Kapsultekno.com - Pengguna kini menemukan cara baru untuk menghilangkan fitur AI Overviews di Google Search hanya dengan menambahkan modifier “-ai” pada pencarian. Trik sederhana ini terungkap oleh laporan 9to5Google, yang menyebut hasil pencarian akan kembali menampilkan tautan web tradisional tanpa ringkasan AI di bagian atas.
AI Overviews sendiri merupakan fitur berbasis kecerdasan buatan yang menampilkan rangkuman jawaban langsung di halaman pencarian Google. Fitur ini menjadi bagian penting dari transformasi besar Google Search yang diperkenalkan dalam beberapa tahun terakhir melalui integrasi model Gemini dan AI Mode.
Google bahkan menyebut pembaruan ini sebagai perubahan terbesar Search dalam 25 tahun terakhir. Namun, tidak semua pengguna tampaknya menyukai pendekatan tersebut.

Baca Juga: Baru Bikin Akun Gmail Cuma Dapat Storage 5GB, Ini Penjelasan Google
Sebagian pengguna merasa AI Overviews membuat hasil pencarian menjadi kurang praktis, terutama untuk pencarian sederhana seperti definisi kata atau informasi singkat. Dalam beberapa kasus, AI Overviews juga dikritik karena menghasilkan jawaban yang tidak akurat atau “halusinasi” AI.
Menurut laporan 9to5Google, cukup menambahkan teks “-ai” di akhir kueri pencarian untuk meminimalkan atau menghilangkan AI Overviews dari hasil pencarian. Misalnya, pengguna dapat mengetik “smartphone terbaik 2026 -ai” agar Google lebih fokus menampilkan tautan situs web biasa dibanding rangkuman AI.
Meski demikian, metode tersebut belum tentu bekerja secara konsisten pada semua pencarian. Beberapa laporan pengguna menyebut efektivitasnya masih bergantung pada jenis kueri dan wilayah pengguna.
Baca Juga: Google Translate Bantu Pengguna Belajar Bahasa Asing dengan Fitur AI
Google sendiri hingga kini belum menyediakan tombol resmi untuk mematikan AI Overviews secara permanen. Hal itu juga dikonfirmasi dalam forum bantuan resmi Google Search Community.
Selain modifier “-ai”, pengguna juga mulai memakai sejumlah metode lain untuk menghindari AI Overviews, termasuk menggunakan tab “Web”, menambahkan parameter “&udm=14” pada URL pencarian, hingga memasang ekstensi browser khusus.
Cara-cara tersebut ramai dibahas komunitas internet sejak Google memperluas distribusi AI Overviews ke lebih banyak negara dan bahasa.
Baca Juga: Deretan Inovasi AI hingga Kacamata Pintar Diumumkan pada Event Google I/O 2026
Di sisi lain, Google terus mendorong adopsi teknologi AI di mesin pencarinya. CEO Google, Sundar Pichai, bahkan menyebut AI Mode sebagai “peningkatan terbesar Search” dan mengklaim fitur AI Overviews telah digunakan miliaran pengguna setiap bulan.