Space Available (975x90)
Space Available (350x50)
XLSmart Dorong Integrasi Jaringan dan Perluas 5G di 88 Kota di Indonesia
Director & Chief Regulatory Officer Merza Fachys mengonfirmasi proses integrasi jaringan yang masih berjalan kini mencapai 80 persen.

Kapsultekno.com - Maret 2025 menandai pengumuman merger antara perusahaan telekomunikasi XL Axiata dan Smartfren. Perusahaan kemudian membentuk XLSmart yang kini beroperasi dan menjalani masa integrasi jaringan.

Director & Chief Regulatory Officer Merza Fachys mengonfirmasi proses integrasi jaringan yang masih berjalan kini mencapai 80 persen. "2026 ini kita harapkan transisi mulai selesai. Kapan kita harapkan perlahan akhir tahun integrasi jaringan selesai," kata Merza di XLSmart Tower Jakarta (13/3/2026).

Lebih lanjut ia mengatakan terkait site jaringan, hasil penggabungan dari XL 45 ribu, Smartfren 20 ribu sehingga total site 65 ribu. Selain itu, perusahaan juga tengah memperluas cakupan 5G tambahan untuk 88 kota, setelah sebelumnya menuntaskan target di 33 kota di Indonesia.

blank

Menurut Merza, apabila target perluasan jangkauan 5Gtersebut rampung di tahun ini, maka 50 persen populasi Indonesia bisa menikmati jaringan 5G dari XLSmart.

Baca Juga: XLSMART Raih 2 Penghargaan di MWC 2026, Inovasi 5G hingga Jaringan Tercepat

Jaringan 5G dengan internet yang lebih cepat mendorong berbagai sektor seperti industri hingga agribisnis serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi. Harga ponsel 5G juga diharakan semakin terjangkau sehingga lebih banyak lagi masyarakat yang bisa mengakses jaringan tersebut.

XLSmart Perkuat Jaringan Sambut Lebaran 2026

XLSmart yang kini punya 73 juta pelanggan juga memperkuat jaringan untuk antisipasi lonjakan trafik saat lebaran atau mudik 2026. "Kita perkuat jaringan menyambut lebaran di daerah Point of Interest (POI). Ada 500 POI yang sudah kita perkuat karena kita tahu itu akan jadi tempat orang menikmati lebaran, tempat mudik, tempat wisata, transportasi umum," tutur Merza.

Proyeksi kenaikan trafik jaringan pada momen lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 30 persen, terutama di H-2 atau H-3 hingga H+2 dan H+3 setelah hari raya Idul Fitri 2026. Perusahaan juga telah menyiapkan sekitar 20 posko layanan di titik-titik tertentu sepanjang jalur mudik.

Baca Juga: XLSMART Tawarkan Paket Spesial Internet Ramadan dengan Kuota Mulai 150GB

Merza Fachys juga mengatakan, pertumbuhan perusahaan disertai dengan investasi terhadap teknologi yang terus berkembang. "Sebagai perusahaan teknologi, investasi itu enggak boleh berhenti, teknologi terus berkembang, setiap tahun pasti ada teknologi baru," kata Merza.

Oleh karena itu, EBITDA yang sehat yang dicapai oleh perusahaan memastikan reinvestasi bisa berjalan dengan baik. "Maka dari itu perusahaan harus menargetkan, tumbuh, harus bisa menopang kebutuhan investasi dari tahun ke tahun," pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top