Space Available (975x90)
Space Available (350x50)
Posko Psikososial Komdigi Hadirkan Ruang Aman bagi Anak Korban Banjir Sumatra
Komdigi membuka posko psikososial di Sumatra untuk mendukung pemulihan anak terdampak banjir melalui aktivitas bermain, belajar, dan pendampingan harian.

Kapsultekno.com -Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) membuka Posko Dukungan Psikososial untuk membantu anak-anak yang terdampak banjir di Sumatra. Posko ini disiapkan sebagai ruang aman bagi anak untuk bermain, belajar, dan memulihkan kondisi psikologis selama masa pemulihan bencana.

Posko pertama berlokasi di Masjid Alhafiz, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Ruang ini difungsikan sebagai tempat berkegiatan bagi anak-anak yang rumahnya masih terdampak banjir.

Anak-anak dapat beristirahat, bermain, berinteraksi dengan teman-temannya, hingga mengikuti aktivitas pendampingan yang dilakukan setiap hari.

blank

Baca Juga: Satelit Internet SATRIA-1 Pulihkan Komunikasi di Wilayah Bencana Sumatra

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid yang meninjau posko tersebut menegaskan bahwa pemulihan psikologis anak adalah bagian penting dalam penanganan bencana.

"Posko ini memang fokusnya kepada anak-anak. Karena nanti setelah banjirnya Insya Allah reda tapi anak-anak belum bisa beraktivitas di rumah masing-masing, mereka boleh bermain di sini," jelasnya di Posko Komdigi Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumatra Utara, Senin (1/12/2025), dikutip dari website resmi Komdigi.

Rangkaian Aktivitas untuk Pulihkan Kondisi Psikologis

Meutya menjelaskan bahwa posko ini menyediakan berbagai kegiatan yang dirancang khusus untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak yang mengalami trauma akibat banjir.

"Jadi setiap hari nanti ada kegiatan, mulai dari menggambar, permainan, hingga menonton video edukasi bersama-sama. Mudah-mudahan ini bisa meredakan trauma, meskipun pasti kesulitannya luar biasa, tapi ini bisa sedikit membantu, khususnya bagi anak-anak kita," ujarnya.

Baca Juga: Menkomdigi: Sinyal di Area Bencana Sumatra Pulih 90 Persen

Selain aktivitas harian, pendampingan dilakukan agar anak-anak tetap merasa aman, terhibur, dan tidak kehilangan ruang untuk berekspresi selama proses pemulihan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top