Kapsultekno.com - NVIDIA resmi memperkenalkan platform RTX Spark pada ajang Computex 2026 di Taiwan. Teknologi baru ini digadang-gadang menjadi fondasi generasi baru PC AI berbasis “agentic AI”, yakni sistem kecerdasan buatan yang mampu menjalankan tugas secara otomatis layaknya asisten digital personal.
Namun di balik kemampuan AI yang sangat tinggi tersebut, harga perangkat berbasis RTX Spark tampaknya akan menjadi tantangan besar bagi konsumen. Sejumlah analis dan media teknologi memperkirakan laptop maupun mini PC berbasis RTX Spark akan dijual mulai dari USD2.000 hingga USD4.000 atau sekitar Rp36 juta hingga Rp72 juta, dikutip dari PCWorld.
Sementara model laptop atau PC mini yang menggunakan teknologi RTX Spark N1 diprediksi dibanderol sekitar USD2.000 sampai dengan USD2.500, sedangkan varian flagship N1X dengan konfigurasi CPU 20-core berpotensi menyentuh kisaran USD2.900 atau sekitar Rp52 jutaan.
Harga dalam rupiah di atas jika asumsi kurs Rp18.000 per dolar AS. Perlu dicatat, kemungkinan besar harga laptop RTX Spark yang dirilis di Indonesia akan lebih mahal dibanding estimasi harga global karena adanya pajak impor, biaya distribusi hingga margin penjualan.
Platform RTX Spark sendiri menjadi langkah besar NVIDIA untuk masuk lebih dalam ke pasar PC konsumen, sekaligus menantang dominasi Intel, AMD, Apple Silicon dan Qualcomm Snapdragon X Elite di segmen AI PC premium.
Dirancang untuk Era “Agentic AI”
RTX Spark menggunakan kombinasi CPU Arm berbasis Grace hasil kolaborasi NVIDIA dan MediaTek, dipadukan GPU Blackwell RTX terbaru. Chip ini menghadirkan hingga 6.144 CUDA Core dan dukungan memori unified LPDDR5X hingga 128GB, menurut Tom's Hardware.

NVIDIA mengklaim platform ini mampu menghadirkan performa AI hingga 1 petaflop dalam perangkat laptop tipis maupun desktop mini. Teknologi tersebut dirancang untuk menjalankan AI generatif dan AI agent secara lokal tanpa harus bergantung penuh pada cloud.
CEO NVIDIA, Jensen Huang, bahkan menyebut RTX Spark sebagai awal perubahan besar dalam dunia komputasi personal. Dalam presentasinya di Computex 2026, Huang menggambarkan masa depan komputer yang dapat memahami perintah bahasa alami manusia dan bekerja secara mandiri seperti asisten AI di film fiksi ilmiah, seperti diberitakan The Verge.
Sejumlah Vendor Besar Sudah Siapkan Laptop RTX Spark
Sejumlah vendor besar dipastikan akan merilis perangkat berbasis RTX Spark mulai akhir 2026. Nama-nama seperti ASUS, Dell, HP, Lenovo, MSI hingga lini Microsoft Surface disebut telah menyiapkan laptop dan desktop AI generasi baru berbasis platform tersebut.

PCWorld melaporkan lebih dari 30 laptop dan 10 desktop RTX Spark sedang dipersiapkan oleh berbagai produsen. Sebagian besar perangkat ini menyasar kreator konten, pengembang AI, hingga profesional yang membutuhkan pemrosesan AI lokal dengan performa tinggi.
Beberapa perangkat bahkan disebut mampu menjalankan editing video 12K, generasi video AI, hingga AI assistant lokal tanpa membutuhkan koneksi internet.