Kapsultekno.com -Amazon Web Services (AWS) resmi menutup gelaran AWS re:Invent 2025 di Las Vegas pada 1–5 Desember 2025. Selama sepekan, pengunjung mendapat berbagai wawasan industri dari para eksekutif Amazon.
Event ini juga mengungkap inovasi yang memperluas akses teknologi serta mempercepat pemanfaatan AI, komputasi, dan data di banyak sektor. Salah satu sorotan utama tahun ini adalah Agentic AI.
Agentic AI diprediksi menjadi teknologi kunci dalam mendorong transformasi digital dan pertumbuhan bisnis di berbagai industri.

AWS membawa sejumlah pembaruan besar yang dirancang untuk mempercepat modernisasi infrastruktur dan memperkuat kemampuan AI perusahaan. Berikut adalah beberapa inovasi dan terobosan baru dari AWS re:Invent 2025:
AWS Transform
AWS memperkenalkan kapabilitas agentik baru pada AWS Transform, yang kini mampu mempercepat modernisasi kode dan aplikasi di seluruh organisasi. Teknologi ini mencakup dukungan untuk kode, API, framework, runtime, arsitektur, hingga bahasa pemrograman perusahaan.
Beberapa pelanggan besar seperti Air Canada, Experian, dan Thomson Reuters telah merasakan manfaatnya. Contohnya, Air Canada mampu memangkas waktu dan biaya proyek hingga 80% dibandingkan migrasi manual.
Perluasan Amazon Nova
Amazon meluncurkan empat model baru dalam portofolio Nova: Nova 2 Lite, Nova 2 Pro, Nova 2 Sonic, dan Nova 2 Omni. Selain itu hadir Nova Forge, platform “open training” untuk pembuatan model kustom, serta Nova Act, layanan end-to-end untuk membangun AI Agent dengan reliabilitas tinggi hingga 90%.
Baca Juga: Komentar Presiden AS Donald Trump soal 6G Tuai Respons Publik
Amazon Bedrock AgentCore
AgentCore hadir sebagai platform terkelola penuh untuk memindahkan agen AI dari tahap prototipe ke produksi. Platform ini mendukung framework seperti CrewAI, LangGraph, dan OpenAI Agents SDK, serta mampu menangani kebutuhan Agentic AI seperti dynamic scaling dan instant context retrieval.
Sejak pratinjau lima bulan lalu, AgentCore telah diunduh lebih dari 2 juta kali dan digunakan Adobe, AstraZeneca, Toyota, hingga Visa. PGA TOUR bahkan mencatat peningkatan kecepatan penulisan konten hingga 1.000% serta penurunan biaya hingga 95%.
AWS AI Factories
AWS memperkenalkan AWS AI Factories, infrastruktur AI yang dapat diterapkan langsung di pusat data milik perusahaan atau pemerintah. Solusi ini menggabungkan NVIDIA GPU, chip AWS Trainium, AWS Networking, dan layanan AI seperti Amazon Bedrock serta SageMaker.
Pelanggan seperti HUMAIN di Arab Saudi telah mengadopsinya untuk membangun “AI Zone” yang menggunakan 150 ribu AI Chip dan infrastruktur AWS AI dalam satu pusat data khusus.
Frontier Agents: Kelas Baru Agen AI
AWS meluncurkan tiga agen AI baru yang dapat bekerja otomatis dan konsisten dalam jangka panjang. Agen AI tersebut antara lain Kiro Autonomous Agent yang berfungsi sebagai developer virtual, AWS Security Agent sebagai konsultan keamanan otomatis dan AWS DevOps Agent, agen operasional yang tersedia setiap saat.
Baca Juga: Prediksi Tren Smartphone 2026: AI, Baterai Besar dan Era “Value for Money” Jadi Penentu
Perusahaan seperti Commonwealth Bank of Australia dan Western Governors University telah menggunakannya untuk mempercepat pengembangan software.
AWS Security Agent & Security Hub
AWS Security Agent hadir dengan kemampuan memahami konteks aplikasi dan melakukan tinjauan keamanan otomatis, termasuk pen-test instan. Organisasi seperti SmugMug melaporkan pen-test dapat selesai dalam hitungan jam dengan biaya lebih rendah.
AWS juga memperkenalkan AWS Security Hub, pusat keamanan yang mampu memberikan analisis risiko real-time dan pengelolaan isu keamanan terpadu dari berbagai layanan AWS seperti GuardDuty, Inspector, dan Macie.
Pengumuman Kerja Sama dan Pelanggan
Selain inovasi utama, AWS juga mengumumkan beberapa kolaborasi penting dengan berbagai perusahaan global. Salah satu kerjasama yang terjalin ialah dengan Supabase, di mana perusahaan mengumumkan dua inovasi baru untuk penyimpanan berbasis Amazon S3 serta satu fitur ETL terbaru yang dirancang untuk mempermudah developer membangun agen dan aplikasi generative AI.
Selain itu Union Bank of the Philippines menggunakan Amazon Quick Suite untuk mengubah cara berbagai divisi mengakses dan menganalisis data. Sebagai bank pertama di Filipina dan salah satu yang pertama di ASEAN yang memanfaatkan kemampuan generative AI dari Amazon Quick Suite, UnionBank membantu konsumen pelaku bisnis dari berbagai fungsi, mulai dari tim operasional, teknologi, pengembangan produk, hingga frontline untuk melakukan data querymenggunakan bahasa sehari-hari.
Sansiri, salah satu perusahaan real estatedi Thailand mengubah cara masyarakat membeli rumah dengan generative AIAWS. Sansiri menggunakan solusi Gen AI skala terbesar pertama di Thailand di industri real estateuntuk mempercepat waktu respons konsumen hingga 30%, meningkatkan skor kepuasan hingga 25%, dan menyederhanakan ribuan proses transaksi untuk menghadirkan pengalaman membeli rumah yang lebih modern dan efisien di Thailand.