Kapsultekno.com -Event Consumer Electronics Show (CES) 2026 yang digelar di Las Vegas, Amerika Serikat (AS) pada 6-9 Januari 2026 memberikan gambaran kepada publik terkait perkembangan teknologi saat ini yang membawa dampak serta manfaat untuk masyarakat dan industri.
Hanya saja, tidak semua produk atau inovasi yang muncul pada pameran teknologi tahunan tersebut menjadi solusi yang menjawab kebutuhan konsumen. Repair.org bersama kelompok kampanye hak perbaikan dan tanggung jawab teknologi memberikan daftar hal-hal terburuk yang dipamerkan tahun ini, dikutip dari Theregister.
Sejumlah produk dianggap tidak relevan, berlebihan, ataupun justru merugikan konsumen. Menurut daftar “Worst in Show” yang dirilis oleh Repair.org dan aliansinya, banyak produk yang dipamerkan dinilai sebagai contoh buruk inovasi, bukan solusi yang dibutuhkan publik.
Baca Juga: Asus ExpertBook Ultra hingga Jajaran Chromebook Tangguh Tampil di CES 2026
Kelompok advokasi tersebut memberikan penghargaan “anti-terbaik” kepada sejumlah perangkat, mulai dari permen elektronik yang menghasilkan limbah, sampai produk AI yang menimbulkan kekhawatiran soal privasi dan ketahanan.
Berikut ini daftar “Worst in Show” CES 2026:
Lepro Ami AI “Soulmate”
Lepro Ami AI, yang dipasarkan sebagai “anime girlfriend” digital, menempati daftar Worst in Show karena dianggap tidak relevan dan berisiko terhadap privasi pengguna. Perangkat ini dilengkapi kamera dan mikrofon yang selalu aktif, memungkinkan AI untuk memantau dan berinteraksi dengan pemilik secara terus-menerus.

Meski dirancang untuk memberikan pengalaman “teman digital”, banyak pihak menilai manfaatnya minimal, sedangkan potensi dampak negatif terhadap kesehatan mental cukup signifikan.
Smart Treadmill Merach
Smart treadmill Merach termasuk dalam daftar Worst in Show karena mengumpulkan data pengguna yang sangat sensitif, termasuk biometrik, kebiasaan online, hingga informasi finansial.
Meskipun bertujuan memberikan pengalaman fitness pintar, treadmill ini dianggap melanggar batas privasi. Perusahaan bahkan menyatakan secara eksplisit bahwa pihaknya tidak menjamin keamanan informasi pribadi penggunanya.
Hal ini menunjukkan bahwa pengguna bisa terekspos terhadap potensi kebocoran data atau penyalahgunaan informasi, yang jelas berisiko tinggi. Selain masalah keamanan data, treadmill ini juga dinilai sebagai contoh produk yang terlalu kompleks tanpa memberikan manfaat signifikan.
Amazon Ring dengan Fitur Pengawasan AI
Amazon Ring masuk daftar Worst in Show karena memperluas kemampuan pengawasan rumah tangga secara berlebihan. Produk ini dilengkapi kamera dan fitur AI yang memungkinkan pengenalan wajah dan pemantauan lingkungan secara luas.
Menurut Electronic Frontier Foundation, fitur ini lebih memprioritaskan pengawasan publik daripada keamanan individu, sehingga menimbulkan risiko serius terhadap privasi masyarakat.
Selain itu, kemampuan pemantauan real-time dan integrasi AI membuat data pribadi pengguna sangat rentan.
Baca Juga: HP EliteBoard G1a hingga Laptop Gaming HyperX OMEN MAX 16 Muncul di CES 2026
Samsung Family Hub Smart Fridge
Samsung Family Hub Smart Fridge menerima kritik karena ketergantungannya pada perintah suara untuk membuka pintu. Alih-alih menggunakan pegangan fisik, lemari es ini mengandalkan suara pengguna agar pintu terbuka.
Dalam kondisi rumah yang bising atau gangguan koneksi, pintu menjadi sulit dibuka, sehingga malah mempersulit penggunanya untuk memasukan makanan atau minuman ke dalam lemari es.
Gay Gordon‑Byrne dari Digital Right to Repair Coalition menegaskan, "satu-satunya fungsi kulkas adalah menjaga agar isinya tetap dingin". Komentar ini menyoroti bagaimana inovasi canggih justru mengganggu kebutuhan dasar pengguna, membuat produk terlihat “pintar” tetapi tidak praktis.
Bosch e‑Bike Antitheft System
Bosch e‑Bike antitheft system (sistem anti pencurian) termasuk dalam Worst in Show di CES 2026. Pengguna yang ingin melakukan perbaikan sendiri atau menggunakan bengkel pihak ketiga sering kali terhalang oleh sistem keamanan yang terlalu ketat.

Hal ini membuat biaya perawatan meningkat dan mengurangi fleksibilitas konsumen. Selain itu, sistem ini menekankan kontrol penuh dari produsen atas sepeda, bukan kenyamanan pemilik.
Meskipun dirancang untuk keamanan, faktanya e‑Bike lebih sulit diperbaiki dan rentan terhadap gangguan kecil yang memerlukan bantuan teknisi resmi.
Bosch 800 Series Personal AI Barista
Bosch 800 Series Personal AI Barista dinilai masuk Worst in Show karena fitur percakapan AI untuk membuat kopi sebenarnya tidak dibutuhkan. Mesin ini menawarkan interaksi suara dengan asisten AI, tetapi konsumen lebih memilih metode tradisional yang cepat dan sederhana.
Fitur AI menambah kompleksitas tanpa manfaat nyata, sehingga inovasi ini dianggap gimmick. Selain itu, perangkat ini memerlukan koneksi internet dan sistem tambahan yang bisa menimbulkan masalah teknis.
Konsumen yang ingin kopi instan harus melalui proses yang lebih panjang dan rumit dibanding menekan tombol sederhana pada mesin konvensional.
Lollipop Star (Permen Elektronik)
Lollipop Star adalah permen elektronik yang memiliki speaker kecil untuk menghasilkan suara melalui getaran rahang. Produk ini dinilai sebagai limbah elektronik karena sekali pakai dan tidak memberikan manfaat nyata.
Nathan Proctor dari Public Interest Research Group menyebutnya "sampah", sebagai komentar yang menyoroti bagaimana produk semacam ini menciptakan e-waste tanpa tujuan jelas.

Selain itu, produk ini menekankan gimmick semata, yang hanya menarik perhatian sementara tetapi tidak memiliki nilai praktis.
Inovasi semacam ini dipamerkan di CES 2026 sebagai contoh bagaimana teknologi canggih bisa digunakan untuk hiburan yang tidak bermanfaat, sekaligus menimbulkan risiko lingkungan.