Kapsultekno.com – Meta memperluas lini kacamata pintarnya melalui sejumlah produk baru yang diperkenalkan dalam ajang Meta Connect 2026. Perusahaan menghadirkan Ray-Ban Meta Audio, Ray-Ban Meta (Gen 3), serta berbagai model baru Meta Glasses.
Salah satu pembaruan terbesar adalah kehadiran Ray-Ban Meta (Gen 3) yang menjadi generasi terbaru kacamata AI Meta hasil kolaborasi dengan EssilorLuxottica. Produk ini membawa desain lebih ramping, baterai lebih panjang, serta tombol aksi yang dapat dikustomisasi untuk mengakses Meta AI dengan cepat.
Ray-Ban Meta (Gen 3) menawarkan hingga sembilan jam penggunaan dalam sekali pengisian daya, meningkat sekitar satu jam dibandingkan generasi sebelumnya.
Meta juga membekali perangkat ini dengan susunan enam mikrofon yang diklaim mampu mengurangi lebih dari 90 persen suara latar. Fitur tersebut dirancang agar percakapan melalui panggilan telepon maupun perintah suara tetap terdengar jelas di lingkungan yang ramai atau berangin.
Untuk fotografi dan video, kacamata ini menggunakan kamera 12 MP serta mampu merekam video hingga resolusi 3K Ultra HD. Fitur Dynamic Photos juga memungkinkan perangkat mengambil beberapa frame dan membantu memilih gambar terbaik.
Meta turut mempertahankan LED indikator yang memberi tanda kepada orang di sekitar ketika kamera digunakan untuk mengambil foto atau video.
Ray-Ban Meta Gen 3 tersedia dalam 27 kombinasi warna dan lensa melalui tiga desain, yakni Aviator, Wayfarer, dan Zena. Model Aviator juga mendapat edisi terbatas untuk memperingati 90 tahun Ray-Ban Aviator.
Ray-Ban Meta (Gen 3) dibanderol mulai US$449 atau sekitar Rp8 jutaan dan mulai tersedia pada 23 September 2026 di sejumlah pasar, termasuk Inggris, Prancis, Italia, Jerman, Spanyol, Irlandia, Swedia, Denmark, Norwegia, Finlandia, Austria, Belgia, Belanda, dan Swiss. Indonesia dijadwalkan mendapatkannya pada akhir 2026.
Ray-Ban Meta Audio Hadir Tanpa Kamera
Selain Gen 3, Meta memperkenalkan Ray-Ban Meta Audio, perangkat yang secara khusus mengutamakan audio dan AI tanpa kamera.
Kacamata ini memiliki bobot sekitar 43 gram dan menawarkan penggunaan hingga 12 jam dalam sekali pengisian. Casing pengisiannya memberikan tambahan waktu penggunaan hingga 48 jam.
Ray-Ban Meta Audio tersedia dalam dua gaya, yaitu Clubmaster dan Burbank, dengan total 23 kombinasi warna dan lensa. Perangkat tersebut dapat digunakan untuk mendengarkan musik dan podcast, melakukan panggilan telepon, serta berinteraksi dengan asisten AI secara hands-free.
Harga perangkat tersebut mulai dari US$349 dan pengiriman dijadwalkan dimulai pada 13 Oktober 2026.
Meta Bawa AI Muse ke Kacamata
Meta juga mengumumkan bahwa Muse, agen AI personal miliknya, akan hadir di AI glasses dalam beberapa bulan mendatang.
Dengan Muse, pengguna nantinya dapat berinteraksi dengan agen AI melalui suara tanpa harus mengambil smartphone. Meta mengatakan Muse juga dapat memahami objek yang sedang dilihat pengguna sehingga pertanyaan mengenai barang, informasi pada poster, atau daftar tertentu dapat dilakukan secara langsung.
Ekspansi tersebut menjadi bagian dari strategi Meta untuk menjadikan kacamata sebagai perangkat AI yang dapat digunakan sepanjang hari. Meta menargetkan lebih dari 100 pilihan AI glasses dari lini Ray-Ban, Oakley, dan Meta Glasses hingga akhir 2026.
Untuk pasar Indonesia, Meta menyebut Ray-Ban Meta, Oakley Meta, dan Ray-Ban Meta Optics akan tersedia di Indonesia pada akhir 2026, meski tanggal peluncuran dan harga lokal belum diumumkan dalam pengumuman tersebut.
