Kapsultekno.com – iPhone Duo, smartphone layar lipat pertama Apple kembali menjadi sorotan setelah sejumlah pengguna melaporkan masalah baru pada kualitas fisik perangkat tersebut. Kali ini, masalah yang muncul berkaitan dengan celah pada bagian rangka dan engsel yang diduga menandakan ketidaksempurnaan proses perakitan.
Kondisi tersebut membuat sebagian calon pembeli mulai mempertimbangkan untuk membatalkan pesanan atau pre-order iPhone Duo. Kekhawatiran ini muncul setelah sebelumnya perangkat tersebut juga menghadapi laporan kerusakan layar bagian dalam yang dikenal dengan sebutan Crackgate.
Berdasarkan laporan PhoneArena yang diterbitkan pada 31 Oktober 2026, masalah terbaru pada iPhone Duo mulai ramai dibicarakan pengguna di media sosial dan forum Reddit. Sejumlah pemilik perangkat menemukan celah pada bagian sisi bodi hingga area engsel yang seharusnya terpasang dengan rapat.
Muncul Masalah Gapgate pada iPhone Duo
Masalah terbaru ini mulai mendapat julukan Gapgate. Istilah tersebut merujuk pada kondisi ketika terdapat celah yang tidak semestinya pada rangka iPhone Duo.

Dalam beberapa foto yang beredar di Reddit, terlihat sejumlah unit memiliki jarak atau celah pada bagian samping bodi. Bahkan, pada kasus tertentu, celah tersebut cukup besar hingga memperlihatkan komponen bagian dalam perangkat.
Kondisi ini tentu menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas perakitan smartphone lipat tersebut. Pasalnya, celah pada rangka berpotensi memengaruhi perlindungan perangkat terhadap debu dan air.
iPhone Duo sendiri diklaim memiliki sertifikasi IP68. Artinya, perangkat dirancang memiliki perlindungan terhadap debu dan mampu bertahan dalam kondisi perendaman air sesuai batas pengujian yang ditentukan.
Namun, apabila terdapat celah akibat perakitan yang tidak sempurna, perlindungan tersebut dikhawatirkan tidak bekerja sebagaimana mestinya. Selain itu, terdapat laporan mengenai celah pada bagian tulang punggung atau spine perangkat. Bagian tersebut dinilai berpotensi menjadi jalur masuk debu, pasir, dan kotoran ke dalam bodi smartphone.
PhoneArena juga menyoroti bahwa sejumlah produsen smartphone lipat, termasuk Samsung, menggunakan komponen perlindungan tambahan pada area tertentu di sekitar engsel untuk mengurangi risiko masuknya partikel asing.
Sebelumnya, iPhone Duo Hadapi Masalah Crackgate
Sebelum muncul Gapgate, iPhone Duo sudah lebih dahulu menghadapi persoalan yang dikenal sebagai Crackgate. Masalah tersebut berkaitan dengan laporan kerusakan layar bagian dalam, khususnya di sekitar lipatan atau engsel perangkat.
Sejumlah pengguna membagikan foto layar yang mengalami retakan maupun garis kerusakan di area tengah. Bahkan, laporan kerusakan juga muncul tidak lama setelah perangkat digunakan.

Pada 26 Oktober 2026, Apple melalui pernyataan resminya mengakui adanya masalah pada layar bagian dalam sejumlah kecil unit iPhone Duo. "Kami mengetahui adanya masalah yang memengaruhi layar bagian dalam pada sejumlah kecil unit iPhone Duo," kata Apple.
Perusahaan juga meminta pengguna yang mengalami masalah layar untuk menghubungi AppleCare agar mendapatkan penggantian perangkat. Informasi ini disampaikan Apple kepada Reuters.
Sementara itu, perusahaan perbaikan perangkat elektronik iFixit melakukan analisis menggunakan rekaman pembongkaran perangkat, paten, dan pemindaian CT untuk mempelajari mekanisme engsel iPhone Duo.
Hasil simulasi mereka menunjukkan adanya potensi titik tekanan di sekitar kabel layar dan batang penyangga bagian tengah. Namun, Apple belum mengonfirmasi apakah komponen tersebut menjadi penyebab kerusakan.
Calon Pembeli Pertimbangkan Pembatalan Pre-Order
Munculnya dua persoalan tersebut membuat kepercayaan sebagian calon pembeli terhadap iPhone Duo mulai terganggu.

PhoneArena melaporkan bahwa beberapa pengguna sebelumnya sudah membatalkan pesanan setelah munculnya Crackgate. Kini, laporan Gapgate membuat pengguna lainnya mempertimbangkan langkah serupa.
Harga perangkat yang mencapai sekitar 2.000 dolar AS juga menjadi salah satu pertimbangan. Dengan harga tersebut, konsumen tentu mengharapkan kualitas konstruksi dan ketahanan perangkat yang sebanding.
Di sisi lain, keterbatasan stok membuat keputusan membatalkan pesanan menjadi tidak mudah. Pasalnya, jadwal pengiriman iPhone Duo sempat mundur hingga Januari 2027 akibat tingginya permintaan dan terbatasnya persediaan. Hingga saat ini, Apple belum memberikan penjelasan resmi mengenai laporan celah pada rangka dan engsel iPhone Duo.
iPhone Duo resmi dijual di Indonesia dengan harga mulai dari Rp45,6 jutaan untuk varian kapasitas 256 GB, sedangkan untuk kapasitas yang lebih besar dibanderol seharga Rp51.999.000 (512 GB), Rp61.999.000 (1 TB) dan Rp75.999.000 untuk varian tertinggi 2 TB.
Perangkat tersebut hadir dalam pilihan warna Star White dan Night Sky. Ponsel pintar ini sudah bisa dipesan secara langsung maupun daring melalui jaringan distributor resmi seperti iBox dan Hello Store.