TERBARU
Memuat berita terbaru...
Meta Muse Jadi AI Shopping Agent, Ubah Cara Konsumen Belanja Online
Meta Muse mendorong era baru belanja berbasis AI dengan kemampuan mencari, membandingkan, dan membantu transaksi secara otomatis.

Kapsultekno.com - Meta Muse mulai menarik perhatian konsumen sebagai agen AI yang bukan sekadar menjawab pertanyaan, tetapi juga dapat membantu mencari produk, membandingkan harga hingga melakukan pembelian. Fenomena ini menandai semakin berkembangnya konsep agentic commerce dalam aktivitas belanja digital.

Meta memperkenalkan Muse pada 8 September 2026 sebagai personal AI agent yang dirancang untuk mengerjakan berbagai tugas atas nama pengguna. Berbeda dari chatbot konvensional, Muse dapat membuka browser, mengisi formulir, merencanakan pekerjaan, memesan perjalanan, mengirim email, hingga membantu proses pembelian.

Menurut laporan CBS News yang ditulis Mary Cunningham pada 22 September 2026, Muse telah mencatat lebih dari 2,5 juta unduhan dalam sekitar dua minggu sejak diluncurkan, berdasarkan data Sensor Tower. Angka tersebut membuat Muse berada di posisi teratas App Store Amerika Serikat, sementara ChatGPT berada di posisi berikutnya.

Neil Saunders, Managing Director sekaligus Retail Analyst GlobalData Retail, mengatakan kepada CBS News bahwa perkembangan tersebut menunjukkan semakin cepatnya adopsi agentic shopping.

"Saya tidak akan mengatakan itu adalah titik kritis, tetapi itu tentu saja merupakan bagian penting dari perjalanan bagi AI dan konsumen," kata Saunders.

Saunders menilai konsumen semakin tertarik menyerahkan pekerjaan yang merepotkan kepada agen AI, seperti membandingkan harga dari berbagai situs dan mencari produk tertentu.

AI Mulai Mengambil Alih Proses Belanja

Muse menawarkan pendekatan berbeda dibandingkan mesin pencari atau chatbot biasa. Pengguna dapat memberikan tujuan, kemudian agen AI membantu mencari informasi dan mengambil sejumlah tindakan yang diperlukan.

Meta menyebut Muse dapat terus bekerja setelah aplikasi ditutup dan kembali meminta persetujuan ketika membutuhkan keputusan pengguna, termasuk sebelum mengirim email atau melakukan pembelian. Untuk transaksi, Meta mengintegrasikan Link dari Stripe dengan kartu virtual sekali pakai sehingga informasi kartu utama pengguna tidak perlu dibagikan langsung kepada situs penjual.

Perubahan ini sejalan dengan pertumbuhan penggunaan AI dalam aktivitas belanja. Studi IBM Institute for Business Value bersama National Retail Federation terhadap lebih dari 18.000 konsumen di 23 negara menemukan 45% responden menggunakan AI dalam perjalanan belanja.

Sebanyak 41% menggunakannya untuk mencari informasi produk, sementara 31% memanfaatkannya untuk mencari penawaran atau diskon.

Amazon Memblokir Muse

Meski teknologi tersebut menawarkan kemudahan, penerapannya belum berjalan mulus di seluruh platform. Amazon mengonfirmasi kepada CBS News bahwa mereka telah memblokir Muse dari aktivitas belanja di platform e-commerce tersebut dengan alasan keamanan dan pengalaman pengguna.

Kondisi ini menunjukkan bahwa perkembangan agentic commerce masih menghadapi persoalan penting, terutama mengenai bagaimana agen AI berinteraksi dengan sistem perdagangan milik perusahaan lain.

John Mercer, Head of Global Research Coresight, mengatakan kepada CBS News bahwa perkembangan tersebut merupakan evolusi alami dari pencarian informasi karena agen AI dapat mengurangi pekerjaan konsumen dalam membandingkan berbagai pilihan.

Namun, adopsi teknologi ini kemungkinan tetap membutuhkan waktu. Neil Saunders juga menilai sebagian konsumen masih berhati-hati memberikan kewenangan kepada AI untuk melakukan pembelian atas nama mereka.

Dengan kemampuan menjalankan tugas secara mandiri, Muse memperlihatkan bahwa persaingan AI mulai bergeser dari sekadar kemampuan menghasilkan jawaban menuju kemampuan bertindak langsung.

Bagi konsumen, perubahan ini berpotensi membuat proses belanja lebih praktis, tetapi pada saat yang sama menuntut kepercayaan, keamanan dan kontrol pengguna yang lebih kuat.

Bagikan artikel ini:
Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, dukung Kapsul Tekno agar kami dapat terus menghadirkan informasi teknologi yang relevan dan bermanfaat untuk pembaca. Klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *