Advertise here · www.kapsultekno.com
Advertise here · www.kapsultekno.com
Samsung Bangkit dan Kuasai Pendapatan DRAM di Q3 2025
Samsung kembali merebut posisi puncak sebagai produsen DRAM dengan pendapatan terbesar di kuartal ketiga 2025.

Kapsultekno.com - Samsung kembali merebut posisi puncak sebagai produsen DRAM dengan pendapatan terbesar di kuartal ketiga 2025. Setelah beberapa bulan sebelumnya disalip oleh SK Hynix, raksasa teknologi asal Korea Selatan itu membalik keadaan melalui pertumbuhan pendapatan yang signifikan.

Dikutip dari Sammobile, pada periode tersebut, Samsung mencatat pemasukan sekitar USD13,94 miliar dari bisnis DRAM, meningkat hampir 30% dibandingkan kuartal sebelumnya. Keberhasilan ini mendorong pangsa pasar Samsung naik menjadi 34,8%, sekaligus menegaskan kembali dominasi perusahaan di salah satu segmen paling menguntungkan di industri semikonduktor.

Baca Juga: Bos Google: Jangan Percaya Begitu Saja pada Jawaban AI

Kembalinya Samsung ke puncak tidak lepas dari lonjakan permintaan chip memori berperforma tinggi yang digunakan dalam kecerdasan buatan. Dengan meningkatnya kebutuhan memori untuk server AI dan data center, permintaan terhadap DRAM generasi terbaru melesat dan memberi keuntungan besar bagi Samsung.

blank

Samsung Bersaing dengan SK Hynix

Meski Samsung kembali berkuasa, posisi tersebut diperoleh melalui persaingan yang ketat. SK Hynix, yang sempat mengambil alih kepemimpinan pada kuartal sebelumnya, masih menunjukkan performa kuat dengan pendapatan mencapai USD13,79 miliar serta pangsa pasar 34,4%.

Selisih yang tipis tersebut menunjukkan bahwa pasar DRAM terus menjadi ajang kompetisi sengit antara dua produsen Korea Selatan tersebut.

Keunggulan Samsung kali ini didorong oleh strategi harga yang agresif. Perusahaan dilaporkan menaikkan harga beberapa produk memori hingga 60%, menyesuaikan dengan kondisi pasar yang tengah memasuki fase "super cycle" akibat permintaan AI yang melonjak.

Meski strategi ini meningkatkan pendapatan, kondisi persaingan dapat kembali berubah sewaktu-waktu mengingat ketergantungan terhadap klien besar di sektor AI dan server.

Pasar Memori Memasuki Super Cycle

Permintaan chip AI berdaya tinggi menjadikan pasar memori berada dalam fase pertumbuhan cepat yang jarang terjadi. Kebutuhan akan DRAM berperforma tinggi, termasuk HBM (High Bandwidth Memory), membuat para produsen memori menikmati lonjakan kebutuhan dari perusahaan AI, cloud computing, serta pengembang model kecerdasan buatan generasi baru.

Samsung, melalui lini DRAM dan HBM, memanfaatkan momentum ini untuk mengoptimalkan pendapatan. Namun, tantangan tetap ada, perusahaan bersaing dengan klien besar seperti NVIDIA, serta persaingan teknis dengan SK Hynix yang menentukan apakah Samsung dapat mempertahankan tahtanya dalam jangka panjang.

Baca Juga: Indonesia Jadi Negara dengan Penipuan Lowongan Kerja Tertinggi di Asia Pasifik

Sekadar informasi, DRAM (Dynamic Random Access Memory) adalah jenis memori utama yang digunakan pada perangkat elektronik seperti komputer, smartphone, dan server. DRAM menyimpan data dalam sel-sel memori yang harus terus disegarkan (refresh) setiap beberapa milidetik agar informasinya tidak hilang, inilah sebabnya disebut dynamic.

Kegunaan DRAM antara lain menjadi memori kerja utama yang dipakai prosesor untuk menjalankan aplikasi dan sistem operasi, mempercepat kinerja perangkat dengan menyediakan tempat penyimpanan data sementara yang sangat cepat.

Komponen ini digunakan pada PC, laptop, smartphone, konsol game, server, hingga data center dan sistem AI yang membutuhkan akses data berkecepatan tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top