TERBARU
Memuat berita terbaru...
Garmin Ungkap Aktivitas Bersepeda di Garmin Connect Indonesia Naik 51%
Aktivitas bersepeda di Garmin Connect Indonesia naik 51%. Garmin menyiapkan Edge 1060 dan Tacx Nēra untuk pesepeda.

Kapsultekno.com - Aktivitas bersepeda yang tercatat melalui Garmin Connect di Indonesia meningkat 51% sepanjang Januari hingga September 2026. Data ini menunjukkan tren olahraga bersepeda yang semakin meningkat dari waktu ke waktu.

Berdasarkan data Garmin Indonesia yang dirilis pada 22 Oktober 2026, terdapat 899.224 aktivitas bersepeda yang tercatat di Garmin Connect selama sembilan bulan pertama tahun ini (Januari–September 2026). Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama pada 2025, ketika tercatat 595.609 aktivitas.

Pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan aktivitas bersepeda yang direkam oleh pengguna perangkat Garmin di Indonesia. Perlu diketahui, data tersebut secara khusus menggambarkan aktivitas dalam ekosistem Garmin Connect, bukan keseluruhan jumlah pesepeda yang ada di Indonesia.

Rian Krisna, Marketing Communications Manager Garmin Indonesia, mengatakan perusahaan terus mengembangkan teknologi untuk membantu pesepeda menghadapi berbagai tantangan saat berlatih maupun berkendara.

“Lonjakan 51% yang terekam di ekosistem kami tahun ini mengalami pergeseran dari sekadar tren musiman masa pandemi menjadi bagian dari gaya hidup modern, mobilitas harian, dan kegiatan komunitas. Namun, kami menyadari bahwa pesepeda lokal menghadapi tantangan unik, mulai dari fluktuasi cuaca ekstrem hingga kondisi polusi perkotaan," kata Rian Krisna melalui keterangan resminya.

Kenaikan tren aktivitas bersepeda ini, lanjut Rian, mendorong Garmin untuk terus berinovasi merancang ekosistem yang adaptif. Perusahaan pun memperkenalkan beberapa perangkat terbaru mulai dari Tacx Nēra hingga Edge Explore 3 dan 3 Plus.

"Mulai dari kepraktisan virtual training lewat Tacx Nēra yang baru saja kami umumkan secara global, hingga dukungan navigasi cerdas dan daya tahan luar biasa pada pembaruan lini seri flagship Edge 1060. Kami ingin memastikan setiap putaran pedal pesepeda, baik di jalan raya maupun di dalam ruangan, selalu terdukung dengan teknologi terbaik,” terangnya.

Sekadar informasi, Garmin Connect adalah platform dan aplikasi kebugaran dari Garmin yang menyinkronkan data dari perangkat Garmin, seperti jam tangan pintar, pelacak kebugaran, dan komputer sepeda, ke ponsel atau web.

Di Indonesia, aplikasinya tersedia gratis di Android dan iOS, dan antarmukanya mendukung bahasa Indonesia. Pengguna bisa melihat riwayat aktivitas seperti lari, bersepeda, renang, dan berjalan, lengkap dengan rute GPS, kecepatan, detak jantung, serta kalori.

Selain itu ada data kesehatan harian seperti kualitas tidur, tingkat stres, Body Battery, dan saturasi oksigen darah (pada perangkat yang mendukung).

Selain pelacakan, Garmin Connect punya fitur sosial dan pelatihan. Pengguna dapat mengikuti tantangan, bergabung dalam grup, membandingkan capaian dengan teman, dan memakai rencana latihan atau saran olahraga untuk persiapan lomba lari atau gowes.

Platform ini juga bisa terhubung dengan aplikasi pihak ketiga seperti Strava. Hal itu berguna bagi komunitas lari dan sepeda di Indonesia, yang aktif membagikan hasil aktivitas.

Garmin Connect sendiri gratis, tetapi perangkat Garmin dijual lewat distributor dan toko resmi. Untuk informasi terbaru soal fitur atau layanan lokal, cek situs resmi Garmin Indonesia.

Bagikan artikel ini:
Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, dukung Kapsul Tekno agar kami dapat terus menghadirkan informasi teknologi yang relevan dan bermanfaat untuk pembaca. Klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *