Kapsultekno.com – Samsung Galaxy Z Fold 8 justru mencatat peningkatan penjualan setelah Apple resmi meluncurkan smartphone layar lipat pertamanya, iPhone Duo. Alih-alih tertekan oleh kehadiran pesaing baru, penjualan ponsel lipat Samsung tersebut dilaporkan meningkat sekitar 20 persen di Korea Selatan.
Mengutip laporan The Korea Herald yang diberitakan 9to5Google pada 3 November 2026, penjualan Galaxy Z Fold 8 mengalami kenaikan sekitar 20 persen selama periode 23 hingga 29 Oktober 2026 dibandingkan pekan sebelumnya.
Periode tersebut bertepatan dengan peluncuran perdana iPhone Duo pada 23 Oktober 2026. Meski demikian, laporan tersebut tidak mengungkapkan jumlah unit Galaxy Z Fold 8 yang berhasil terjual selama periode tersebut.
Peningkatan ini menunjukkan bahwa kehadiran Apple di pasar smartphone lipat tidak serta-merta mengurangi minat konsumen terhadap perangkat Samsung. Bahkan, persaingan kedua perusahaan justru berpotensi meningkatkan perhatian konsumen terhadap kategori ponsel layar lipat.
Kontroversi Layar iPhone Duo Ikut Untungkan Samsung
Salah satu faktor yang diduga ikut memengaruhi peningkatan penjualan Galaxy Z Fold 8 adalah kontroversi kualitas layar iPhone Duo yang dikenal dengan sebutan Crackgate.

Sejumlah pengguna iPhone Duo dilaporkan mengalami kerusakan pada layar bagian dalam setelah menggunakan perangkat tersebut. Beberapa foto dan video yang beredar di internet memperlihatkan layar yang mengalami keretakan, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai kualitas produksi smartphone lipat pertama Apple.
Kondisi tersebut berpotensi membuat sebagian calon pembeli mempertimbangkan kembali keputusan mereka sebelum membeli iPhone Duo. Galaxy Z Fold 8 pun menjadi salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan, terutama bagi konsumen yang mengutamakan pengalaman menggunakan smartphone lipat.
Meskipun demikian, belum ada bukti yang memastikan bahwa kontroversi layar iPhone Duo secara langsung menyebabkan kenaikan penjualan perangkat Samsung di Korea Selatan.
Selain persoalan kualitas layar, faktor harga juga berpotensi memengaruhi keputusan konsumen. Galaxy Z Fold 8 menawarkan persaingan harga yang lebih menarik di Korea Selatan dibandingkan iPhone Duo.
Samsung Unggulkan Teknologi Engsel dan Fitur AI
Mengutip laporan Yonhap News Agency pada 3 November 2026, sumber dari industri telekomunikasi Korea Selatan menilai peningkatan penjualan Galaxy Z Fold 8 berkaitan dengan kepercayaan konsumen terhadap teknologi engsel Samsung, daya tahan perangkat, serta pengalaman penggunaan fitur kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Samsung sendiri telah memiliki pengalaman panjang dalam mengembangkan smartphone layar lipat. Pengalaman tersebut menjadi salah satu keunggulan perusahaan ketika harus bersaing dengan Apple yang baru memasuki kategori perangkat ini.

Galaxy Z Fold 8 juga sebelumnya mencatatkan pencapaian positif sejak pertama kali diperkenalkan. Seri Galaxy Z8 berhasil membukukan 1,44 juta unit pemesanan awal selama periode pre-order di Korea Selatan pada Juli 2026. Angka tersebut menjadi rekor baru untuk pemesanan awal smartphone Samsung di negara asalnya.
Peningkatan penjualan Galaxy Z Fold 8 memperlihatkan bahwa persaingan smartphone lipat semakin menarik setelah Apple memasuki pasar tersebut. Di satu sisi, Apple membawa ekosistem dan basis pengguna iPhone yang kuat.
Sementara itu, Samsung memiliki pengalaman lebih panjang dalam mengembangkan perangkat dengan layar fleksibel, termasuk teknologi engsel dan optimalisasi perangkat lunak.