TERBARU
Memuat berita terbaru...
Meta Tindak Tegas Pengguna Ray-Ban yang Nakal Usai Ramai Julukan “Kacamata Mesum”
Meta memperketat moderasi Instagram dan menindak penyalahgunaan Ray-Ban Meta setelah viral julukan "kacamata mesum" yang memicu kekhawatiran privasi.

Kapsultekno.com – Meta mulai mengambil tindakan terhadap penyalahgunaan kacamata pintar Ray-BanMeta setelah perangkat tersebut ramai dikritik karena digunakan untuk merekam orang lain secara diam-diam tanpa persetujuan. Instagram kini menghapus konten yang dinilai mengandung pelecehan dan menindak akun yang memanfaatkan perangkat tersebut untuk membuat video "prank" maupun konten pendekatan terhadap perempuan di ruang publik.

Langkah ini muncul setelah berbagai laporan mengungkap meningkatnya penggunaan Ray-Ban Meta oleh sejumlah kreator konten dan "pickup artist" untuk merekam interaksi dengan perempuan secara tersembunyi, kemudian mengunggahnya ke media sosial. Banyak korban tidak menyadari bahwa mereka sedang direkam, sehingga memicu kekhawatiran serius mengenai privasi dan persetujuan (consent).

Laporan Fortune menyebut praktik tersebut membuat Ray-Ban Meta dijuluki sebagai "pervert glasses" atau "kacamata mesum" oleh sebagian pengguna internet. Julukan itu muncul karena perangkat ini dinilai mempermudah perekaman video secara hands-free tanpa menarik perhatian orang di sekitar.

Instagram Perketat Moderasi Konten Instagram

Sebagai respons atas kontroversi tersebut, Instagram memperketat kebijakan moderasi terhadap video yang direkam menggunakan Ray-Ban Meta apabila kontennya berisi pelecehan, eksploitasi, atau perekaman tanpa persetujuan. Perusahaan juga dikabarkan telah menghapus sejumlah akun yang berulang kali mengunggah video semacam itu. 

Kebijakan baru ini menjadi bagian dari upaya Meta menekan penyalahgunaan perangkat wearable AI yang semakin populer.

Selain moderasi konten, Meta juga meluncurkan pembaruan perangkat lunak yang membuat kamera Ray-Ban Meta otomatis berhenti berfungsi apabila pengguna mencoba menonaktifkan atau memodifikasi lampu LED indikator perekaman. 

Fitur tersebut dirancang agar orang di sekitar mengetahui ketika kamera sedang merekam.

Kekhawatiran Privasi Semakin Besar

Ray-Ban Meta merupakan hasil kolaborasi Meta dan EssilorLuxottica yang pertama kali diperkenalkan pada 2023. Perangkat ini dilengkapi kamera 12 MP, mikrofon, speaker open-ear, serta integrasi Meta AI untuk berbagai fungsi berbasis kecerdasan buatan.

Meski menawarkan kemudahan mengambil foto, video, siaran langsung, hingga bantuan AI secara hands-free, desainnya yang sangat menyerupai kacamata biasa memunculkan kekhawatiran bahwa orang lain sulit mengetahui apakah mereka sedang direkam.

Sejumlah pakar privasi menilai masalah utama bukan hanya kemampuan merekam video, melainkan kemudahan melakukan perekaman secara diam-diam di ruang publik. Hal ini berpotensi membuka peluang pelecehan, penguntitan (stalking), hingga penyebaran identitas pribadi tanpa izin.

Kontroversi ini juga memicu protes dari kelompok aktivis di sejumlah negara yang menilai perangkat tersebut dapat memperluas praktik pengawasan (surveillance) terhadap masyarakat. Bahkan, muncul kampanye publik yang mengkritik Meta karena dinilai belum mampu memberikan perlindungan privasi yang memadai bagi orang-orang yang terekam tanpa persetujuan.

Di sisi lain, Meta menegaskan bahwa Ray-Ban Meta tetap memiliki manfaat untuk komunikasi hands-free, dokumentasi aktivitas, serta membantu sebagian pengguna melalui fitur berbasis AI. Namun, perusahaan kini menghadapi tantangan besar untuk menjaga keseimbangan antara inovasi teknologi dan perlindungan privasi publik.

Kontroversi penyalahgunaan Ray-Ban Meta juga menjadi sorotan di Indonesia. Belakangan, seorang kreator konten menuai kritik setelah diduga merekam interaksinya dengan seorang usher di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 menggunakan kacamata pintar tanpa sepengetahuan orang yang direkam.

Korban kemudian menyatakan tidak pernah memberikan persetujuan agar percakapan tersebut direkam maupun diunggah ke media sosial.

Bagikan artikel ini:
Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, dukung Kapsul Tekno agar kami dapat terus menghadirkan informasi teknologi yang relevan dan bermanfaat untuk pembaca. Klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *