Support Us
Advertise here · www.kapsultekno.com
IFA Berlin 2026, Debut Xiaomi hingga AMD Dorong Era Personal AI
IFA Berlin 2026 menampilkan persaingan Samsung dan Xiaomi serta perkembangan Personal AI, robotika, dan perangkat pintar.

Kapsultekno.com - IFA Berlin 2026 resmi dibuka di Messe Berlin, Jerman, pada 4 September 2026. Pameran teknologi konsumen yang berlangsung hingga 8 September ini menarik lebih dari 1.900 peserta dari 49 negara di 27 hall Messe Berlin.

Pameran teknologi tahunan yang telah digelar ke-102 kali ini diestimasi mendatangkan 200 ribu lebih pengunjung, yang menyaksikan langsung inovasi terbaru dari perusahaan teknologi global terkait AI dan robotika.

Menariknya, Samsung untuk pertama kalinya dalam 35 tahun tidak menempati area utama pameran. Xiaomi kemudian menempati Hall 6.2, area yang sebelumnya menjadi salah satu lokasi penting bagi Samsung.

Tema kecerdasan buatan atau AI menjadi salah satu benang merah utama tahun ini. Teknologi tersebut tidak lagi ditampilkan hanya sebagai fitur pada laptop atau smartphone, tetapi mulai diterapkan pada rumah pintar, robot, perangkat wearable, hingga sistem komputasi yang mampu menjalankan model AI secara lokal.

Samsung Connect Berlangsung 2-6 September 2026

Perubahan terbesar pada IFA 2026 datang dari Samsung. Setelah menjadi salah satu merek utama di Messe Berlin selama 35 tahun, perusahaan Korea Selatan tersebut memilih menggelar pamerannya sendiri di Humboldt Carré, sekitar 8 kilometer dari lokasi utama IFA.

Acara bertajuk Samsung Connect yang berlangsung 2–6 September ini masih berkaitan dengan rangkaian acara IFA Berlin 2026. Event tersebut dirancang sebagai ruang khusus untuk memperkenalkan teknologi Samsung kepada media, influencer, mitra, dan pengunjung. Samsung tetap memiliki kehadiran di Messe Berlin sebagai sponsor utama IFA Creator Hub.

Samsung membawa sejumlah produk dan teknologi baru melalui lokasi tersebut, termasuk monitor gaming Odyssey G6 dengan refresh rate hingga 1.100Hz, perangkat Galaxy, Galaxy Book6, serta sejumlah perangkat rumah tangga berbasis AI.

Perusahaan juga memperkenalkan mesin cuci baru dengan desain flat dan teknologi AI. Salah satu model Bespoke AI Washer diklaim mampu mengenali lebih dari 3.000 jenis produk untuk membantu menyesuaikan proses pencucian.

Leif Lindner, CEO IFA Management, menjelaskan bahwa acara Samsung di Humboldt Carré merupakan bagian resmi dari program IFA 2026 dan menjadi cara untuk memperluas kegiatan IFA ke pusat kota Berlin.

Sementara itu, Benedict Kober, Chairman Euronics, memberikan pandangan yang lebih kritis. Ia mengatakan kepada Samsung bahwa perpindahan lokasi dapat menyulitkan hubungan dengan peritel karena mereka harus meninggalkan area pameran untuk mengunjungi lokasi Samsung.

Xiaomi Isi Ruang yang Ditinggalkan Samsung

Ketika Samsung memilih pindah dari lantai utama, Xiaomi justru mengambil langkah sebaliknya. Perusahaan asal China tersebut untuk pertama kalinya hadir sebagai peserta penuh IFA.

Xiaomi membawa konsep Human × Car × Home, yang menghubungkan smartphone, kendaraan listrik, perangkat rumah pintar, dan sistem operasi HyperOS.

Menurut laporan TechTimes, Xiaomi menempati area sekitar 3.300 meter persegi dan menampilkan lebih dari 380 produk. Ekosistem HyperOS miliknya disebut telah menghubungkan sekitar 1,16 miliar perangkat secara global.

Di IFA Berlin 2026, Xiaomi juga membawa kendaraan listrik SU7 Ultra dan SU7 Max untuk debut fisik di Eropa. Perusahaan berencana memperluas bisnis kendaraan listriknya ke Jerman dan sejumlah negara Eropa lainnya mulai 2027.

Selain perangkat dan kendaraan, Xiaomi telah mengumumkan komitmen investasi sekitar €7,4 miliar untuk penelitian dan pengembangan AI selama 2026–2028. Investasi tersebut mencakup pengembangan kendaraan listrik, robotika, dan HyperOS.

AMD Bawa Personal AI ke Laptop

Selain persaingan Samsung dan Xiaomi, AMD menjadi salah satu perusahaan yang menonjolkan perkembangan AI pada perangkat pribadi.

Jack Huynh, Senior Vice President dan General Manager Computing & Graphics Group AMD, menjadi pembicara utama pembukaan IFA 2026 melalui keynote bertajuk “The Era of Personal AI: The Future of Imagination.” Agenda tersebut secara resmi tercatat dalam program IFA dan AMD.

AMD menyoroti konsep Personal AI, yaitu AI yang semakin mampu berjalan langsung pada perangkat dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan pengguna. Pendekatan ini berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap pemrosesan berbasis cloud untuk sejumlah tugas.

Salah satu teknologi yang disorot adalah Ryzen AI Max Pro 400 Series. Menurut AMD, platform tersebut mendukung hingga 192GB unified memory, dengan hingga 160GB dapat digunakan sebagai memori grafis untuk kebutuhan AI dan GPU. Chip ini juga membawa NPU XDNA 2 dengan kemampuan hingga 55 TOPS.

AMD menyebut kemampuan tersebut memungkinkan model AI berukuran besar dijalankan secara lokal pada laptop atau komputer berukuran ringkas. Ini menjadi perkembangan penting karena pemrosesan AI berukuran besar selama ini lebih banyak mengandalkan server atau cloud.

Robot Humanoid Ikut Jadi Bintang

AI di IFA 2026 tidak berhenti pada perangkat komputasi. Robotika juga menjadi salah satu fokus utama melalui area IFA Next yang menghadirkan sekitar 300 peserta dari startup dan perusahaan teknologi.

Sejumlah perusahaan robotika seperti Unitree, Agibot, DEEP Robotics, EngineAI, Dobot, Primebot, AIMOGA, serta NEURA Robotics memamerkan teknologi mereka.

Program Robots on Runway bahkan menampilkan robot humanoid berjalan di atas catwalk. Format tersebut menunjukkan bagaimana robot mulai diarahkan untuk berinteraksi secara lebih natural dengan manusia, meski sebagian teknologi masih berada dalam tahap pengembangan.

Bagikan artikel ini:
Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, dukung Kapsul Tekno agar kami dapat terus menghadirkan informasi teknologi yang relevan dan bermanfaat untuk pembaca. Klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *