Kapsultekno.com - ASUS memperkenalkan lini terbaru perangkat kreator ProArt dalam ajang yang digelar di Taipei, Taiwan. Seri terbaru ini mencakup ASUS ProArt P16, ProArt P14, serta ProArt Mini PC yang kini ditenagai platform NVIDIA RTX Spark.
Seperti diketahui, NVIDIA RTX Spark merupakan superchip baru yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman AI generatif dan personal AI agent langsung di perangkat (on-device).
Melalui kolaborasi bersama NVIDIA, ASUS menghadirkan perangkat kreator berbasis Windows yang diklaim mampu menjalankan workflow AI generasi baru dengan performa tinggi namun tetap efisien daya.
Teknologi RTX Spark menggabungkan berbagai teknologi NVIDIA seperti CUDA, RTX, DLSS, TensorRT, OptiX hingga G-SYNC untuk mendukung kebutuhan kreator konten, developer AI, hingga workflow profesional berbasis kecerdasan buatan.
ASUS menyebut RTX Spark mampu menghadirkan performa AI hingga 1 petaflop dengan dukungan unified memory hingga 128GB. Kemampuan tersebut memungkinkan perangkat menjalankan Large Language Model (LLM) hingga 120 miliar parameter dengan konteks mencapai 1 juta token secara lokal tanpa bergantung penuh pada cloud.
Selain itu, perangkat terbaru ProArt juga dirancang untuk menangani rendering scene 3D berukuran lebih dari 90GB, editing video 12K 4:2:2, hingga pembuatan video AI resolusi 4K. ASUS bahkan menyebut perangkat ini mampu menjalankan game AAA pada resolusi 1440p dengan frame rate di atas 100 fps.
“RTX Spark menggabungkan berbagai teknologi unggulan NVIDIA, termasuk CUDA, RTX, DLSS, FP4, TensorRT, OptiX, Reflex, dan G-SYNC, untuk menghadirkan laptop Windows berdesain tipis dengan daya tahan baterai sepanjang hari, sekaligus PC desktop berukuran ringkas yang sangat efisien dalam penggunaan daya,” tulis ASUS dalam keterangan resminya.
ASUS ProArt P16 dan P14 Kini Lebih Tipis dan Ringan
ASUS ProArt P16 dan ProArt P14 terbaru hadir dengan desain yang lebih ringkas dibanding generasi sebelumnya. ASUS mengklaim perangkat ini hadir hingga 13 persen lebih tipis dan 16 persen lebih ringan dibanding ProArt P16 generasi sebelumnya.

Kedua laptop tersebut menggunakan layar ASUS Lumina Pro OLED dengan tingkat akurasi warna Delta E < 1 untuk kebutuhan kreator profesional. ProArt P16 mendukung resolusi hingga 4K 120Hz VRR dengan NVIDIA G-SYNC, sedangkan ProArt P14 hadir dengan panel hingga resolusi 3K.
Layar tersebut juga mendukung tingkat kecerahan hingga 1.600 nits dan anti-reflection coating untuk mendukung proses editing, rendering, maupun workflow AI dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Di sisi desain, ASUS menghadirkan pilihan warna Nano Black dan Neo White dengan finishing premium anti-noda. Laptop ini juga dibekali baterai hingga 99,9 Wh, touchpad haptic, serta sistem pendingin ultra-tipis yang dirancang tetap optimal untuk workload berat.
ProArt Mini PC Fokus untuk AI Generatif
Selain laptop, ASUS turut memperkenalkan ProArt Mini PC terbaru dengan desain ultra-kompak berukuran 150 × 150 × 51 mm. Meski berukuran kecil, perangkat ini diklaim mampu menghadirkan performa AI hingga 1 petaflop untuk kebutuhan AI generatif dan Large Language Models (LLM).
Perangkat ini mendukung unified memory hingga 128GB dengan alokasi dinamis antara sistem dan grafis. ASUS juga menyematkan sistem pendingin dengan kapasitas hingga 140W agar performa tetap stabil saat menjalankan proses AI maupun rendering intensif.
Untuk konektivitas, ProArt Mini PC dilengkapi jaringan 10GbE, ekspansi M.2 PCIe Gen 5 x4, serta dukungan penyimpanan berkecepatan tinggi.
ASUS mengatakan seluruh perangkat ProArt terbaru tersebut akan mulai tersedia di sejumlah wilayah tertentu pada musim gugur 2026. Informasi terkait spesifikasi lengkap, konfigurasi, dan ketersediaan regional akan diumumkan lebih lanjut dalam waktu mendatang.