Kapsultekno.com- ASUS memperkenalkan ExpertBook PM5 G2 terbaru dalam dua ukuran layar, 14 inci dan 16 inci, pada ajang CES 2026. Laptop bisnis ini dirancang untuk profesional dan pelaku UKM yang membutuhkan performa tinggi berbasis AI, visual imersif, serta keamanan tingkat enterprise dalam bodi yang ringan dan tangguh.
ExpertBook PM5 G2 ditenagai prosesor hingga AMD Ryzen AI 9 HX dengan kemampuan pemrosesan AI mencapai 55 NPU TOPS. Dukungan RAM DDR5 hingga 96GB dan penyimpanan ganda SSD hingga 3TB memungkinkan perangkat ini menjalankan beban kerja berat, mulai dari analisis data hingga kolaborasi digital, secara lebih efisien.
ASUS ExpertBook PM5 G2 mengintegrasikan berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan untuk meningkatkan produktivitas harian. Melalui platform ASUS MyExpert, pengguna dapat memanfaatkan asisten AI untuk membantu pencarian informasi, penulisan dokumen, hingga pengelolaan email.
Baca Juga: Asus ROG Pamer Sederet Inovasi Gaming Generasi Baru di CES 2026
Laptop ini juga mendukung Microsoft Copilot+ PC, memungkinkan otomatisasi tugas dan alur kerja berbasis AI secara real-time.

Untuk kebutuhan komunikasi jarak jauh, ASUS menyematkan teknologi AI noise-canceling dan kamera dengan fitur AI yang mampu menyesuaikan pencahayaan serta sudut pandang secara otomatis.
Kombinasi ini dirancang agar pengguna tetap tampil profesional dan suara terdengar jernih meski berada di lingkungan kerja yang bising.
Desain Ringan, Visual Imersif dan Keamanan Tingkat Enterprise
Dari sisi desain, ExpertBook PM5 G2 hadir dengan bobot mulai 1,27 kg untuk varian 14 inci dan tetap mengedepankan ketahanan berstandar MIL-STD-810H. Laptop ini dilengkapi layar rasio 16:10 dengan resolusi hingga WQXGA 144Hz, serta opsi layar OLED dan layar sentuh untuk mendukung kebutuhan visual profesional.

Baca Juga: Asus Resmi Hentikan Produksi Smartphone, Fokus Perangkat Berbasis AI
ASUS juga menekankan aspek keamanan melalui sistem ASUS ExpertGuardian, dukungan Windows 11 Secured-core PC, serta pembaruan BIOS yang sesuai standar NIST SP 800-155 hingga lima tahun.
Fitur pelindung fisik webcam turut disematkan untuk menjaga privasi pengguna dan keamanan data perusahaan dalam jangka panjang.