Kapsultekno.com - PT Sony Indonesia kembali menggelar Alpha Festival 2026, ajang tahunan yang menjadi wadah bagi fotografer, videografer, filmmaker, content creator, hingga pecinta visual storytelling untuk mengeksplorasi teknologi digital imaging terbaru dari Sony.
Memasuki penyelenggaraan kelima sejak pertama kali digelar pada 2018, Alpha Festival tahun ini berlangsung di Agora Mall, Sports Hall Lantai 11, pada 26-28 Juni 2026. Acara tersebut menghadirkan pameran produk terbaru Sony, area pengalaman interaktif (experience zone), workshop, talkshow, photo walk, hingga galeri karya komunitas.
Sony menyebut Alpha Festival telah berkembang menjadi salah satu acara digital imaging terbesar yang diselenggarakan perusahaan di Indonesia. Selain menjadi ajang memperkenalkan inovasi terbaru, festival ini juga menjadi ruang bagi para kreator untuk belajar, berkolaborasi, serta memperluas jejaring di industri kreatif.
Tahun ini, Sony menghadirkan lebih dari 18 kreator lokal dan satu kreator internasional yang akan berbagi pengalaman di berbagai bidang, mulai dari wildlife photography, sports, travel, street photography, wedding photography, hingga filmmaking.

President Director PT Sony Indonesia, Motoya Itako, mengatakan Alpha Festival bukan sekadar pameran produk, tetapi juga menjadi ruang yang mempertemukan teknologi, kreativitas, dan komunitas.
"Sony percaya bahwa teknologi memiliki peran penting dalam membantu para kreator mewujudkan visi kreatif mereka. Melalui Alpha Festival 2026, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar pameran produk. Kami ingin menciptakan ruang di mana teknologi, kreativitas, dan komunitas dapat saling terhubung untuk menginspirasi para kreator dalam menghasilkan karya yang lebih bermakna," kata Motoya Itako melalui keterangan resminya.
Ia mengungkapkan, berlandaskan filosofi Kando, kekuatan untuk menghadirkan emosi melalui kreativitas dan teknologi, pihaknya terus berkomitmen untuk mendukung perjalanan kreatif para fotografer, videografer, filmmaker, dan content creator di Indonesia.
Sony Alpha Festival 2026 Hadirkan 6 Experience Zone
Selama tiga hari penyelenggaraan, pengunjung dapat mencoba secara langsung berbagai produk digital imaging Sony, mulai dari jajaran kamera Alpha, Cinema Line, lensa G Master, hingga berbagai aksesori pendukung produksi foto dan video profesional.

Sony juga menghadirkan enam Experience Zone yang dirancang menyerupai kondisi pemotretan dan produksi konten sesungguhnya. Keenam zona tersebut meliputi Wedding, Beauty & Lifestyle, Sports & Motion, Profile Picture, Filmmaking House, serta Indoor Forest/Camping yang dirancang untuk kebutuhan fotografi wildlife, makro, dan outdoor.
Melalui konsep hands-on experience, pengunjung dapat menguji kemampuan kamera, sistem autofokus berbasis AI, performa video sinematik, hingga kualitas lensa Sony dalam berbagai skenario penggunaan nyata.

Setiap zona didampingi oleh anggota Alpha Team, FX Creators, dan Alpha Adventurers, yang akan berbagi pengalaman, memberikan demonstrasi penggunaan perangkat, serta menjelaskan alur kerja profesional dalam menghasilkan foto maupun video.
Sony Alpha Festival 2026 Gelar Talkshow hingga Photo Walk
Selain mencoba berbagai perangkat Sony, pengunjung juga dapat mengikuti rangkaian talkshow, workshop, dan photo walk bersama fotografer, videografer, filmmaker, serta content creator profesional.
Berbagai sesi tersebut membahas perkembangan industri kreatif, tren visual storytelling, teknik produksi konten, hingga pengalaman langsung para kreator dalam memanfaatkan teknologi digital imaging untuk menghasilkan karya profesional.

Sony juga menyediakan galeri foto yang menampilkan hasil karya pengguna kamera Sony dan anggota komunitas Alpha Indonesia. Galeri tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap perkembangan komunitas kreator sekaligus menunjukkan kemampuan perangkat Sony dalam menghasilkan berbagai genre fotografi.
Sebagai informasi, Sony saat ini terus memperluas lini produk digital imaging di Indonesia. Selain seri kamera Alpha full-frame dan APS-C, perusahaan juga menghadirkan lini Cinema Line untuk produksi film profesional, termasuk kamera FX3, FX30, FX6, hingga FX9.
Sony juga semakin agresif mengembangkan teknologi autofokus berbasis kecerdasan buatan (AI), peningkatan kemampuan video 4K dan 8K, serta ekosistem lensa G Master yang kini telah tersedia dalam puluhan pilihan focal length.
Menutup penyelenggaraan tahun ini, Motoya Itako berharap Alpha Festival dapat terus menjadi ruang kolaborasi bagi komunitas kreatif Indonesia. "Alpha Festival telah berkembang menjadi salah satu momen penting bagi komunitas digital imaging di Indonesia. Kami mengundang semua fotografer, videografer, filmmaker, content creator, dan siapa saja yang memiliki ketertarikan terhadap dunia visual untuk bergabung dan merasakan langsung pengalaman yang kami hadirkan tahun ini," kata Motoya.
Ia berharap Alpha Festival 2026 dapat menjadi sumber inspirasi, pembelajaran, serta ruang kolaborasi yang mendorong lahirnya karya-karya kreatif baru dari Indonesia.