanya saja, aperture yang dibawa berbeda sehingga bukaan lensa f/1.5 pada POCO X8 Pro dianggap lebih unggul dalam kondisi minim cahaya karena bukaan lensa kamera yang lebih besar.
Sementara itu, Infinix GT 50 Pro dengan aperture f/1.8 dinilai punya konsistensi ketajaman gambar yang baik dengan fitur value tambahan pada hadirnya Dual-LED flash. Soal kemampuan video, POCO X8 Pro pun lebih unggul dengan kemampuan opsi rekam 30-960fps, gyro-EIS hingga HDR10+.

Baca Juga: POCO X8 Pro Series Meluncur di Indonesia, Intip Spesifikasi dan Harganya
Di sektor kamera depan, POCO X8 Pro juga lebih unggul dalam hal resolusi foto berkat modul 20 MP dan kemampuan merekam video 60fps pada resolusi Full HD (1080p). Sementara pesaingnya hanya mentok di 30fps untuk resolusi video yang sama. Meskipun demikian, pada bagian kamera selfie ini, ponsel Infinix punya fitur perekaman 4K di 30fps.
Perbedaan-Perbedaan Lain pada Kedua Smartphone, Bagaimana Harganya?
Perbedaan yang tampak secara kasatmata tentunya terletak pada bagian desain bodi perangkat. Infinix GT 50 Pro memiliki berat sedikit lebih ringan 198 gram dibanding kompetitornya (201,5 gram), tetapi mengusung material plastic frame dalam balutan corak desain khas smartphone gaming pada bagian punggung.
Sementara Poco X8 Pro lebih terlihat simpel dengan material aluminum frame serta dukungan sertifikasi IP68/IP69K, yang membuatnya anti debu dan air, bahkan dapat terendam hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit.

Ketahanan air dan debu juga dimiliki pada sang pemilik fitur customizable RGB LED di bagian belakang, namun masih IP64 yang hanya tahan terhadap cipratan air ringan.
Terkait harga, Infinix GT 50 Pro resmi meluncur di Indonesia (April 2026) dengan harga mulai Rp6.999.000 (12GB/256GB) dan Rp7.999.000 (12GB/512GB), namun terdapat harga first sale yang lebih terjangkau, yaitu Rp6.499.000 dan Rp7.499.000.
Sedangkan POCO X8 Pro dibanderol dengan harga mulai Rp4,9 jutaan (varian 8GB/256GB), Rp5,39 jutaan (8GB/512GB), hingga Rp5,79 jutaan (12GB/512GB).
Kedua smartphone datang dengan kemampuan terbaik di kelasnya, menawarkan spesifikasi dan fitur unggulan untuk para pengguna gadget di Tanah Air. Dengan melihat perbedaan dari kedua smartphone ini, termasuk membandingkan harganya, diharapkan pembaca dapat menentukan smartphone apa yang paling mencocoki kebutuhan sehari-hari.