Kapsultekno.com - Canva resmi meluncurkan Canva Code 2.0 di Indonesia sebagai bagian dari Aplikasi Visual Canva (Canva Visual Suite). Fitur terbaru ini memungkinkan pengguna membuat berbagai pengalaman digital interaktif, mulai dari website, kuis, formulir, learning hub, halaman booking, hingga game edukasi hanya dengan memberikan instruksi menggunakan bahasa sehari-hari.
Canva mengatakan Canva Code 2.0 dirancang untuk memperluas akses masyarakat terhadap pembuatan aplikasi dan pengalaman digital yang sebelumnya identik dengan proses pengembangan perangkat lunak yang kompleks. Kini, pengguna cukup menjelaskan ide yang diinginkan, kemudian menyesuaikannya menggunakan berbagai alat desain Canva yang sudah familiar.
Fitur ini tersedia untuk seluruh pengguna Canva Gratis, Canva Business, Canva Enterprise, dan Canva for Education sebagai tipe desain baru di dalam Canva Visual Suite. Platform tersebut menggabungkan kemampuan AI untuk menghasilkan kode dengan editor desain drag-and-drop sehingga pengguna dapat membuat, mengedit, berkolaborasi, hingga mempublikasikan proyek dalam satu ekosistem.
Permudah Pembuatan Website dan Pengalaman Digital
Stefani Herlie, Country Manager Indonesia Canva, mengatakan Canva ingin menghadirkan kemudahan yang sama seperti saat membuat desain visual ke dalam proses pembuatan aplikasi dan website interaktif.

"Selama lebih dari satu dekade, Canva telah membantu membuat desain menjadi lebih mudah dan dapat diakses oleh semua orang. Melalui Canva Code 2.0, kami menghadirkan kemudahan yang sama dalam pembuatan kreasi interaktif," ujar Stefani Herlie.
Menurutnya, semakin banyak pendidik, pelaku usaha, kreator, hingga marketer di Indonesia yang ingin menghadirkan pengalaman digital yang lebih menarik, namun sering kali terkendala oleh kemampuan teknis. "Canva Code 2.0 membantu menghilangkan hambatan tersebut, sehingga siapa pun dapat membangun website, kuis, maupun pengalaman interaktif lainnya hanya dengan menuangkan ide mereka. Yang lebih penting, pengguna tetap memiliki kendali penuh untuk menciptakan pengalaman yang mencerminkan identitas brand, kreativitas, dan visi mereka," jelasnya.
Canva menjelaskan pengguna dapat memulai proyek dari prompt AI, template Canva maupun file HTML yang sudah dimiliki. Hasilnya bisa berupa landing page interaktif, website bisnis, formulir pendaftaran, alat rekomendasi produk, halaman reservasi, hingga permainan edukasi yang dapat langsung dipublikasikan.
Selain itu, Canva Code 2.0 mendukung pengeditan visual secara langsung. Pengguna dapat mengganti teks, mengubah gambar menggunakan pustaka Canva atau file sendiri, menerapkan Brand Kit, mengatur warna dan font, serta menyempurnakan elemen tertentu menggunakan fitur AI Canva.
Semua hasil yang dibuat juga otomatis responsif di desktop maupun perangkat seluler. Bahkan, proyek berbasis HTML dari platform lain dapat diimpor untuk diedit tanpa perlu membuat ulang dari awal.
Digunakan Pendidik hingga Pelaku UMKM
Canva menilai Canva Code 2.0 dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan, termasuk pendidik, kreator, pelaku usaha, hingga organisasi. Di sektor pendidikan, guru dapat membuat portal pembelajaran, website kelas, kuis, permainan edukasi, hingga halaman registrasi kegiatan sekolah yang terhubung dengan Canva Sheets.
Di Indonesia, ribuan guru telah memanfaatkan Canva Code melalui Hackathon Rumah Pendidikan 2025 yang diselenggarakan Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Salah satu pesertanya, Irwan Taufiqurrahman, S.Pd.Gr., guru SD Negeri 5 Cakranegara, Lombok, mengembangkan game pembelajaran adaptif yang menyesuaikan tingkat kesulitan soal dengan kemampuan setiap siswa sehingga proses belajar menjadi lebih personal dan inklusif.

Sementara bagi pelaku usaha, Canva Code dapat dimanfaatkan untuk membuat katalog produk interaktif, microsite promosi, landing page kampanye, formulir pelanggan, hingga website katalog properti tanpa harus menulis satu baris kode.
Canva juga menghadirkan kemampuan kolaborasi real-time di Canva Code 2.0. Tim dapat memberikan komentar, meninjau desain, melakukan revisi bersama, lalu mempublikasikan hasilnya melalui domain khusus maupun secara aman di lingkungan organisasi.
Seluruh proyek yang dibuat telah dioptimalkan untuk desktop dan perangkat mobile sehingga dapat langsung dibagikan kepada audiens.
AI Canva digunakan lebih dari 32 miliar kali
Canva mengungkapkan adopsi teknologi AI di platform-nya terus meningkat. Hingga saat ini, berbagai fitur AI Canva telah digunakan lebih dari 32 miliar kali, sementara lebih dari 500 juta desain telah dibuat menggunakan AI Canva.
Perusahaan juga menyebut pengguna telah membuat dan mempublikasikan lebih dari enam juta website menggunakan Canva Code. Dibandingkan saat pertama kali diperkenalkan, proses pembuatan kode kini 75 persen lebih cepat, sedangkan waktu dari pembuatan hingga website siap dipublikasikan berhasil dipangkas sekitar 30 persen.
Canva menegaskan Canva Code 2.0 kini telah tersedia secara luas bagi seluruh pengguna Canva Gratis, Business, Enterprise, dan Education di Indonesia. Dengan fitur tersebut, perusahaan berharap semakin banyak individu maupun organisasi dapat mengubah ide menjadi website dan pengalaman digital interaktif tanpa harus menguasai bahasa pemrograman.