Space Available (975x90)
Space Available (350x50)
Boneka AI Huawei Clever Buddy Ludes Terjual dalam Hitungan Menit, Ini Harganya
Huawei meluncurkan “Clever Buddy”, boneka AI emosional yang langsung ludes terjual dalam hitungan menit.

Kapsultekno.com- Huawei telah memperkenalkan produk baru, sebuah boneka berbasis kecerdasan buatan (AI) pada 28 November 2025 di Shenzhen, China. Pengumuman tersebut menandai tren teknologi AI yang kini dipakai untuk menciptakan produk boneka pintar.

Setelah penjualan dibuka, boneka Clever Buddy itu langsung ludes dalam hitungan menit, bahkan meskipun toko resmi melakukan restock beberapa kali, dikutip dari Pandaily. Antusiasme tinggi penggemar boneka ini tampaknya membuat Huawei yakin akan masa depan Clever Buddy yang dibanderol dengan harga USD55 atau sekitar Rp900 ribuan.

Teman Emosional, Bukan Mainan Biasa

Berbeda dengan mainan pintar biasa yang menonjolkan musik atau fungsi hiburan, Clever Buddy dirancang khusus untuk menjadi “teman bicara emosional”. Boneka ini memanfaatkan model bahasa besar milik Huawei, Xiaoyi, agar bisa melakukan percakapan suara secara alami.

Baca Juga: AI Slop Menyasar Balita, Tren Baru YouTuber Cari Cuan Instan

Fitur interaktif seperti respons terhadap sentuhan dan getaran (misalnya saat dibelai atau diguncang) membuat pengalaman terasa lebih “hidup”. Selain itu, boneka ini memiliki sistem “diary memory” yang merekam interaksi harian dan “rahasia” pengguna, memungkinkan personalisasi dalam jangka panjang dan menjadikannya lebih dari sekadar gadget.

Clever Buddy membutuhkan perangkat dengan OS minimal HarmonyOS 5.0 dan terhubung melalui aplikasi khusus, sehingga bisa menyatu ke dalam ekosistem perangkat Huawei.

Huawei Memperluas Sayap ke “AI Lifestyle”

Keberhasilan peluncuran Clever Buddy menandai langkah strategis Huawei untuk memperluas jangkauan dari sekedar smartphone atau mobil, menuju produk dengan aspek emosional dan sosial. Permintaan yang kuat menunjukkan minat konsumen terhadap produk AI dengan fokus relasional yang semakin tumbuh.

Baca Juga: Seminar Etika AI di Politeknik Tempo Bahas Fenomena AI Slop

Langkah ini juga mencerminkan pergeseran tren, di mana produk teknologi kini tidak hanya memenuhi kebutuhan fungsional atau produktivitas, tetapi juga kebutuhan emosional sebagai teman, penyemangat atau hiburan dalam keseharian.

Bagi Huawei, ini berarti diversifikasi portofolio. Jika terus dilanjutkan, strategi semacam ini bisa membuka jalur baru dalam industri, bukan sekadar gadget pintar, melainkan teman AI dalam kehidupan manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top