Kapsultekno.com- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk melalui unit bisnisnya GoFood, layanan pengantaran makanan online mendorong digitalisasi UMKM kuliner lewat inisiatif Maju Bersama GoFood.
Dalam acara ini, GoFood mengajak ratusan pelaku UMKM kuliner untuk bergabung dan mulai berjualan secara online hanya dengan waktu 5 menit melalui aplikasi GoFood Merchant. Langkah ini menegaskan komitmen GoFood untuk menjadi mitra terpercaya para pelaku usaha kuliner online dan mempercepat pertumbuhan ekonomi digital Tanah Air.
Menurut laporan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada akhir 2024, dari total 4,85 juta usaha penyediaan makanan dan minuman di Indonesia, hanya sebanyak 33,13 persen yang memanfaatkan sarana internet untuk promosi, penjualan online, serta transaksi pembayaran.
Adopsi Teknologi Kunci Sukses UMKM di Era Ekonomi Digital
Oleh karena itu, adopsi teknologi dan digitalisasi menjadi kunci penting agar UMKM tetap relevan, berdaya saing, dan mampu tumbuh di era ekonomi digital yang kian kompetitif.
“Sesuai dengan misi kami di Gojek untuk selalu mencari solusi yang mempermudah hidup pengguna, inovasi ‘Daftar GoFood Hanya Perlu 5 Menit’ ini kami hadirkan sebagai jawaban atas aspirasi para pelaku UMKM kuliner, agar proses digitalisasi usaha mereka menjadi lebih cepat, mudah, dan inklusif. Cukup mengunduh aplikasi GoFood Merchant, mengisi data KTP dan nomor rekening, dan pelaku usaha sudah langsung bisa berjualan secara online," ujar Sovan Kumar Ganguly, Head of Food, Ads, dan Merchants Gojek melalui keterangan resminya.

Baca Juga: Indonesia Jadi Negara Kedua Terbanyak Belanja Online di Dunia
“Di inisiatif Maju Bersama GoFood hari ini, kami ingin memastikan semakin banyak UMKM kuliner bisa melangkah dan maju bersama GoFood. Kemudahan yang kami tawarkan tidak hanya di proses pendaftaran saja, GoFood juga menyediakan fitur scan menu, di mana mitra usaha cukup memotret daftar menu, dan sistem akan otomatis mengunggah menu-menu tersebut ke dalam halaman usaha," tambahnya.
Ia melanjutkan, fitur ini membantu Mitra Usaha menghemat waktu dan tenaga, sehingga mereka bisa fokus ke hal-hal strategis lain untuk pertumbuhan bisnisnya.
Panduan Pengembangan Bisnis untuk Pelaku UMKM
Setelah bergabung sebagai Mitra Usaha GoFood, para pelaku UMKM kuliner mendapatkan beragam solusi berbasis teknologi untuk mengembangkan bisnis secara optimal. Hal tersebut seperti pengaturan promo yang lebih efisien yang membantu meningkatkan performa dan visibilitas usaha.
Selain kemudahan teknologi, GoFood juga menyediakan Dukungan Komunitas melalui Komunitas Partner GoFood (KOMPAG), sebuah wadah belajar, berbagi, dan berjejaring bagi pelaku UMKM kuliner online.
Salah satu inisiatif utamanya, Pojok Belajar GoFood, kini diperluas dari 8 menjadi 24 kota di seluruh Indonesia untuk menjangkau lebih banyak Mitra Usaha di berbagai daerah.

Salah satu mentor KOMPAG pemilik Nasi Kuning Roemah Naskoen, Didit Helditia menceritakan bagaimana proses bergabung ke GoFood kini jauh lebih mudah dibanding saat ia memulai pada 2017.
“Dulu daftar harus datang ke kantor, upload menu pun lewat tim GoFood. Sekarang, semuanya bisa dari HP. Daftar GoFood cuma butuh beberapa menit, benar-benar tinggal pencet-pencet saja,” ujarnya.
Baca Juga: Bagaimana Tren Pasar Smartphone di Indonesia pada 2025?
Didit juga menjadi saksi bagaimana GoFood mendorong usahanya tumbuh pesat, bahkan di masa pandemi. Berkat dukungan ekosistem GoFood, Nasi Kuning Roemah Naskoen kini telah memiliki 27 karyawan, dengan 90% pendapatan berasal dari penjualan online.
Ruang Kolaborasi dan Berbagi Pengalaman Sesama Pelaku UMKM Kuliner
Diikuti oleh ratusan pelaku UMKM kuliner, acara Maju Bersama GoFood juga menghadirkan sesi inspiratif bersama Mitra Usaha GoFood serta ragam Zona Belajar, seperti Zona Pendaftaran GoFood, Zona Komunitas Partner GoFood (KOMPAG), Zona Pusat Edukasi GoFood, dan Zona JakPreneur.
Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi untuk saling berbagi pengalaman, memperluas wawasan, dan memperkuat jejaring sesama Mitra Usaha GoFood.
“Kami percaya potensi UMKM di Indonesia masih luar biasa besar. Melalui acara Maju Bersama GoFood, kami ingin menegaskan komitmen GoFood untuk mendukung UMKM kuliner naik kelas dengan ekosistem digital yang inklusif, menyeluruh, dan berkelanjutan,” tutup Sovan.
Sekadar informasi, GoFood adalah layanan pesan-antar makanan milik Gojek yang menghubungkan pengguna dengan jutaan menu dari restoran, UMKM, hingga pedagang kaki lima melalui aplikasi Gojek. Layanan ini resmi diluncurkan pada 2015 bersamaan dengan peluncuran aplikasi Gojek, dan sejak itu berkembang menjadi salah satu platform pengiriman makanan terbesar di Indonesia dengan dukungan fitur seperti pemesanan online, pembayaran digital melalui GoPay, serta pelacakan pesanan secara real-time.
Hingga saat ini GoTo tidak mengungkapkan jumlah pengguna khusus GoFood, namun ekosistem GoTo secara keseluruhan memiliki sekitar 69 juta pengguna yang bertransaksi setiap tahun (Annual Transacting Users/ATU) pada kuartal I 2026, sementara aplikasi Gojek sendiri telah diunduh lebih dari 190 juta kali secara kumulatif, menjadikan GoFood sebagai salah satu layanan andalan dalam ekosistem tersebut.