Kapsultekno.com - Produsen elektronik asal Korea Selatan, LG, akhirnya bergabung dengan mayoritas industri televisi yang menyadari bahwa konsumen tidak menginginkan TV 8K dalam jumlah besar.
Setelah bertahun-tahun mencoba memopulerkan resolusi ultra-tinggi ini, LG Display kini tidak lagi memproduksi panel 8K untuk LCD maupun OLED.
Langkah tersebut merupakan hasil dari evaluasi menyeluruh terhadap tren pasar dan ekosistem konten 8K yang masih sangat terbatas, menurut pernyataan dari perwakilan LG Display kepada media FlatpanelsHD, dikutip dari Ars Technica.
Produsen ini sejatinya merupakan pionir dalam TV 8K, termasuk menjual model OLED 8K pertama di dunia pada 2019, serta menurunkan harga beberapa model agar lebih terjangkau. Namun dengan penjualan yang stagnan dan tren pasar yang semakin kuat mengarah ke resolusi 4K, LG kini mempertimbangkan bahwa waktu untuk 8K belum tepat bagi mayoritas konsumen.
Tantangan Teknologi 8K dan Dampaknya
Salah satu alasan utama di balik keputusan LG adalah minimnya konten asli 8K yang tersedia untuk ditonton, sehingga banyak pembeli merasa fitur ini tidak memberikan keuntungan signifikan dibanding TV 4K biasa.
Sejak era awal TV 8K, konsumen kesulitan mendapatkan konten yang sesuai dengan kemampuan resolusi tersebut, baik di platform streaming maupun siaran tradisional.
Baca Juga: Sony Lepas 51% Saham BRAVIA, TCL Perkuat Dominasi Pasar TV Global
Selain itu, biaya produksi TV 8K yang tinggi dan harga jual yang jauh di atas TV resolusi lebih rendah membuat banyak konsumen enggan beralih. Penjualan global TV 8K tercatat sangat kecil bila dibandingkan dengan TV 4K yang telah mencapai hampir satu miliar unit terpasang di rumah-rumah konsumen.
Dengan mundurnya LG dari produksi panel 8K dan langkah serupa dari pabrikan lain seperti Sony dan TCL, pasar TV 8K kini semakin menyempit.
Baca Juga: Samsung Umumkan TV OLED dan Layar Jumbo Terbaru di CES 2026
Samsung masih memasarkan beberapa model 8K, namun fokus industri TV tampaknya lebih condong ke fitur lain seperti kualitas panel (OLED, HDR), Micro LED, dan teknologi visual yang lebih terasa manfaatnya bagi pengguna sehari-hari.
