Kapsultekno.com- Huawei telah memperkenalkan produk baru, sebuah boneka berbasis kecerdasan buatan (AI) pada 28 November 2025 di Shenzhen, China. Pengumuman tersebut menandai tren teknologi AI yang kini dipakai untuk menciptakan produk boneka pintar.
Setelah penjualan dibuka, boneka Clever Buddy itu langsung ludes dalam hitungan menit, bahkan meskipun toko resmi melakukan restock beberapa kali, dikutip dari Pandaily. Antusiasme tinggi penggemar boneka ini tampaknya membuat Huawei yakin akan masa depan Clever Buddy yang dibanderol dengan harga USD55 atau sekitar Rp900 ribuan.
Huawei Clever Buddy Jadi Teman Bicara, Bukan Mainan Biasa
Berbeda dengan mainan pintar biasa yang menonjolkan musik atau fungsi hiburan, Clever Buddy dirancang khusus untuk menjadi “teman bicara emosional”. Boneka ini memanfaatkan model bahasa besar milik Huawei, Xiaoyi, agar bisa melakukan percakapan suara secara alami.
Fitur interaktif seperti respons terhadap sentuhan dan getaran (misalnya saat dibelai atau diguncang) membuat pengalaman terasa lebih “hidup”. Selain itu, boneka ini memiliki sistem “diary memory” yang merekam interaksi harian dan “rahasia” pengguna, memungkinkan personalisasi dalam jangka panjang dan menjadikannya lebih dari sekadar gadget.
Clever Buddy membutuhkan perangkat dengan OS minimal HarmonyOS 5.0 dan terhubung melalui aplikasi khusus, sehingga bisa menyatu ke dalam ekosistem perangkat Huawei.
Huawei Memperluas Sayap ke “AI Lifestyle”
Keberhasilan peluncuran Clever Buddy menandai langkah strategis Huawei untuk memperluas jangkauan dari sekedar smartphone atau mobil, menuju produk dengan aspek emosional dan sosial. Permintaan yang kuat menunjukkan minat konsumen terhadap produk AI dengan fokus relasional yang semakin tumbuh.
Langkah ini juga mencerminkan pergeseran tren, di mana produk teknologi kini tidak hanya memenuhi kebutuhan fungsional atau produktivitas, tetapi juga kebutuhan emosional sebagai teman, penyemangat atau hiburan dalam keseharian.
Bagi Huawei, ini berarti diversifikasi portofolio. Jika terus dilanjutkan, strategi semacam ini bisa membuka jalur baru dalam industri, bukan sekadar gadget pintar, melainkan teman AI dalam kehidupan manusia.
Sekadar informasi, Huawei Clever Buddy dikembangkan bersama Luobo Intelligence dengan desain karakter oleh Fuzozo Studio, dan mengintegrasikan large language model Xiaoyi milik Huawei untuk memungkinkan percakapan suara yang natural.
Hingga saat ini, belum ada informasi publik yang mengonfirmasi adanya pengembangan lanjutan langsung dari Huawei Clever Buddy, seperti generasi kedua atau versi baru dari mainan AI companion tersebut.
Namun demikian, Huawei tampak terus memperluas portofolio produk bertenaga AI untuk segmen anak-anak dan keluarga melalui jalur yang berbeda. Pada Mei 2026, Huawei resmi memperkenalkan lini smartwatch terbaru khusus anak, Watch Kids X1 series, dalam acara peluncuran produk global di Bangkok, Thailand.
Produk ini hadir dalam dua varian, yakni model reguler dan Watch Kids X1 Pro, keduanya dibekali layar AMOLED 1,82 inci dan dukungan kartu SIM untuk konektivitas komunikasi mandiri. Meski bukan kelanjutan langsung dari Clever Buddy, arah pengembangan ini menunjukkan bahwa Huawei terus berinvestasi pada produk teknologi yang menyasar anak-anak dan ekosistem keluarga.
