Advertise here · www.kapsultekno.com
Advertise here · www.kapsultekno.com
Qualcomm Perkenalkan Chip Snapdragon AR1+ Gen 1 dan Framework Baru untuk Kacamata AI
Qualcomm memperkenalkan Snapdragon AR1+ Gen 1 untuk menghadirkan kacamata AI yang lebih pintar.

Kapsultekno.com - Qualcomm memperkuat posisinya di pasar perangkat extended reality (XR) dan kacamata pintar dengan memperkenalkan platform Snapdragon AR1+ Gen 1 serta framework baru untuk pengembangan kacamata berbasis kecerdasan buatan (AI).

Pengumuman ini menandai langkah besar Qualcomm dalam mendorong hadirnya generasi baru AI glasses yang lebih ringan, hemat daya, dan mampu menjalankan model AI langsung di perangkat tanpa bergantung pada smartphone atau layanan cloud.

Platform Snapdragon AR1+ Gen 1 hadir sebagai penerus Snapdragon AR1 Gen 1 yang saat ini digunakan pada sejumlah kacamata pintar populer. Qualcomm mengklaim chip terbaru ini memiliki ukuran paket hingga 26 persen lebih kecil dibanding generasi sebelumnya, sehingga memungkinkan produsen menghadirkan desain kacamata yang lebih tipis dan nyaman digunakan sepanjang hari.

Selain itu, peningkatan efisiensi daya juga diklaim mampu memperpanjang masa pakai baterai perangkat.

Salah satu fitur utama Snapdragon AR1+ Gen 1 adalah kemampuan menjalankan Small Language Model (SLM) secara langsung di dalam kacamata. Dengan dukungan NPU Qualcomm Hexagon generasi terbaru, pengguna dapat mengakses asisten AI, menerjemahkan percakapan secara real-time, hingga menjalankan berbagai fungsi AI tanpa harus terhubung ke internet atau smartphone.

blank

Qualcomm bahkan mendemonstrasikan kacamata prototipe yang menjalankan model AI berbasis Llama sepenuhnya secara lokal di perangkat.

Selain kemampuan AI, Snapdragon AR1+ Gen 1 juga membawa peningkatan pada sektor kamera. Platform ini mendukung dual ISP yang memungkinkan pengambilan foto hingga 12 MP dan perekaman video 6 MP dengan kualitas gambar yang lebih baik, termasuk peningkatan performa pada kondisi minim cahaya dan fitur stabilisasi gambar.

Qualcomm juga menyematkan dukungan hingga delapan mikrofon untuk menghadirkan pengalaman audio yang lebih jernih saat melakukan panggilan suara maupun merekam konten.

Qualcomm turut memperkenalkan framework baru yang dirancang untuk memudahkan pengembang menghadirkan pengalaman AI yang lebih cerdas pada kacamata pintar.

Framework tersebut memungkinkan integrasi berbagai model AI dan agen digital yang dapat berjalan secara efisien pada perangkat wearable. Langkah ini sejalan dengan visi Qualcomm yang melihat kacamata AI sebagai evolusi berikutnya dari perangkat komputasi personal.

Peluncuran platform baru ini juga terjadi di tengah meningkatnya persaingan pasar smart glasses. Sejumlah perusahaan teknologi besar seperti Meta, Google, Snap, dan Samsung tengah mengembangkan perangkat berbasis AI dan XR mereka masing-masing.

Qualcomm sendiri telah menjalin kerja sama dengan Snap untuk menghadirkan kacamata AR konsumen yang dijadwalkan meluncur pada 2026, sementara proyek Android XR yang didukung Google juga diperkirakan akan memanfaatkan teknologi Snapdragon pada perangkat generasi berikutnya.

Analis industri menilai kemampuan menjalankan AI secara lokal menjadi salah satu faktor penting yang dapat mempercepat adopsi kacamata pintar. Selain meningkatkan privasi pengguna, pemrosesan AI di perangkat juga mampu mengurangi latensi dan ketergantungan terhadap koneksi internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top